Sabtu, 29 November 2025
spot_img

15 Mahasiwa Aceh di Wuhan Tak Berani Keluar Ruangan

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Kota Wuhan, Cina dilaporkan sedang diisolasi, karena wabah virus Korona. 15 mahasiswa asal Aceh yang sedang menempuh pendidikan di kota itu pun memilih tidak keluar ruangan karena khawatir terinfeksi virus tersebut.

Ketua Himpunan Mahasiswa Aceh di Wuhan, Teuku Agusti Ramadhan yang dihubungi dari Banda Aceh, Jumat, mengatakan, semua mahasiswa Aceh sudah dikonfirmasi dalam keadaan sehat.

"Ada 15 mahasiswa Aceh di Wuhan. Kondisinya tidak ada yang berani keluar ruangan. Sementara sebagian lainnya sedang libur dan berada di beberapa daerah di Cina," katanya.

Menurut Teuku Agusti, mahasiswa Aceh saat ini terkonsentrasi di asrama dan kamar masing-masing. Di kampus perguruan juga diberlakukan pemeriksaan suhu tubuh.

Baca Juga:  Bupati Serahkan 2.593 Sertifikat Tanah

"Taksi dan angkutan umum tidak bisa masuk kampus. Siapa saja yang masuk kampus dilakukan tes suhu tubuh," kata mahasiswa asal Kota Sabang yang juga lulusan Universitas Islam Negeri (UIN) Ar Raniry, Banda Aceh, tersebut.

Menurutnya, pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) sudah mendata mahasiswa Indonesia. Sekaligus untuk menyosilisasikan beberapa poin imbauan tentang virus yang sedang mewabah tersebut dan pencegahannya.

"Kami terus berkomunikasi dengan teman-teman mahasiswa lainnya melalui grup media sosial. Termasuk mematuhinya prosedur terkait pencegahan virus corona seperti yang telah disampaikan pihak KBRI," katanya.

Terkait kondisi Kota Wuhan secara umum, Teuku Agusti mengatakan situasi kota sedang dalam isolasi. Seluruh transportasi, baik pesawat terbang, kapal laut, kereta api, maupun bus dihentikan.

Baca Juga:  Komisi I DPRD Riau Gelar RDP dengan KPID

"Sekarang, hampir semua toko tutup. Persediaan makanan di toko-toko habis. Orang yang biasanya ramai, sekarang terlihat jarang di luar. Warga lebih banyak beraktivitas di dalam ruangan," ujar dia.

Sumber : Jawapos.com
Editor : Rinaldi

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Kota Wuhan, Cina dilaporkan sedang diisolasi, karena wabah virus Korona. 15 mahasiswa asal Aceh yang sedang menempuh pendidikan di kota itu pun memilih tidak keluar ruangan karena khawatir terinfeksi virus tersebut.

Ketua Himpunan Mahasiswa Aceh di Wuhan, Teuku Agusti Ramadhan yang dihubungi dari Banda Aceh, Jumat, mengatakan, semua mahasiswa Aceh sudah dikonfirmasi dalam keadaan sehat.

"Ada 15 mahasiswa Aceh di Wuhan. Kondisinya tidak ada yang berani keluar ruangan. Sementara sebagian lainnya sedang libur dan berada di beberapa daerah di Cina," katanya.

Menurut Teuku Agusti, mahasiswa Aceh saat ini terkonsentrasi di asrama dan kamar masing-masing. Di kampus perguruan juga diberlakukan pemeriksaan suhu tubuh.

Baca Juga:  Masyarakat Batam Tolak Pembangunan Jalan Tol

"Taksi dan angkutan umum tidak bisa masuk kampus. Siapa saja yang masuk kampus dilakukan tes suhu tubuh," kata mahasiswa asal Kota Sabang yang juga lulusan Universitas Islam Negeri (UIN) Ar Raniry, Banda Aceh, tersebut.

- Advertisement -

Menurutnya, pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) sudah mendata mahasiswa Indonesia. Sekaligus untuk menyosilisasikan beberapa poin imbauan tentang virus yang sedang mewabah tersebut dan pencegahannya.

"Kami terus berkomunikasi dengan teman-teman mahasiswa lainnya melalui grup media sosial. Termasuk mematuhinya prosedur terkait pencegahan virus corona seperti yang telah disampaikan pihak KBRI," katanya.

- Advertisement -

Terkait kondisi Kota Wuhan secara umum, Teuku Agusti mengatakan situasi kota sedang dalam isolasi. Seluruh transportasi, baik pesawat terbang, kapal laut, kereta api, maupun bus dihentikan.

Baca Juga:  Komisi I DPRD Riau Gelar RDP dengan KPID

"Sekarang, hampir semua toko tutup. Persediaan makanan di toko-toko habis. Orang yang biasanya ramai, sekarang terlihat jarang di luar. Warga lebih banyak beraktivitas di dalam ruangan," ujar dia.

Sumber : Jawapos.com
Editor : Rinaldi

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Kota Wuhan, Cina dilaporkan sedang diisolasi, karena wabah virus Korona. 15 mahasiswa asal Aceh yang sedang menempuh pendidikan di kota itu pun memilih tidak keluar ruangan karena khawatir terinfeksi virus tersebut.

Ketua Himpunan Mahasiswa Aceh di Wuhan, Teuku Agusti Ramadhan yang dihubungi dari Banda Aceh, Jumat, mengatakan, semua mahasiswa Aceh sudah dikonfirmasi dalam keadaan sehat.

"Ada 15 mahasiswa Aceh di Wuhan. Kondisinya tidak ada yang berani keluar ruangan. Sementara sebagian lainnya sedang libur dan berada di beberapa daerah di Cina," katanya.

Menurut Teuku Agusti, mahasiswa Aceh saat ini terkonsentrasi di asrama dan kamar masing-masing. Di kampus perguruan juga diberlakukan pemeriksaan suhu tubuh.

Baca Juga:  Ini Respons Kapolri terkait Penistaan Jozeph Paul Zhan ke Islam

"Taksi dan angkutan umum tidak bisa masuk kampus. Siapa saja yang masuk kampus dilakukan tes suhu tubuh," kata mahasiswa asal Kota Sabang yang juga lulusan Universitas Islam Negeri (UIN) Ar Raniry, Banda Aceh, tersebut.

Menurutnya, pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) sudah mendata mahasiswa Indonesia. Sekaligus untuk menyosilisasikan beberapa poin imbauan tentang virus yang sedang mewabah tersebut dan pencegahannya.

"Kami terus berkomunikasi dengan teman-teman mahasiswa lainnya melalui grup media sosial. Termasuk mematuhinya prosedur terkait pencegahan virus corona seperti yang telah disampaikan pihak KBRI," katanya.

Terkait kondisi Kota Wuhan secara umum, Teuku Agusti mengatakan situasi kota sedang dalam isolasi. Seluruh transportasi, baik pesawat terbang, kapal laut, kereta api, maupun bus dihentikan.

Baca Juga:  2020, Lebih Banyak Kontroversi KPK Ketimbang Prestasi

"Sekarang, hampir semua toko tutup. Persediaan makanan di toko-toko habis. Orang yang biasanya ramai, sekarang terlihat jarang di luar. Warga lebih banyak beraktivitas di dalam ruangan," ujar dia.

Sumber : Jawapos.com
Editor : Rinaldi

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari