Sabtu, 5 September 2026
- Advertisement -

Salah Siram

(RIAUPOS.CO) — SUATU sore, Jani (bukan  nama sebenarnya) merapikan tanaman di depan rumah.

Melihat kondisi taman yang terlihat tak terawat, Jani mengambil seluruh peralatan untuk merapikan bunga-bunganya yang telah mati.

Setelah selesai, Jani pun menyiram tanaman tersebut dengan selang air yang ada di rumahnya.

Urusan taman selesai. Tapi Jani masih memegang selang air. Ia melihat debu berterbangan di jalanan depan rumahnya. Jani mengarahkan selang air ke jalan. Ia berinisiatif untuk menyiram jalan tersebut agar debunya tak lagi beterbangan.

Sebelum menyiram jalan, Jani melihat kiri dan kanan. Mana tahu ada pengendara yang lewat. Takutnya kena siram.

Namun, dari arah dalam rumah terdengar suara teriakan sang ibu yang memangil namanya.

Baca Juga:  Sediakan Skuter Listrik untuk Bantu Jemaah Haji Tawaf

‘’Janiiiii….!!’’ teriak ibu.

Jani yang kaget langsung menoleh ke arah rumah. Ia lupa kalau sedang memegang selang yang sedang mengalir airnya. Tak ayal, arahan semprotan air berubah. Seorang pengendara motor yang sedang lewat jadi korban.

“Ee..ehhh Mbak… ini airnya kok kena saya,” kata pengemudi motor itu yang langsung berhenti.

‘’Maaf, Mas. Nggak sengaja,’’ kata Jani.

Karena panik, Jani pun akhirnya mengarahkan selang air ke perkarangan rumah. Tapi air yang keluar dari selang malah membasahi kucing yang tengah melintas di dekat pagarnya.

Alhasil, kucing tersebut terkejut dan balik menyerang Jani. Air dari selang pun membasahi tubuh Jani. Pengendara yang tercipratan air tadi melihat adegan itu langsung tertawa.

Baca Juga:  Pemerintah Saudi Buka Haji Secara Terbatas Khusus untuk Warga dan Ekspatriat

“Makanya, Mbak… Kalau mau siram itu fokus lihat kiri kanan. Nggak main asal siram saja. Jadinya senjata makan tuan kan,” kata pengemudi. Alamaaak!(ayi)

 

(RIAUPOS.CO) — SUATU sore, Jani (bukan  nama sebenarnya) merapikan tanaman di depan rumah.

Melihat kondisi taman yang terlihat tak terawat, Jani mengambil seluruh peralatan untuk merapikan bunga-bunganya yang telah mati.

Setelah selesai, Jani pun menyiram tanaman tersebut dengan selang air yang ada di rumahnya.

Urusan taman selesai. Tapi Jani masih memegang selang air. Ia melihat debu berterbangan di jalanan depan rumahnya. Jani mengarahkan selang air ke jalan. Ia berinisiatif untuk menyiram jalan tersebut agar debunya tak lagi beterbangan.

Sebelum menyiram jalan, Jani melihat kiri dan kanan. Mana tahu ada pengendara yang lewat. Takutnya kena siram.

- Advertisement -

Namun, dari arah dalam rumah terdengar suara teriakan sang ibu yang memangil namanya.

Baca Juga:  Serangan Jantung, Pramono Edhie Wibowo Tutup Usia

‘’Janiiiii….!!’’ teriak ibu.

- Advertisement -

Jani yang kaget langsung menoleh ke arah rumah. Ia lupa kalau sedang memegang selang yang sedang mengalir airnya. Tak ayal, arahan semprotan air berubah. Seorang pengendara motor yang sedang lewat jadi korban.

“Ee..ehhh Mbak… ini airnya kok kena saya,” kata pengemudi motor itu yang langsung berhenti.

‘’Maaf, Mas. Nggak sengaja,’’ kata Jani.

Karena panik, Jani pun akhirnya mengarahkan selang air ke perkarangan rumah. Tapi air yang keluar dari selang malah membasahi kucing yang tengah melintas di dekat pagarnya.

Alhasil, kucing tersebut terkejut dan balik menyerang Jani. Air dari selang pun membasahi tubuh Jani. Pengendara yang tercipratan air tadi melihat adegan itu langsung tertawa.

Baca Juga:  Di Prancis, Penggunaan Knalpot Bising Ditindak Tegas

“Makanya, Mbak… Kalau mau siram itu fokus lihat kiri kanan. Nggak main asal siram saja. Jadinya senjata makan tuan kan,” kata pengemudi. Alamaaak!(ayi)

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

(RIAUPOS.CO) — SUATU sore, Jani (bukan  nama sebenarnya) merapikan tanaman di depan rumah.

Melihat kondisi taman yang terlihat tak terawat, Jani mengambil seluruh peralatan untuk merapikan bunga-bunganya yang telah mati.

Setelah selesai, Jani pun menyiram tanaman tersebut dengan selang air yang ada di rumahnya.

Urusan taman selesai. Tapi Jani masih memegang selang air. Ia melihat debu berterbangan di jalanan depan rumahnya. Jani mengarahkan selang air ke jalan. Ia berinisiatif untuk menyiram jalan tersebut agar debunya tak lagi beterbangan.

Sebelum menyiram jalan, Jani melihat kiri dan kanan. Mana tahu ada pengendara yang lewat. Takutnya kena siram.

Namun, dari arah dalam rumah terdengar suara teriakan sang ibu yang memangil namanya.

Baca Juga:  Ruang Rawat Inap RSUD Diperluas Kunjungan Pasien Meningkat

‘’Janiiiii….!!’’ teriak ibu.

Jani yang kaget langsung menoleh ke arah rumah. Ia lupa kalau sedang memegang selang yang sedang mengalir airnya. Tak ayal, arahan semprotan air berubah. Seorang pengendara motor yang sedang lewat jadi korban.

“Ee..ehhh Mbak… ini airnya kok kena saya,” kata pengemudi motor itu yang langsung berhenti.

‘’Maaf, Mas. Nggak sengaja,’’ kata Jani.

Karena panik, Jani pun akhirnya mengarahkan selang air ke perkarangan rumah. Tapi air yang keluar dari selang malah membasahi kucing yang tengah melintas di dekat pagarnya.

Alhasil, kucing tersebut terkejut dan balik menyerang Jani. Air dari selang pun membasahi tubuh Jani. Pengendara yang tercipratan air tadi melihat adegan itu langsung tertawa.

Baca Juga:  Serangan Jantung, Pramono Edhie Wibowo Tutup Usia

“Makanya, Mbak… Kalau mau siram itu fokus lihat kiri kanan. Nggak main asal siram saja. Jadinya senjata makan tuan kan,” kata pengemudi. Alamaaak!(ayi)

 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari