Sabtu, 15 Agustus 2026
- Advertisement -

Muhaimin Ikut Berduka dengan Banyaknya Wartawan yang Meninggal

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Data pemerintah menunjukkan angka kasus kematian karena Covid-19 belakangan ini terus meningkat. Jumlah kalangan wartawan yang menjadi korban keganasan pandemi Covid-19 juga bertambah. 

Kondisi ini menuai keprihatinan bagi Wakil Ketua DPR Muhaimin Iskandar. Pria yang biasa disapa Gus Muhaimin ini menyampaikan rasa duka mendalam atas banyak wartawan yang meninggal dunia karena Covid-19. 

"Innalillahi wainna ilaihi rajiun. Duka mendalam saya untuk sahabat-sahabat wartawan," ujar Muhaimin di Jakarta, Jumat (16/7/2021).  

Dia menilai, wartawan merupakan pejuang informasi publik yang berada di garis depan sehingga rawan terpapar Covid-19. 

"Mereka pejuang informasi publik. Beristirahatlah dalam damai para sahabatku pejuang pembawa berita," ucapnya. 

Baca Juga:  Ini Alasan Para Pembelot di Korsel Memilih Kembali ke Korut

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mengimbau kepada wartawan untuk selalu waspada dan berhati-hati dalam menjalankan tugas meliput peristiwa di tengah pandemi.

Selain itu dia juga berpesan agar wartawan menggunakan strategi peliputan tidak langsung berinteraksi dalam kerumunan orang. Protokol kesehatan, kata dia, harus diterapkan dengan baik jika terpaksa harus berinteraksi dengan banyak orang.  

"Tetap mematuhi protokol kesehatan secara disiplin. Jangan pernah diabaikan prokesnya. Tingkatkan empati secara internal dengan saling mengingatkan antarkawan wartawan seprofesi,” ucapnya.

Dalam beberapa pekan terakhir, jumlah wartawan yang meninggal karena keganasan virus corona terus bertambah. Mereka antara lain Mohammad Ridwan (Koran Sindo), Hari Prasetyo (Koran Tempo), Ida Seyorini (Kompas), Mohammad Moralis (Haluan Riau), Hasanal Bulkiah (Riau Pos), dan masih banyak lagi.

Baca Juga:  Kongres Kedua AMSI, Membangun Ekosistem Media Siber Berkelanjutan

Sumber: JPNN/News/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Data pemerintah menunjukkan angka kasus kematian karena Covid-19 belakangan ini terus meningkat. Jumlah kalangan wartawan yang menjadi korban keganasan pandemi Covid-19 juga bertambah. 

Kondisi ini menuai keprihatinan bagi Wakil Ketua DPR Muhaimin Iskandar. Pria yang biasa disapa Gus Muhaimin ini menyampaikan rasa duka mendalam atas banyak wartawan yang meninggal dunia karena Covid-19. 

"Innalillahi wainna ilaihi rajiun. Duka mendalam saya untuk sahabat-sahabat wartawan," ujar Muhaimin di Jakarta, Jumat (16/7/2021).  

Dia menilai, wartawan merupakan pejuang informasi publik yang berada di garis depan sehingga rawan terpapar Covid-19. 

"Mereka pejuang informasi publik. Beristirahatlah dalam damai para sahabatku pejuang pembawa berita," ucapnya. 

- Advertisement -
Baca Juga:  Wako Luncurkan 17 Aplikasi Layanan Kepegawaian Pemko Pekanbaru

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mengimbau kepada wartawan untuk selalu waspada dan berhati-hati dalam menjalankan tugas meliput peristiwa di tengah pandemi.

Selain itu dia juga berpesan agar wartawan menggunakan strategi peliputan tidak langsung berinteraksi dalam kerumunan orang. Protokol kesehatan, kata dia, harus diterapkan dengan baik jika terpaksa harus berinteraksi dengan banyak orang.  

- Advertisement -

"Tetap mematuhi protokol kesehatan secara disiplin. Jangan pernah diabaikan prokesnya. Tingkatkan empati secara internal dengan saling mengingatkan antarkawan wartawan seprofesi,” ucapnya.

Dalam beberapa pekan terakhir, jumlah wartawan yang meninggal karena keganasan virus corona terus bertambah. Mereka antara lain Mohammad Ridwan (Koran Sindo), Hari Prasetyo (Koran Tempo), Ida Seyorini (Kompas), Mohammad Moralis (Haluan Riau), Hasanal Bulkiah (Riau Pos), dan masih banyak lagi.

Baca Juga:  Kongres Kedua AMSI, Membangun Ekosistem Media Siber Berkelanjutan

Sumber: JPNN/News/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Data pemerintah menunjukkan angka kasus kematian karena Covid-19 belakangan ini terus meningkat. Jumlah kalangan wartawan yang menjadi korban keganasan pandemi Covid-19 juga bertambah. 

Kondisi ini menuai keprihatinan bagi Wakil Ketua DPR Muhaimin Iskandar. Pria yang biasa disapa Gus Muhaimin ini menyampaikan rasa duka mendalam atas banyak wartawan yang meninggal dunia karena Covid-19. 

"Innalillahi wainna ilaihi rajiun. Duka mendalam saya untuk sahabat-sahabat wartawan," ujar Muhaimin di Jakarta, Jumat (16/7/2021).  

Dia menilai, wartawan merupakan pejuang informasi publik yang berada di garis depan sehingga rawan terpapar Covid-19. 

"Mereka pejuang informasi publik. Beristirahatlah dalam damai para sahabatku pejuang pembawa berita," ucapnya. 

Baca Juga:  Tim Pengabdian Unri Gelar Pelatihan Deteksi Stunting

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mengimbau kepada wartawan untuk selalu waspada dan berhati-hati dalam menjalankan tugas meliput peristiwa di tengah pandemi.

Selain itu dia juga berpesan agar wartawan menggunakan strategi peliputan tidak langsung berinteraksi dalam kerumunan orang. Protokol kesehatan, kata dia, harus diterapkan dengan baik jika terpaksa harus berinteraksi dengan banyak orang.  

"Tetap mematuhi protokol kesehatan secara disiplin. Jangan pernah diabaikan prokesnya. Tingkatkan empati secara internal dengan saling mengingatkan antarkawan wartawan seprofesi,” ucapnya.

Dalam beberapa pekan terakhir, jumlah wartawan yang meninggal karena keganasan virus corona terus bertambah. Mereka antara lain Mohammad Ridwan (Koran Sindo), Hari Prasetyo (Koran Tempo), Ida Seyorini (Kompas), Mohammad Moralis (Haluan Riau), Hasanal Bulkiah (Riau Pos), dan masih banyak lagi.

Baca Juga:  Kabar Gembira bagi Guru di Indonesia! Presiden Prabowo Bakal Umum Hal Ini di Hardiknas 2 Mei 2025, Ini Bocorannya

Sumber: JPNN/News/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari