Minggu, 24 Mei 2026
- Advertisement -

Jazilul Fawaid: Keberhasilan Bangkitnya Sektor Usaha, Tergantung Action Pemerintah

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Angka kasus positif Covid-19 terus mengalami penambahan, per hari ini bertambah sebanyak 1.017 kasus, total kasus positif saat ini 39.294 orang. 

Dengan tingginya penularan Covid-19 ditengah masyarakat menjadi tantangan pemerintah dalam proses menjalankan pembangunan ekonomi. Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua MPR, Jazilul Fawaid.

Namun, politisi PKB itu mendorong pemerintah tetap optimis untuk mengatasi persoalan itu. Pasalnya, pemerintah disebut mempunyai landasan melakukan program pembangunan dalam masa pandemi Covid-19 dengan mengacu pada Perpu Covid-19. 

“Dengan perpu itu pemerintah bisa leluasa mengambil kebijakan apapun,” ujar Jazilul Fawaid, Senin (15/6/2020).
 
Dengan aturan hukum yang ada, itu ia mendesak agar pemerintah segera bergerak memulihkan perekonomi nasional. 

Baca Juga:  Agnez Mo Bakal Manggung di Hello Bali Festival

“Apalagi pemerintah telah menganggarkan sekitar 492 triliun untuk mengembalikan kondisi ekonomi yang terdampak Covid-19,” ungkapnya.
 
Jazilul mengingatkan agar pemerintah tidak perlu risau dengan masalah-masalah politik yang ada sebab menurut Koordinator Nasional Nusantara Mengaji itu pemerintah mempunyai modal besar berupa dukungan masyarakat. 

“Tingginya optimisme masyarakat menjadi modal pemerintah untuk berkerja lebih keras, cepat dan terencana dalam pemulihan ekonomi,” paparnya.
 

Mengacu pada hasil survei yang dilakukan oleh Indonesia Development Monitoring (IDM) menunjukkan tingginya dukungan masyarakat kepada pemerintah dalam proses pembangunan ekonomi.

“Jawaban responden sebesar 94,9 persen masyarakat sangat optimis. Masyarakat memperkirakan perekonomian akan pulih pada enam bulan mendatang,” paparnya.
 
Untuk itu ia meminta agar Presiden Joko Widodo menghidupkan mesin-mesin ekonomi dengan membuka sektor-sektor usaha yang selama ini ditutup akibat kebijakan PSBB. 

Baca Juga:  Menko Airlangga Tinjau Sentra Vaksinasi Kanisius

“Keberhasilannya tergantung ketepatan dan kecepatan action pemerintah di lapangan,” tuturnya.

Laporan: Yusnir (Jakarta)
Editor: Eko Faizin

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Angka kasus positif Covid-19 terus mengalami penambahan, per hari ini bertambah sebanyak 1.017 kasus, total kasus positif saat ini 39.294 orang. 

Dengan tingginya penularan Covid-19 ditengah masyarakat menjadi tantangan pemerintah dalam proses menjalankan pembangunan ekonomi. Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua MPR, Jazilul Fawaid.

Namun, politisi PKB itu mendorong pemerintah tetap optimis untuk mengatasi persoalan itu. Pasalnya, pemerintah disebut mempunyai landasan melakukan program pembangunan dalam masa pandemi Covid-19 dengan mengacu pada Perpu Covid-19. 

“Dengan perpu itu pemerintah bisa leluasa mengambil kebijakan apapun,” ujar Jazilul Fawaid, Senin (15/6/2020).
 
Dengan aturan hukum yang ada, itu ia mendesak agar pemerintah segera bergerak memulihkan perekonomi nasional. 

Baca Juga:  Jefry Noer Tak Berkomentar Usai Diperiksa KPK Lima Jam

“Apalagi pemerintah telah menganggarkan sekitar 492 triliun untuk mengembalikan kondisi ekonomi yang terdampak Covid-19,” ungkapnya.
 
Jazilul mengingatkan agar pemerintah tidak perlu risau dengan masalah-masalah politik yang ada sebab menurut Koordinator Nasional Nusantara Mengaji itu pemerintah mempunyai modal besar berupa dukungan masyarakat. 

- Advertisement -

“Tingginya optimisme masyarakat menjadi modal pemerintah untuk berkerja lebih keras, cepat dan terencana dalam pemulihan ekonomi,” paparnya.
 

Mengacu pada hasil survei yang dilakukan oleh Indonesia Development Monitoring (IDM) menunjukkan tingginya dukungan masyarakat kepada pemerintah dalam proses pembangunan ekonomi.

- Advertisement -

“Jawaban responden sebesar 94,9 persen masyarakat sangat optimis. Masyarakat memperkirakan perekonomian akan pulih pada enam bulan mendatang,” paparnya.
 
Untuk itu ia meminta agar Presiden Joko Widodo menghidupkan mesin-mesin ekonomi dengan membuka sektor-sektor usaha yang selama ini ditutup akibat kebijakan PSBB. 

Baca Juga:  Tim Relawan Mahasiswa Universitas Riau Siap Menuju New Normal

“Keberhasilannya tergantung ketepatan dan kecepatan action pemerintah di lapangan,” tuturnya.

Laporan: Yusnir (Jakarta)
Editor: Eko Faizin

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Karbit Kelepus

Bona Malwal (2)

Pasangan Manipulatif

Ditabrak dari Belakang

Perlawanan

Salah Naik Mobil

Trending Tags

Rubrik dicari

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Angka kasus positif Covid-19 terus mengalami penambahan, per hari ini bertambah sebanyak 1.017 kasus, total kasus positif saat ini 39.294 orang. 

Dengan tingginya penularan Covid-19 ditengah masyarakat menjadi tantangan pemerintah dalam proses menjalankan pembangunan ekonomi. Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua MPR, Jazilul Fawaid.

Namun, politisi PKB itu mendorong pemerintah tetap optimis untuk mengatasi persoalan itu. Pasalnya, pemerintah disebut mempunyai landasan melakukan program pembangunan dalam masa pandemi Covid-19 dengan mengacu pada Perpu Covid-19. 

“Dengan perpu itu pemerintah bisa leluasa mengambil kebijakan apapun,” ujar Jazilul Fawaid, Senin (15/6/2020).
 
Dengan aturan hukum yang ada, itu ia mendesak agar pemerintah segera bergerak memulihkan perekonomi nasional. 

Baca Juga:  Agnez Mo Bakal Manggung di Hello Bali Festival

“Apalagi pemerintah telah menganggarkan sekitar 492 triliun untuk mengembalikan kondisi ekonomi yang terdampak Covid-19,” ungkapnya.
 
Jazilul mengingatkan agar pemerintah tidak perlu risau dengan masalah-masalah politik yang ada sebab menurut Koordinator Nasional Nusantara Mengaji itu pemerintah mempunyai modal besar berupa dukungan masyarakat. 

“Tingginya optimisme masyarakat menjadi modal pemerintah untuk berkerja lebih keras, cepat dan terencana dalam pemulihan ekonomi,” paparnya.
 

Mengacu pada hasil survei yang dilakukan oleh Indonesia Development Monitoring (IDM) menunjukkan tingginya dukungan masyarakat kepada pemerintah dalam proses pembangunan ekonomi.

“Jawaban responden sebesar 94,9 persen masyarakat sangat optimis. Masyarakat memperkirakan perekonomian akan pulih pada enam bulan mendatang,” paparnya.
 
Untuk itu ia meminta agar Presiden Joko Widodo menghidupkan mesin-mesin ekonomi dengan membuka sektor-sektor usaha yang selama ini ditutup akibat kebijakan PSBB. 

Baca Juga:  Positif Narkoba

“Keberhasilannya tergantung ketepatan dan kecepatan action pemerintah di lapangan,” tuturnya.

Laporan: Yusnir (Jakarta)
Editor: Eko Faizin

Terbaru

Terpopuler

Karbit Kelepus

Bona Malwal (2)

Pasangan Manipulatif

Ditabrak dari Belakang

Perlawanan

Salah Naik Mobil

Trending Tags

Rubrik dicari