Jumat, 28 Agustus 2026
- Advertisement -

Korban Tewas Speedboad Karam Jadi Tiga Orang

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) — Peristiwa naas menimpa penumpang speedboat (kapal cepat) di Selat Motong, perairan Ketapang, Rupat, Bengkalis, Jumat (14/1/2022) sore.

Dari informasi yang berhasil dirangkum dari pihak kepolisian menyebutkan, speadboat yang diduga membawa pekerja migran illegal (PMI) ke Malaysia. Setiba di tengah-tengah perairan Selat Morong, cuaca buruk. Melihat cuaca buruk, tekong speadbot ingin balik kembali, namun dengan tiba-tiba datang ombat dan menerpa speadboat hingga terbalik.

Akibat kejadian tersebut, tiga penumpang ditemukan sudah tidak bernyawa. Tiga penumpang tersebut bernama Ari (24) warga Jawa Barat, Rofikoh (44) warga Surabaya dan Teteh (44). Korban ditemukan di Pantai Ketapang Desa Sungai Cingam. Sementara 5 penumpang masih belum ditemukan dan 13 orang sudah ditemukan.

Baca Juga:  Balita Meninggal Akibat DBD

Kapolres Bengkalis, AKBP Indra Wijatmiko melalui Paur Humas, AKP Edwi Sunarto kepada wartawan, Sabtu (15/1/12022) membenarkan adanya kejadian tersebut. Saat ini tim gabungan, TNI, Polri serta pemerintah Desa Sungai Cingam terus melakukan pencaharian di pesisir pantai.

Selanjutnya, penumpang yang selamat terus menjalani proses penyelidikan oleh pihak berwajib untuk mencari tahu kejadian tersebut. Mudah-mudahan, penumpang yang belum ditemukan bisa segera ditemukan oleh petugas, harap AKP Edwi.

Sedangkan Kepala Basarnas Pekanbaru, Ishak mengatakan, speedboad diketahui berangkat dari Pangkalan Buah dan berlayar menuju Malaysia.

"Dalam perjalanan kapal mengelami masalah, ini dikarenakan kondisi cuaca buruk dan pihak speedboad memutuskan untuk kembali. Saat tekong memutar haluan untuk kembali, speedboat dihantam ombak, dan menyebabkan speedboat terbalik dan tenggelam," terang Ishak, Sabtu (15/1/2021).

Baca Juga:  Pembalap Indonesia Meninggal di Sepang

Laporan: Abu Kasim (Bengkalis)
Editor: Rinaldi

 

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) — Peristiwa naas menimpa penumpang speedboat (kapal cepat) di Selat Motong, perairan Ketapang, Rupat, Bengkalis, Jumat (14/1/2022) sore.

Dari informasi yang berhasil dirangkum dari pihak kepolisian menyebutkan, speadboat yang diduga membawa pekerja migran illegal (PMI) ke Malaysia. Setiba di tengah-tengah perairan Selat Morong, cuaca buruk. Melihat cuaca buruk, tekong speadbot ingin balik kembali, namun dengan tiba-tiba datang ombat dan menerpa speadboat hingga terbalik.

Akibat kejadian tersebut, tiga penumpang ditemukan sudah tidak bernyawa. Tiga penumpang tersebut bernama Ari (24) warga Jawa Barat, Rofikoh (44) warga Surabaya dan Teteh (44). Korban ditemukan di Pantai Ketapang Desa Sungai Cingam. Sementara 5 penumpang masih belum ditemukan dan 13 orang sudah ditemukan.

Baca Juga:  Harun Masiku telah berada di Indonesia sejak 7 Januari 2020

Kapolres Bengkalis, AKBP Indra Wijatmiko melalui Paur Humas, AKP Edwi Sunarto kepada wartawan, Sabtu (15/1/12022) membenarkan adanya kejadian tersebut. Saat ini tim gabungan, TNI, Polri serta pemerintah Desa Sungai Cingam terus melakukan pencaharian di pesisir pantai.

Selanjutnya, penumpang yang selamat terus menjalani proses penyelidikan oleh pihak berwajib untuk mencari tahu kejadian tersebut. Mudah-mudahan, penumpang yang belum ditemukan bisa segera ditemukan oleh petugas, harap AKP Edwi.

- Advertisement -

Sedangkan Kepala Basarnas Pekanbaru, Ishak mengatakan, speedboad diketahui berangkat dari Pangkalan Buah dan berlayar menuju Malaysia.

"Dalam perjalanan kapal mengelami masalah, ini dikarenakan kondisi cuaca buruk dan pihak speedboad memutuskan untuk kembali. Saat tekong memutar haluan untuk kembali, speedboat dihantam ombak, dan menyebabkan speedboat terbalik dan tenggelam," terang Ishak, Sabtu (15/1/2021).

- Advertisement -
Baca Juga:  Yang Dikutuk Sumpah nan Sotieh

Laporan: Abu Kasim (Bengkalis)
Editor: Rinaldi

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) — Peristiwa naas menimpa penumpang speedboat (kapal cepat) di Selat Motong, perairan Ketapang, Rupat, Bengkalis, Jumat (14/1/2022) sore.

Dari informasi yang berhasil dirangkum dari pihak kepolisian menyebutkan, speadboat yang diduga membawa pekerja migran illegal (PMI) ke Malaysia. Setiba di tengah-tengah perairan Selat Morong, cuaca buruk. Melihat cuaca buruk, tekong speadbot ingin balik kembali, namun dengan tiba-tiba datang ombat dan menerpa speadboat hingga terbalik.

Akibat kejadian tersebut, tiga penumpang ditemukan sudah tidak bernyawa. Tiga penumpang tersebut bernama Ari (24) warga Jawa Barat, Rofikoh (44) warga Surabaya dan Teteh (44). Korban ditemukan di Pantai Ketapang Desa Sungai Cingam. Sementara 5 penumpang masih belum ditemukan dan 13 orang sudah ditemukan.

Baca Juga:  Belajar Tatap Muka Sekolah Negeri Belum Dibuka

Kapolres Bengkalis, AKBP Indra Wijatmiko melalui Paur Humas, AKP Edwi Sunarto kepada wartawan, Sabtu (15/1/12022) membenarkan adanya kejadian tersebut. Saat ini tim gabungan, TNI, Polri serta pemerintah Desa Sungai Cingam terus melakukan pencaharian di pesisir pantai.

Selanjutnya, penumpang yang selamat terus menjalani proses penyelidikan oleh pihak berwajib untuk mencari tahu kejadian tersebut. Mudah-mudahan, penumpang yang belum ditemukan bisa segera ditemukan oleh petugas, harap AKP Edwi.

Sedangkan Kepala Basarnas Pekanbaru, Ishak mengatakan, speedboad diketahui berangkat dari Pangkalan Buah dan berlayar menuju Malaysia.

"Dalam perjalanan kapal mengelami masalah, ini dikarenakan kondisi cuaca buruk dan pihak speedboad memutuskan untuk kembali. Saat tekong memutar haluan untuk kembali, speedboat dihantam ombak, dan menyebabkan speedboat terbalik dan tenggelam," terang Ishak, Sabtu (15/1/2021).

Baca Juga:  Radja Menyindir Lewat Lagu Kavir

Laporan: Abu Kasim (Bengkalis)
Editor: Rinaldi

 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari