Sabtu, 6 Juni 2026
- Advertisement -

Vaksin BCG Belum Terbukti Mampu Melawan Corona

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Tidak ada bukti bahwa vaksin Bacille Calmette-Guerin (BCG), yang utamanya digunakan untuk melawan penyakit tuberkulosis (TBC), dapat melindungi dari infeksi corona (Covid-19). Hal itu ditegaskan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Senin (13/4).

Tanpa adanya bukti tersebut, WHO tidak merekomendasikan vaksinasi BCG sebagai langkah pencegahan Covid-19, demikian menurut laporan situasi harian dari badan kesehatan internasional itu.

"Tidak ada bukti eksperimental, baik dari penelitian terhadap hewan maupun manusia, bahwa vaksin BCG memiliki efek nonspesifik pada sistem kekebalan. Efek ini belum diketahui sifatnya dan relevansi klinisnya juga masih belum diketahui," tulis laporan itu seperti dikutip Antara dari Xinhua.

Dua uji klinis yang dapat menjawab pertanyaan tersebut sedang dilakukan, dan WHO akan mengevaluasi buktinya ketika tersedia, jelas WHO lebih lanjut. Vaksinasi BCG sendiri mencegah bentuk-bentuk TBC parah pada anak-anak dan pengalihan pasokan lokal BCG dapat mengakibatkan peningkatan penyakit dan kematian akibat TBC, demikian WHO memperingatkan.

Baca Juga:  Pengacara Sebut Ruslan Buton Dikriminalisasi

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Tidak ada bukti bahwa vaksin Bacille Calmette-Guerin (BCG), yang utamanya digunakan untuk melawan penyakit tuberkulosis (TBC), dapat melindungi dari infeksi corona (Covid-19). Hal itu ditegaskan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Senin (13/4).

Tanpa adanya bukti tersebut, WHO tidak merekomendasikan vaksinasi BCG sebagai langkah pencegahan Covid-19, demikian menurut laporan situasi harian dari badan kesehatan internasional itu.

"Tidak ada bukti eksperimental, baik dari penelitian terhadap hewan maupun manusia, bahwa vaksin BCG memiliki efek nonspesifik pada sistem kekebalan. Efek ini belum diketahui sifatnya dan relevansi klinisnya juga masih belum diketahui," tulis laporan itu seperti dikutip Antara dari Xinhua.

Dua uji klinis yang dapat menjawab pertanyaan tersebut sedang dilakukan, dan WHO akan mengevaluasi buktinya ketika tersedia, jelas WHO lebih lanjut. Vaksinasi BCG sendiri mencegah bentuk-bentuk TBC parah pada anak-anak dan pengalihan pasokan lokal BCG dapat mengakibatkan peningkatan penyakit dan kematian akibat TBC, demikian WHO memperingatkan.

Baca Juga:  Siswa SMA yang Tenggelam di Sungai Siak Ditemukan Meninggal Dunia

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

- Advertisement -

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Tidak ada bukti bahwa vaksin Bacille Calmette-Guerin (BCG), yang utamanya digunakan untuk melawan penyakit tuberkulosis (TBC), dapat melindungi dari infeksi corona (Covid-19). Hal itu ditegaskan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Senin (13/4).

Tanpa adanya bukti tersebut, WHO tidak merekomendasikan vaksinasi BCG sebagai langkah pencegahan Covid-19, demikian menurut laporan situasi harian dari badan kesehatan internasional itu.

"Tidak ada bukti eksperimental, baik dari penelitian terhadap hewan maupun manusia, bahwa vaksin BCG memiliki efek nonspesifik pada sistem kekebalan. Efek ini belum diketahui sifatnya dan relevansi klinisnya juga masih belum diketahui," tulis laporan itu seperti dikutip Antara dari Xinhua.

Dua uji klinis yang dapat menjawab pertanyaan tersebut sedang dilakukan, dan WHO akan mengevaluasi buktinya ketika tersedia, jelas WHO lebih lanjut. Vaksinasi BCG sendiri mencegah bentuk-bentuk TBC parah pada anak-anak dan pengalihan pasokan lokal BCG dapat mengakibatkan peningkatan penyakit dan kematian akibat TBC, demikian WHO memperingatkan.

Baca Juga:  Kemenkes Imbau Jangan Pergi ke Singapura

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari