Jumat, 16 Januari 2026
- Advertisement -
spot_img

ABK Kapal Asing Reaktif Covid-19 di Dumai

DUMAI (RIAUPOS.CO) — Kantor Kesehatan Pelabuhannya (KKP) Kota Dumai mendeteksi satu orang Anak Buah Kapal (ABK)  MV Glorius Sunlight yang menunjukkan reaktif dari hasil rapid test. ABK kapal asal China yang membawa muatan Crude Palm Oil (CPO) itu masuk ke perairan Dumai terdeteksi Reaktif Covid-19 pada Jumat (5/6).

"Jadi, memang sudah menjadi protokol kesehatan. Apalagi Dumai masuk dalam wilayah karantina perairan. Jadi setiap kapal yang masuk kami periksa kesehatannya," ujar Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kota Dumai, H Efrizon SKM melalui Kepala Seksi Pengendali Karantina Suprapto SKM MS, Ahad (7/6).

Hal itu dilakukan dalam rangka mencegah masuknya penyakit menular dari kapal asing ke Kota Dumai.

Baca Juga:  RS BUMN Mampu Tampung 10.000 Pasien Covid-19

"Dari beberapa orang ABK ada satu yang reaktif setelah di periksa dengan rapid test," tuturnya.

Ia mengatakan, ABK tersebut diketahui merupakan warga Myanmar berjenis kelamin laki-laki.  

"Umurnya 34 tahun, tidak ada ditemukan gejala Covid-19," sebutnya.

Saat ini ABK tersebut diisolasi di RSUD Kota Dumai untuk pemeriksaan lebih lanjut dan diambil swab-nya guna memastikan apakah benar terpapar Covid-19 atau tidak.

"Baru kali ini kami temukan ada ABK yang reaktif, selama ini tidak ada," terangnya.

Dikatakannya, untuk Kapal MV Glorius Sunlight pihaknya sudah melakukan penyemprotan cairan disinfektan. Semua awak kapal juga dilarang turun dari kapal tersebut.

"Untuk awak kapal selama ini memang dilarang untuk turun dari kapal mereka. Sementara itu kapal tetap bisa melakukan bongkar muat. Namun dengan protokol kesehatan yang telah ditetapkan," tuturnya.

Baca Juga:  Bupati Hadiri Peringatan HUT Tanah Putih Tanjung Melawan

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Dumai, dr Syaiful juga membenarkan jika ada satu ABK kapal asing yang memiliki identitas warga asal Myanmar yang saat ini sedang dirawat di RSUD Kota Dumai.

"Sudah diisolasi. Swab-nya juga diambil, sekitar dua hari akan keluar. Dari hasil itu baru diketahui yang bersangkutan positif Covid-19 atau tidak," tutupnya.(azr)

Laporan: Hasanalbulkiah (Dumai)

DUMAI (RIAUPOS.CO) — Kantor Kesehatan Pelabuhannya (KKP) Kota Dumai mendeteksi satu orang Anak Buah Kapal (ABK)  MV Glorius Sunlight yang menunjukkan reaktif dari hasil rapid test. ABK kapal asal China yang membawa muatan Crude Palm Oil (CPO) itu masuk ke perairan Dumai terdeteksi Reaktif Covid-19 pada Jumat (5/6).

"Jadi, memang sudah menjadi protokol kesehatan. Apalagi Dumai masuk dalam wilayah karantina perairan. Jadi setiap kapal yang masuk kami periksa kesehatannya," ujar Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kota Dumai, H Efrizon SKM melalui Kepala Seksi Pengendali Karantina Suprapto SKM MS, Ahad (7/6).

Hal itu dilakukan dalam rangka mencegah masuknya penyakit menular dari kapal asing ke Kota Dumai.

Baca Juga:  Beri Penghargaan untuk Anak Yatim, Ini Harapan Pemprov Kepulauan Riau

"Dari beberapa orang ABK ada satu yang reaktif setelah di periksa dengan rapid test," tuturnya.

Ia mengatakan, ABK tersebut diketahui merupakan warga Myanmar berjenis kelamin laki-laki.  

- Advertisement -

"Umurnya 34 tahun, tidak ada ditemukan gejala Covid-19," sebutnya.

Saat ini ABK tersebut diisolasi di RSUD Kota Dumai untuk pemeriksaan lebih lanjut dan diambil swab-nya guna memastikan apakah benar terpapar Covid-19 atau tidak.

- Advertisement -

"Baru kali ini kami temukan ada ABK yang reaktif, selama ini tidak ada," terangnya.

Dikatakannya, untuk Kapal MV Glorius Sunlight pihaknya sudah melakukan penyemprotan cairan disinfektan. Semua awak kapal juga dilarang turun dari kapal tersebut.

"Untuk awak kapal selama ini memang dilarang untuk turun dari kapal mereka. Sementara itu kapal tetap bisa melakukan bongkar muat. Namun dengan protokol kesehatan yang telah ditetapkan," tuturnya.

Baca Juga:  122 Kg Sabu dan 10 Ribu Ekstasi Dimusnahkan

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Dumai, dr Syaiful juga membenarkan jika ada satu ABK kapal asing yang memiliki identitas warga asal Myanmar yang saat ini sedang dirawat di RSUD Kota Dumai.

"Sudah diisolasi. Swab-nya juga diambil, sekitar dua hari akan keluar. Dari hasil itu baru diketahui yang bersangkutan positif Covid-19 atau tidak," tutupnya.(azr)

Laporan: Hasanalbulkiah (Dumai)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

DUMAI (RIAUPOS.CO) — Kantor Kesehatan Pelabuhannya (KKP) Kota Dumai mendeteksi satu orang Anak Buah Kapal (ABK)  MV Glorius Sunlight yang menunjukkan reaktif dari hasil rapid test. ABK kapal asal China yang membawa muatan Crude Palm Oil (CPO) itu masuk ke perairan Dumai terdeteksi Reaktif Covid-19 pada Jumat (5/6).

"Jadi, memang sudah menjadi protokol kesehatan. Apalagi Dumai masuk dalam wilayah karantina perairan. Jadi setiap kapal yang masuk kami periksa kesehatannya," ujar Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kota Dumai, H Efrizon SKM melalui Kepala Seksi Pengendali Karantina Suprapto SKM MS, Ahad (7/6).

Hal itu dilakukan dalam rangka mencegah masuknya penyakit menular dari kapal asing ke Kota Dumai.

Baca Juga:  RS BUMN Mampu Tampung 10.000 Pasien Covid-19

"Dari beberapa orang ABK ada satu yang reaktif setelah di periksa dengan rapid test," tuturnya.

Ia mengatakan, ABK tersebut diketahui merupakan warga Myanmar berjenis kelamin laki-laki.  

"Umurnya 34 tahun, tidak ada ditemukan gejala Covid-19," sebutnya.

Saat ini ABK tersebut diisolasi di RSUD Kota Dumai untuk pemeriksaan lebih lanjut dan diambil swab-nya guna memastikan apakah benar terpapar Covid-19 atau tidak.

"Baru kali ini kami temukan ada ABK yang reaktif, selama ini tidak ada," terangnya.

Dikatakannya, untuk Kapal MV Glorius Sunlight pihaknya sudah melakukan penyemprotan cairan disinfektan. Semua awak kapal juga dilarang turun dari kapal tersebut.

"Untuk awak kapal selama ini memang dilarang untuk turun dari kapal mereka. Sementara itu kapal tetap bisa melakukan bongkar muat. Namun dengan protokol kesehatan yang telah ditetapkan," tuturnya.

Baca Juga:  122 Kg Sabu dan 10 Ribu Ekstasi Dimusnahkan

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Dumai, dr Syaiful juga membenarkan jika ada satu ABK kapal asing yang memiliki identitas warga asal Myanmar yang saat ini sedang dirawat di RSUD Kota Dumai.

"Sudah diisolasi. Swab-nya juga diambil, sekitar dua hari akan keluar. Dari hasil itu baru diketahui yang bersangkutan positif Covid-19 atau tidak," tutupnya.(azr)

Laporan: Hasanalbulkiah (Dumai)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari