Jumat, 8 Mei 2026
- Advertisement -

Muslimah Australia Rela Tempuh 

SYDNEY (RIAUPOS.CO) — Aksi solidaritas ditunjukkan oleh sekelompok muslimah dari Australian Islamic Centre kepada para korban kebakaran dan petugas pemadam kebakaran yang bekerja keras untuk memadamkan kebakaran hutan di Australia. Kelompok muslimah yang berasal dari Newport, Victoria, pinggiran kota Melbourne, mengisi lima truk penuh dengan sumbangan bantuan dan mengumpulkan dana sebesar 1.500 dolar AS hanya dalam 48 jam. Demikian dilansir sindonews.com.

Menurut Public Relations Australian Islamic Centre, Rashid Elhouli, mereka bersama dengan sukarelawan lain harus melakukan perjalanan lebih dari empat jam untuk mendistribusikan bantuan kepada para korban. "Australian Islamic Centre mulai membuat rencana untuk membantu pada hari Kamis setelah berbicara dengan Melbourne Fire Brigade," kata Elhouli.

Baca Juga:  Penyidik Urai Kejahatan Benny Tjokrosaputro di Jiwasraya

Mereka menggunakan media sosial untuk menyampaikan bahwa pusat tersebut mengumpulkan persediaan bantuan seperti produk kesehatan wanita, botol air, susu, tisu bayi, dan buah segar. Pada hari Jumat setelah shalat, badan itu mengadakan sizzle sizzle, menjual piring makanan untuk mengumpulkan uang bagi para korban kebakaran hutan. Acara ini awalnya dijadwalkan sebagai penggalangan dana untuk program pemuda mereka.

"Uang itu dimaksudkan untuk ke kegiatan anak perempuan," terang Elhouli. "Tapi mereka memutuskan untuk menyumbangkan semuanya ke kebakaran hutan," sambungnya seperti dikutip dari CNN, Selasa (7/1/2020). Sabtu pagi, karavan lima truk penuh dengan sumbangan berangkat. Ketika mereka tiba di Johnsonville, para wanita memasak sarapan untuk 150 petugas pemadam kebakaran.(int)
 

Baca Juga:  Pustaka Muchtar Lutfi, Sumber Ilmu Masyarakat Kuansing

SYDNEY (RIAUPOS.CO) — Aksi solidaritas ditunjukkan oleh sekelompok muslimah dari Australian Islamic Centre kepada para korban kebakaran dan petugas pemadam kebakaran yang bekerja keras untuk memadamkan kebakaran hutan di Australia. Kelompok muslimah yang berasal dari Newport, Victoria, pinggiran kota Melbourne, mengisi lima truk penuh dengan sumbangan bantuan dan mengumpulkan dana sebesar 1.500 dolar AS hanya dalam 48 jam. Demikian dilansir sindonews.com.

Menurut Public Relations Australian Islamic Centre, Rashid Elhouli, mereka bersama dengan sukarelawan lain harus melakukan perjalanan lebih dari empat jam untuk mendistribusikan bantuan kepada para korban. "Australian Islamic Centre mulai membuat rencana untuk membantu pada hari Kamis setelah berbicara dengan Melbourne Fire Brigade," kata Elhouli.

Baca Juga:  Pemprov Usulkan Tiga Proyek ke Bappenas

Mereka menggunakan media sosial untuk menyampaikan bahwa pusat tersebut mengumpulkan persediaan bantuan seperti produk kesehatan wanita, botol air, susu, tisu bayi, dan buah segar. Pada hari Jumat setelah shalat, badan itu mengadakan sizzle sizzle, menjual piring makanan untuk mengumpulkan uang bagi para korban kebakaran hutan. Acara ini awalnya dijadwalkan sebagai penggalangan dana untuk program pemuda mereka.

"Uang itu dimaksudkan untuk ke kegiatan anak perempuan," terang Elhouli. "Tapi mereka memutuskan untuk menyumbangkan semuanya ke kebakaran hutan," sambungnya seperti dikutip dari CNN, Selasa (7/1/2020). Sabtu pagi, karavan lima truk penuh dengan sumbangan berangkat. Ketika mereka tiba di Johnsonville, para wanita memasak sarapan untuk 150 petugas pemadam kebakaran.(int)
 

Baca Juga:  UNESCO Tetapkan Pantun Sebagai WBTB Dunia
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

SYDNEY (RIAUPOS.CO) — Aksi solidaritas ditunjukkan oleh sekelompok muslimah dari Australian Islamic Centre kepada para korban kebakaran dan petugas pemadam kebakaran yang bekerja keras untuk memadamkan kebakaran hutan di Australia. Kelompok muslimah yang berasal dari Newport, Victoria, pinggiran kota Melbourne, mengisi lima truk penuh dengan sumbangan bantuan dan mengumpulkan dana sebesar 1.500 dolar AS hanya dalam 48 jam. Demikian dilansir sindonews.com.

Menurut Public Relations Australian Islamic Centre, Rashid Elhouli, mereka bersama dengan sukarelawan lain harus melakukan perjalanan lebih dari empat jam untuk mendistribusikan bantuan kepada para korban. "Australian Islamic Centre mulai membuat rencana untuk membantu pada hari Kamis setelah berbicara dengan Melbourne Fire Brigade," kata Elhouli.

Baca Juga:  Idulfitri, Damkar Terima Sejumlah Laporan

Mereka menggunakan media sosial untuk menyampaikan bahwa pusat tersebut mengumpulkan persediaan bantuan seperti produk kesehatan wanita, botol air, susu, tisu bayi, dan buah segar. Pada hari Jumat setelah shalat, badan itu mengadakan sizzle sizzle, menjual piring makanan untuk mengumpulkan uang bagi para korban kebakaran hutan. Acara ini awalnya dijadwalkan sebagai penggalangan dana untuk program pemuda mereka.

"Uang itu dimaksudkan untuk ke kegiatan anak perempuan," terang Elhouli. "Tapi mereka memutuskan untuk menyumbangkan semuanya ke kebakaran hutan," sambungnya seperti dikutip dari CNN, Selasa (7/1/2020). Sabtu pagi, karavan lima truk penuh dengan sumbangan berangkat. Ketika mereka tiba di Johnsonville, para wanita memasak sarapan untuk 150 petugas pemadam kebakaran.(int)
 

Baca Juga:  Tak Ada Seleksi CPNS 2020, SKB 2019 Akhir Agustus

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari