Minggu, 24 Mei 2026
- Advertisement -

VW Kembangkan Robot Pengisian Baterai EV

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Volkswagen (VW) belakangan diketahui sedang mengembangkan infrastruktur pengisian baru yang lebih praktis untuk kendaraan listrik atau Electric Vehicle (EV). VW Group Components baru saja memperkenalkan konsep robot terbaru yang dapat secara mandiri membantu mengisi EV di mana pun mereka berada.

Sebagaimana dijelaskan VW pada siaran pers resminya, pada dasarnya robot yang sedang dikembangkan dapat menjadikan tempat parkir sebagai port pengisian daya tanpa perlu alat khusus semisal colokan atau kabel yang merepotkan. Robot berteknologi otonom itu dapat menggerakkan apa yang disebut VW sebagai gerbong baterai. Di dalamnya, terdapat paket baterai 25 kWh yang dapat disalurkan ke kendaraan secara mandiri oleh robot tersebut.

Baca Juga:  Pawai Budaya Internasional, FKL hingga Siak Bermadah

Selain canggih, cara memanggil robot tersebut juga mudah. Robot dapat dipanggil melalui aplikasi seluler atau sistem komunikasi yang disebut sebagai teknologi Vehicle To Everything (V2X).

Memudahkan mobilitas, sang robot dibekali dengan banyak kamera di sekeliling bodinya, pemindai laser, dan sensor ultrasonik untuk beroperasi secara mandiri, termasuk mengenali dan bereaksi terhadap hambatan.

VW mengatakan robot dan gerbong baterai dapat membantu mengisi daya kendaraan di daerah-daerah di mana memasang infrastruktur pengisian EV yang cukup bisa menjadi mahal seperti struktur parkir bawah tanah atau lokasi yang sulit direnovasi.

Pengemudi yang mencari tempat parkir dalam struktur parkir dapat parkir di mana saja, terlepas dari apakah ada port pengisian daya terbuka, dan meminta robot seluler VW mengemudikan gerbong baterai untuk mulai mengisi daya kendaraan.

Baca Juga:  13 Calon Pimpinan KPK Belum Lapor LHKPN

"Pekerjaan konstruksi serta biaya untuk perakitan infrastruktur pengisian dapat dikurangi secara signifikan melalui penggunaan robot," kata Kepala Pengembangan di VW Group Components Mark Möller.

Robot ini mampu mengoperasikan beberapa gerbong baterai sekaligus, membawanya ke kendaraan kemudian menghubungkannya, dan kembali ke stasiun pengisian rumah mereka setelah selesai selesai mengisi ulang daya mobil.

Sumber : Jawapos.com
Editor : Rinaldi

 

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Volkswagen (VW) belakangan diketahui sedang mengembangkan infrastruktur pengisian baru yang lebih praktis untuk kendaraan listrik atau Electric Vehicle (EV). VW Group Components baru saja memperkenalkan konsep robot terbaru yang dapat secara mandiri membantu mengisi EV di mana pun mereka berada.

Sebagaimana dijelaskan VW pada siaran pers resminya, pada dasarnya robot yang sedang dikembangkan dapat menjadikan tempat parkir sebagai port pengisian daya tanpa perlu alat khusus semisal colokan atau kabel yang merepotkan. Robot berteknologi otonom itu dapat menggerakkan apa yang disebut VW sebagai gerbong baterai. Di dalamnya, terdapat paket baterai 25 kWh yang dapat disalurkan ke kendaraan secara mandiri oleh robot tersebut.

Baca Juga:  Beternak Lebah, Beri Manfaat untuk Manusia dan Lingkungan

Selain canggih, cara memanggil robot tersebut juga mudah. Robot dapat dipanggil melalui aplikasi seluler atau sistem komunikasi yang disebut sebagai teknologi Vehicle To Everything (V2X).

Memudahkan mobilitas, sang robot dibekali dengan banyak kamera di sekeliling bodinya, pemindai laser, dan sensor ultrasonik untuk beroperasi secara mandiri, termasuk mengenali dan bereaksi terhadap hambatan.

VW mengatakan robot dan gerbong baterai dapat membantu mengisi daya kendaraan di daerah-daerah di mana memasang infrastruktur pengisian EV yang cukup bisa menjadi mahal seperti struktur parkir bawah tanah atau lokasi yang sulit direnovasi.

- Advertisement -

Pengemudi yang mencari tempat parkir dalam struktur parkir dapat parkir di mana saja, terlepas dari apakah ada port pengisian daya terbuka, dan meminta robot seluler VW mengemudikan gerbong baterai untuk mulai mengisi daya kendaraan.

Baca Juga:  Anggota Bawaslu Inhu Divonis Empat Bulan Penjara

"Pekerjaan konstruksi serta biaya untuk perakitan infrastruktur pengisian dapat dikurangi secara signifikan melalui penggunaan robot," kata Kepala Pengembangan di VW Group Components Mark Möller.

- Advertisement -

Robot ini mampu mengoperasikan beberapa gerbong baterai sekaligus, membawanya ke kendaraan kemudian menghubungkannya, dan kembali ke stasiun pengisian rumah mereka setelah selesai selesai mengisi ulang daya mobil.

Sumber : Jawapos.com
Editor : Rinaldi

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Karbit Kelepus

Bona Malwal (2)

Pasangan Manipulatif

Ditabrak dari Belakang

Perlawanan

Salah Naik Mobil

Trending Tags

Rubrik dicari

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Volkswagen (VW) belakangan diketahui sedang mengembangkan infrastruktur pengisian baru yang lebih praktis untuk kendaraan listrik atau Electric Vehicle (EV). VW Group Components baru saja memperkenalkan konsep robot terbaru yang dapat secara mandiri membantu mengisi EV di mana pun mereka berada.

Sebagaimana dijelaskan VW pada siaran pers resminya, pada dasarnya robot yang sedang dikembangkan dapat menjadikan tempat parkir sebagai port pengisian daya tanpa perlu alat khusus semisal colokan atau kabel yang merepotkan. Robot berteknologi otonom itu dapat menggerakkan apa yang disebut VW sebagai gerbong baterai. Di dalamnya, terdapat paket baterai 25 kWh yang dapat disalurkan ke kendaraan secara mandiri oleh robot tersebut.

Baca Juga:  Berbahaya, Jangan Salah Kaprah Pakai Masker N95

Selain canggih, cara memanggil robot tersebut juga mudah. Robot dapat dipanggil melalui aplikasi seluler atau sistem komunikasi yang disebut sebagai teknologi Vehicle To Everything (V2X).

Memudahkan mobilitas, sang robot dibekali dengan banyak kamera di sekeliling bodinya, pemindai laser, dan sensor ultrasonik untuk beroperasi secara mandiri, termasuk mengenali dan bereaksi terhadap hambatan.

VW mengatakan robot dan gerbong baterai dapat membantu mengisi daya kendaraan di daerah-daerah di mana memasang infrastruktur pengisian EV yang cukup bisa menjadi mahal seperti struktur parkir bawah tanah atau lokasi yang sulit direnovasi.

Pengemudi yang mencari tempat parkir dalam struktur parkir dapat parkir di mana saja, terlepas dari apakah ada port pengisian daya terbuka, dan meminta robot seluler VW mengemudikan gerbong baterai untuk mulai mengisi daya kendaraan.

Baca Juga:  Perguruan Thawalib Bangun Gedung Asrama untuk Santri Baru

"Pekerjaan konstruksi serta biaya untuk perakitan infrastruktur pengisian dapat dikurangi secara signifikan melalui penggunaan robot," kata Kepala Pengembangan di VW Group Components Mark Möller.

Robot ini mampu mengoperasikan beberapa gerbong baterai sekaligus, membawanya ke kendaraan kemudian menghubungkannya, dan kembali ke stasiun pengisian rumah mereka setelah selesai selesai mengisi ulang daya mobil.

Sumber : Jawapos.com
Editor : Rinaldi

 

Terbaru

Terpopuler

Karbit Kelepus

Bona Malwal (2)

Pasangan Manipulatif

Ditabrak dari Belakang

Perlawanan

Salah Naik Mobil

Trending Tags

Rubrik dicari