Jumat, 23 Januari 2026
- Advertisement -
spot_img

Tanamkan Jiwa Kebangsaan pada Santri di Ponpes Al Muhaidun Imam Nawawi

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Jiwa cinta tanah air harus ditanamkan pada anak sejak dini. Orang tua dan para guru di sekolah dituntut berperan aktif membentuk karakter anak supaya mencintai bangsanya sendiri. Tidak terkecuali pengelola pondok pesantren. Semua diharap memberikan sumbangsih dalam mencetak generasi yang berakhlak mulia, tapi juga berjiwa kebangsaan.

Itulah yang menjadi dasar pembinaan yang diterapkan di Pondok Pesantren Al Muhaidun Imam Nawawi yang ada di Kecamatan Rimba Melintang, Rokan Hilir. Pimpinan Pondok Pesantren Al Muhaidun Ustaz Abu Daud mengatakan sejak awal pesantrennya sudah menanamkan jiwa kebangsaan kepada santrinya. 

“Sehingga begitu keluar dari pondok, para santri sudah siap untuk kembali ke tengah-tengah masyarakat yang majemuk,” ujarnya.  

Baca Juga:  46 Petugas Medis RSUP Kariadi Terpapar Covid-19 dari Dokter Spesialis

Ustaz Abu Daud juga menyatakan sependapat dengan upaya kepolisian dalam mencegah paham radikalisme dan intoleran. Bukan sekadar sependapat, tapi ia mendukung penuh apa yang dilakukan Polri melalui Polda Riau untuk menciptakan kedamaian dan keamanan di negeri ini. 

Ustaz Abu Daud menyadari upaya Polri tersebut tidak akan berhasil jika tidak didukung oleh semua elemen masyarakat. Sebab itu ia mengajak semua pondok pesantren, khususnya yang ada di Rokan Hilir untuk sama-sama ikut mencegah paham radikalisme, intoleran. Tapi sebaliknya, sama-sama menanamkan jiwa cinta Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) kepada santri masing-masing. Sebagai dukungan nyata pada NKRI, Ponpes Al Muhaidun berikrar akan terus mendukung upaya pencegahan paham radikalisme.

Baca Juga:  Tim Satgas Tingkatkan Pengawasan PTM di Sekolah

Laporan: Abdul Gafur (Pekanbaru)

Editor: Eka G Putra

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Jiwa cinta tanah air harus ditanamkan pada anak sejak dini. Orang tua dan para guru di sekolah dituntut berperan aktif membentuk karakter anak supaya mencintai bangsanya sendiri. Tidak terkecuali pengelola pondok pesantren. Semua diharap memberikan sumbangsih dalam mencetak generasi yang berakhlak mulia, tapi juga berjiwa kebangsaan.

Itulah yang menjadi dasar pembinaan yang diterapkan di Pondok Pesantren Al Muhaidun Imam Nawawi yang ada di Kecamatan Rimba Melintang, Rokan Hilir. Pimpinan Pondok Pesantren Al Muhaidun Ustaz Abu Daud mengatakan sejak awal pesantrennya sudah menanamkan jiwa kebangsaan kepada santrinya. 

“Sehingga begitu keluar dari pondok, para santri sudah siap untuk kembali ke tengah-tengah masyarakat yang majemuk,” ujarnya.  

Baca Juga:  BPOM Sita Kosmetik Ilegal Rp 2,5 M

Ustaz Abu Daud juga menyatakan sependapat dengan upaya kepolisian dalam mencegah paham radikalisme dan intoleran. Bukan sekadar sependapat, tapi ia mendukung penuh apa yang dilakukan Polri melalui Polda Riau untuk menciptakan kedamaian dan keamanan di negeri ini. 

Ustaz Abu Daud menyadari upaya Polri tersebut tidak akan berhasil jika tidak didukung oleh semua elemen masyarakat. Sebab itu ia mengajak semua pondok pesantren, khususnya yang ada di Rokan Hilir untuk sama-sama ikut mencegah paham radikalisme, intoleran. Tapi sebaliknya, sama-sama menanamkan jiwa cinta Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) kepada santri masing-masing. Sebagai dukungan nyata pada NKRI, Ponpes Al Muhaidun berikrar akan terus mendukung upaya pencegahan paham radikalisme.

- Advertisement -
Baca Juga:  46 Petugas Medis RSUP Kariadi Terpapar Covid-19 dari Dokter Spesialis

Laporan: Abdul Gafur (Pekanbaru)

Editor: Eka G Putra

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Jiwa cinta tanah air harus ditanamkan pada anak sejak dini. Orang tua dan para guru di sekolah dituntut berperan aktif membentuk karakter anak supaya mencintai bangsanya sendiri. Tidak terkecuali pengelola pondok pesantren. Semua diharap memberikan sumbangsih dalam mencetak generasi yang berakhlak mulia, tapi juga berjiwa kebangsaan.

Itulah yang menjadi dasar pembinaan yang diterapkan di Pondok Pesantren Al Muhaidun Imam Nawawi yang ada di Kecamatan Rimba Melintang, Rokan Hilir. Pimpinan Pondok Pesantren Al Muhaidun Ustaz Abu Daud mengatakan sejak awal pesantrennya sudah menanamkan jiwa kebangsaan kepada santrinya. 

“Sehingga begitu keluar dari pondok, para santri sudah siap untuk kembali ke tengah-tengah masyarakat yang majemuk,” ujarnya.  

Baca Juga:  Harga TBS Petani Rp600 per Kilogram

Ustaz Abu Daud juga menyatakan sependapat dengan upaya kepolisian dalam mencegah paham radikalisme dan intoleran. Bukan sekadar sependapat, tapi ia mendukung penuh apa yang dilakukan Polri melalui Polda Riau untuk menciptakan kedamaian dan keamanan di negeri ini. 

Ustaz Abu Daud menyadari upaya Polri tersebut tidak akan berhasil jika tidak didukung oleh semua elemen masyarakat. Sebab itu ia mengajak semua pondok pesantren, khususnya yang ada di Rokan Hilir untuk sama-sama ikut mencegah paham radikalisme, intoleran. Tapi sebaliknya, sama-sama menanamkan jiwa cinta Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) kepada santri masing-masing. Sebagai dukungan nyata pada NKRI, Ponpes Al Muhaidun berikrar akan terus mendukung upaya pencegahan paham radikalisme.

Baca Juga:  Apa Status Jakarta Setelah Tidak Jadi DKI?

Laporan: Abdul Gafur (Pekanbaru)

Editor: Eka G Putra

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari