Sabtu, 5 April 2025
spot_img

Kini Semua Orang Wajib Pakai Masker

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Sebelum pandemi virus corona masuk ke Indonesia, Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto berulang kali menegaskan, yang wajib memakai masker adalah orang yang sakit. Sementara orang yang sehat, tidak perlu memakai masker. Tapi kini, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) justru meminta semua orang wajib memakai masker lantaran banyak kasus Orang Tak Bergejala (OTG) Covid-19

Kepastian itu juga ditegaskan oleh Juru Bicara Pemerintah Untuk Covid-19 Achmad Yurianto. Padahal sebelumnya, Yurianto juga selalu menegaskan bahwa yang wajib pakai masker adalah orang yang sakit. Namun seiring perkembangan penyebaran virus justru ditularkan oleh orang yang tak bergejala, maka Yurianto juga menegaskan aturan WHO untuk dijalankan.

"Masker untuk semua, mulai hari ini rekomendasi dari WHO semua wajib pakai masker. Masker bedah N95 hanya untuk tenaga kesehatan," tegasnya dalam konferensi pers, Ahad (5/4).

Baca Juga:  PR Indonesia Nobatkan Mendag Lutfi Sebagai Pemimpin Paling Populer

Yurianto menegaskan, masyarakat harus mulai menggunakan masker kain. Sebab penularan saat ini semakin tidak bisa terdeteksi.

"Kita enggak pernah tahu di luar orang tanpa gejala banyak sekali. Kita tak tahu mereka sumber penyebaran penyakit. Semua harus gunakan masker pada saat keluar rumah. Masker bedah N95 hanya untuk tenaga kesehatan," katanya.

Meski boleh menggunakan masker kain dan bisa dicuci, disarankan kepada masyarakat agar tak menggunakan masker lebih dari 4 jam. Setelah 4 jam, harus diganti. Lalu harus sering dicuci dengan sabun.

"Ini upaya untuk cegah penularan. Kita tak pernah tahu banyak kasus potensi tularkan ke kita. Disamping cuci tangan dengan sabun 20 detik dan tetap jaga jarak," tegasnya.

Baca Juga:  Ini Sosok Ramzan Kadyrov, Pemimpin Chechnya yang Patuh kepada Putin

Sebelumnya, berulang kali Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto selalu menganjurkan penggunaan masker untuk yang sakit saja. Sedangkan yang sehat tak perlu memakai masker. Pernyataan itu sering diungkapkannya di berbagai pernyataan pers lantaran harga masker yang semakin tinggi dan stoknya langka di pasaran.

"Sebenarnya ini (virus corona) biasa saja. Sama seperti flu batuk pilek. Mau dibikin horor heboh atau tidak, tergantung kita bagaimana memberitakan. Semua orang mau cari masker. Padahal yang sakit itulah yang harus pakai masker. Ini wajarlah kalau harga masker jadi mahal," tuturnya saat itu.

Sumber: JawaPos.com
Editor: Erizal

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Sebelum pandemi virus corona masuk ke Indonesia, Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto berulang kali menegaskan, yang wajib memakai masker adalah orang yang sakit. Sementara orang yang sehat, tidak perlu memakai masker. Tapi kini, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) justru meminta semua orang wajib memakai masker lantaran banyak kasus Orang Tak Bergejala (OTG) Covid-19

Kepastian itu juga ditegaskan oleh Juru Bicara Pemerintah Untuk Covid-19 Achmad Yurianto. Padahal sebelumnya, Yurianto juga selalu menegaskan bahwa yang wajib pakai masker adalah orang yang sakit. Namun seiring perkembangan penyebaran virus justru ditularkan oleh orang yang tak bergejala, maka Yurianto juga menegaskan aturan WHO untuk dijalankan.

"Masker untuk semua, mulai hari ini rekomendasi dari WHO semua wajib pakai masker. Masker bedah N95 hanya untuk tenaga kesehatan," tegasnya dalam konferensi pers, Ahad (5/4).

Baca Juga:  DPR Apresiasi TNI Pertahankan Enzo di Akmil

Yurianto menegaskan, masyarakat harus mulai menggunakan masker kain. Sebab penularan saat ini semakin tidak bisa terdeteksi.

"Kita enggak pernah tahu di luar orang tanpa gejala banyak sekali. Kita tak tahu mereka sumber penyebaran penyakit. Semua harus gunakan masker pada saat keluar rumah. Masker bedah N95 hanya untuk tenaga kesehatan," katanya.

Meski boleh menggunakan masker kain dan bisa dicuci, disarankan kepada masyarakat agar tak menggunakan masker lebih dari 4 jam. Setelah 4 jam, harus diganti. Lalu harus sering dicuci dengan sabun.

"Ini upaya untuk cegah penularan. Kita tak pernah tahu banyak kasus potensi tularkan ke kita. Disamping cuci tangan dengan sabun 20 detik dan tetap jaga jarak," tegasnya.

Baca Juga:  Ini Pesan Doni Monardo untuk Satgas Covid-19 di Daerah

Sebelumnya, berulang kali Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto selalu menganjurkan penggunaan masker untuk yang sakit saja. Sedangkan yang sehat tak perlu memakai masker. Pernyataan itu sering diungkapkannya di berbagai pernyataan pers lantaran harga masker yang semakin tinggi dan stoknya langka di pasaran.

"Sebenarnya ini (virus corona) biasa saja. Sama seperti flu batuk pilek. Mau dibikin horor heboh atau tidak, tergantung kita bagaimana memberitakan. Semua orang mau cari masker. Padahal yang sakit itulah yang harus pakai masker. Ini wajarlah kalau harga masker jadi mahal," tuturnya saat itu.

Sumber: JawaPos.com
Editor: Erizal

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Kini Semua Orang Wajib Pakai Masker

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Sebelum pandemi virus corona masuk ke Indonesia, Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto berulang kali menegaskan, yang wajib memakai masker adalah orang yang sakit. Sementara orang yang sehat, tidak perlu memakai masker. Tapi kini, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) justru meminta semua orang wajib memakai masker lantaran banyak kasus Orang Tak Bergejala (OTG) Covid-19

Kepastian itu juga ditegaskan oleh Juru Bicara Pemerintah Untuk Covid-19 Achmad Yurianto. Padahal sebelumnya, Yurianto juga selalu menegaskan bahwa yang wajib pakai masker adalah orang yang sakit. Namun seiring perkembangan penyebaran virus justru ditularkan oleh orang yang tak bergejala, maka Yurianto juga menegaskan aturan WHO untuk dijalankan.

"Masker untuk semua, mulai hari ini rekomendasi dari WHO semua wajib pakai masker. Masker bedah N95 hanya untuk tenaga kesehatan," tegasnya dalam konferensi pers, Ahad (5/4).

Baca Juga:  109 WNI di Luar Negeri Positif Corona

Yurianto menegaskan, masyarakat harus mulai menggunakan masker kain. Sebab penularan saat ini semakin tidak bisa terdeteksi.

"Kita enggak pernah tahu di luar orang tanpa gejala banyak sekali. Kita tak tahu mereka sumber penyebaran penyakit. Semua harus gunakan masker pada saat keluar rumah. Masker bedah N95 hanya untuk tenaga kesehatan," katanya.

Meski boleh menggunakan masker kain dan bisa dicuci, disarankan kepada masyarakat agar tak menggunakan masker lebih dari 4 jam. Setelah 4 jam, harus diganti. Lalu harus sering dicuci dengan sabun.

"Ini upaya untuk cegah penularan. Kita tak pernah tahu banyak kasus potensi tularkan ke kita. Disamping cuci tangan dengan sabun 20 detik dan tetap jaga jarak," tegasnya.

Baca Juga:  Mantra dan Umbai Lalat Putih Sri Majun

Sebelumnya, berulang kali Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto selalu menganjurkan penggunaan masker untuk yang sakit saja. Sedangkan yang sehat tak perlu memakai masker. Pernyataan itu sering diungkapkannya di berbagai pernyataan pers lantaran harga masker yang semakin tinggi dan stoknya langka di pasaran.

"Sebenarnya ini (virus corona) biasa saja. Sama seperti flu batuk pilek. Mau dibikin horor heboh atau tidak, tergantung kita bagaimana memberitakan. Semua orang mau cari masker. Padahal yang sakit itulah yang harus pakai masker. Ini wajarlah kalau harga masker jadi mahal," tuturnya saat itu.

Sumber: JawaPos.com
Editor: Erizal

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Sebelum pandemi virus corona masuk ke Indonesia, Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto berulang kali menegaskan, yang wajib memakai masker adalah orang yang sakit. Sementara orang yang sehat, tidak perlu memakai masker. Tapi kini, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) justru meminta semua orang wajib memakai masker lantaran banyak kasus Orang Tak Bergejala (OTG) Covid-19

Kepastian itu juga ditegaskan oleh Juru Bicara Pemerintah Untuk Covid-19 Achmad Yurianto. Padahal sebelumnya, Yurianto juga selalu menegaskan bahwa yang wajib pakai masker adalah orang yang sakit. Namun seiring perkembangan penyebaran virus justru ditularkan oleh orang yang tak bergejala, maka Yurianto juga menegaskan aturan WHO untuk dijalankan.

"Masker untuk semua, mulai hari ini rekomendasi dari WHO semua wajib pakai masker. Masker bedah N95 hanya untuk tenaga kesehatan," tegasnya dalam konferensi pers, Ahad (5/4).

Baca Juga:  Eropa Resah dengan Brexit ala Johnson

Yurianto menegaskan, masyarakat harus mulai menggunakan masker kain. Sebab penularan saat ini semakin tidak bisa terdeteksi.

"Kita enggak pernah tahu di luar orang tanpa gejala banyak sekali. Kita tak tahu mereka sumber penyebaran penyakit. Semua harus gunakan masker pada saat keluar rumah. Masker bedah N95 hanya untuk tenaga kesehatan," katanya.

Meski boleh menggunakan masker kain dan bisa dicuci, disarankan kepada masyarakat agar tak menggunakan masker lebih dari 4 jam. Setelah 4 jam, harus diganti. Lalu harus sering dicuci dengan sabun.

"Ini upaya untuk cegah penularan. Kita tak pernah tahu banyak kasus potensi tularkan ke kita. Disamping cuci tangan dengan sabun 20 detik dan tetap jaga jarak," tegasnya.

Baca Juga:  DPR Apresiasi TNI Pertahankan Enzo di Akmil

Sebelumnya, berulang kali Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto selalu menganjurkan penggunaan masker untuk yang sakit saja. Sedangkan yang sehat tak perlu memakai masker. Pernyataan itu sering diungkapkannya di berbagai pernyataan pers lantaran harga masker yang semakin tinggi dan stoknya langka di pasaran.

"Sebenarnya ini (virus corona) biasa saja. Sama seperti flu batuk pilek. Mau dibikin horor heboh atau tidak, tergantung kita bagaimana memberitakan. Semua orang mau cari masker. Padahal yang sakit itulah yang harus pakai masker. Ini wajarlah kalau harga masker jadi mahal," tuturnya saat itu.

Sumber: JawaPos.com
Editor: Erizal

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari