Jumat, 5 Juni 2026
- Advertisement -

Gawat…Ribuan Siswa Terancam Tak Bisa Daftar SNMPTN

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Ribuan siswa dan sekolah belum memfinalisasi akun secara permanen untuk pendaftaran Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT). Padahal, penyelesaian tahap yang jadi syarat utama siswa sebelum bisa mendaftar Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2020 itu tinggal menyisakan dua hari lagi.

Merujuk data LTMPT per Jumat (3/1) pukul 19.57 WIB, tercatat jumlah sekolah yang mendaftar akun sebanyak 19.694 SMA sederajat. Dari jumlah itu, yang sudah aktif sebanyak 18.730 sekolah. Sementara jumlah sekolah yang telah memermanenkan data baru 8.616.

Tak jauh beda dengan data sekolah, jumlah siswa yang belum finalisasi akunnya juga cukup besar. Dari data, diketahui jumlah siswa yang telah memermanenkan data baru 722.732 orang dari akun yang sudah aktif sebanyak 1.002.280 siswa dan jumlah mendaftar akun 1.063.091 orang.

Baca Juga:  PP PMKRI Desak Jokowi Pecat Stafsus Presiden Andi Taufan Garuda

Ketua Pelaksana Eksekutif LTMPT Prof Budi Prasetyo Widyobroto menjelaskan, tahap pembuatan akun tersebut harus sampai final. Untuk siswa, misalnya, tidak cukup hanya daftar akun dengan masuk portal LTMPT serta mengisi nomor pokok sekolah nasional (NPSN), nomor induk siswa nasional (NISN), dan tanggal lahir. "Harus melakukan finalisasi. Siswa yang sudah finalisasi berarti sudah selesai dan punya akun untuk daftar di SNMPTN atau UTBK atau SBMPTN," terangnya.

Cara finalisasi mudah. Tinggal lanjutkan tahapan setelah daftar akun. Lengkapi data dan klik final. Siswa yang belum finalisasi akun masih banyak diduga karena adanya pemahaman keliru antara siswa dan sekolah. Mereka saling tunggu untuk memermanenkan akun. "Silakan siswa maupun sekolah melakukan finalisasi. Tidak harus semua final, baru sekolah finalisasi," tuturnya.

Baca Juga:  Soal Ini, Nagita Slavina Lebih Unggul dari Nia Ramadhani

Prof Budi menekankan, finalisasi akun bagi sekolah dan siswa harus segera dilakukan karena batas waktu pendaftaran sudah dekat. Jika melewati batas waktu, siswa tidak bisa ikut SNMPTN. Dia juga menegaskan, tidak akan ada pengecualian nanti setelah penutupan. Apa pun alasannya. Termasuk terkendalanya informasi pada siswa atau sekolah. Budi menganggap pihaknya sudah melakukan sosialisasi sejak jauh hari.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Ribuan siswa dan sekolah belum memfinalisasi akun secara permanen untuk pendaftaran Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT). Padahal, penyelesaian tahap yang jadi syarat utama siswa sebelum bisa mendaftar Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2020 itu tinggal menyisakan dua hari lagi.

Merujuk data LTMPT per Jumat (3/1) pukul 19.57 WIB, tercatat jumlah sekolah yang mendaftar akun sebanyak 19.694 SMA sederajat. Dari jumlah itu, yang sudah aktif sebanyak 18.730 sekolah. Sementara jumlah sekolah yang telah memermanenkan data baru 8.616.

Tak jauh beda dengan data sekolah, jumlah siswa yang belum finalisasi akunnya juga cukup besar. Dari data, diketahui jumlah siswa yang telah memermanenkan data baru 722.732 orang dari akun yang sudah aktif sebanyak 1.002.280 siswa dan jumlah mendaftar akun 1.063.091 orang.

Baca Juga:  Hentikan Pencemaran Lingkungan Akibat Limbah PKS

Ketua Pelaksana Eksekutif LTMPT Prof Budi Prasetyo Widyobroto menjelaskan, tahap pembuatan akun tersebut harus sampai final. Untuk siswa, misalnya, tidak cukup hanya daftar akun dengan masuk portal LTMPT serta mengisi nomor pokok sekolah nasional (NPSN), nomor induk siswa nasional (NISN), dan tanggal lahir. "Harus melakukan finalisasi. Siswa yang sudah finalisasi berarti sudah selesai dan punya akun untuk daftar di SNMPTN atau UTBK atau SBMPTN," terangnya.

Cara finalisasi mudah. Tinggal lanjutkan tahapan setelah daftar akun. Lengkapi data dan klik final. Siswa yang belum finalisasi akun masih banyak diduga karena adanya pemahaman keliru antara siswa dan sekolah. Mereka saling tunggu untuk memermanenkan akun. "Silakan siswa maupun sekolah melakukan finalisasi. Tidak harus semua final, baru sekolah finalisasi," tuturnya.

- Advertisement -
Baca Juga:  Tara Basro: Usai Mengikat Janji, Kami Bersimpuh

Prof Budi menekankan, finalisasi akun bagi sekolah dan siswa harus segera dilakukan karena batas waktu pendaftaran sudah dekat. Jika melewati batas waktu, siswa tidak bisa ikut SNMPTN. Dia juga menegaskan, tidak akan ada pengecualian nanti setelah penutupan. Apa pun alasannya. Termasuk terkendalanya informasi pada siswa atau sekolah. Budi menganggap pihaknya sudah melakukan sosialisasi sejak jauh hari.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Ribuan siswa dan sekolah belum memfinalisasi akun secara permanen untuk pendaftaran Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT). Padahal, penyelesaian tahap yang jadi syarat utama siswa sebelum bisa mendaftar Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2020 itu tinggal menyisakan dua hari lagi.

Merujuk data LTMPT per Jumat (3/1) pukul 19.57 WIB, tercatat jumlah sekolah yang mendaftar akun sebanyak 19.694 SMA sederajat. Dari jumlah itu, yang sudah aktif sebanyak 18.730 sekolah. Sementara jumlah sekolah yang telah memermanenkan data baru 8.616.

Tak jauh beda dengan data sekolah, jumlah siswa yang belum finalisasi akunnya juga cukup besar. Dari data, diketahui jumlah siswa yang telah memermanenkan data baru 722.732 orang dari akun yang sudah aktif sebanyak 1.002.280 siswa dan jumlah mendaftar akun 1.063.091 orang.

Baca Juga:  Komitmen Kanwil DJPb Riau Kawal APBN Kedepankan Integritas

Ketua Pelaksana Eksekutif LTMPT Prof Budi Prasetyo Widyobroto menjelaskan, tahap pembuatan akun tersebut harus sampai final. Untuk siswa, misalnya, tidak cukup hanya daftar akun dengan masuk portal LTMPT serta mengisi nomor pokok sekolah nasional (NPSN), nomor induk siswa nasional (NISN), dan tanggal lahir. "Harus melakukan finalisasi. Siswa yang sudah finalisasi berarti sudah selesai dan punya akun untuk daftar di SNMPTN atau UTBK atau SBMPTN," terangnya.

Cara finalisasi mudah. Tinggal lanjutkan tahapan setelah daftar akun. Lengkapi data dan klik final. Siswa yang belum finalisasi akun masih banyak diduga karena adanya pemahaman keliru antara siswa dan sekolah. Mereka saling tunggu untuk memermanenkan akun. "Silakan siswa maupun sekolah melakukan finalisasi. Tidak harus semua final, baru sekolah finalisasi," tuturnya.

Baca Juga:  GeNose Dipakai Acak di Moda Kereta Api dan Bus 

Prof Budi menekankan, finalisasi akun bagi sekolah dan siswa harus segera dilakukan karena batas waktu pendaftaran sudah dekat. Jika melewati batas waktu, siswa tidak bisa ikut SNMPTN. Dia juga menegaskan, tidak akan ada pengecualian nanti setelah penutupan. Apa pun alasannya. Termasuk terkendalanya informasi pada siswa atau sekolah. Budi menganggap pihaknya sudah melakukan sosialisasi sejak jauh hari.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari