Selasa, 8 April 2025
spot_img

Polisi dan Jaksa Rebutkan Posisi Deputi Penindakan KPK

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah menggelar proses seleksi untuk mengisi 21 jabatan yang mengalami kekosongan. Namun, dari 21 posisi tersebut, terdapat empat jabatan penting yang menjadi prioritas, yakni Deputi Penindakan, Deputi Informasi dan Data, Direktur Penyelidikan hingga Kepala Biro Hukum.

"Keseluruhan ada 21 jabatan, tapi yang agak dikebut, karena kebutuhan organisasi yang mendesak ada empat jabatan," kata Wakil Ketua KPK, Nawawi Pomolango dikonfirmasi, Rabu (4/3).

Nawawi menyampaikan, proses seleksi tersebut telah memasuki tahap seleksi administrasi. Lembaga antirasuah pun telah mengirimkan surat undangan kepada para calon peserta seleksi.

Nantinya, Direktorat Monitor dan Direktorat Laporan Harta Kekayaan Lembaga Negara (LHKPN) akan menelusuri rekam jejak para peserta seleksi. Para peserta kemudian akan mengikuti tes potensi dan asesmen kompetensi.

Baca Juga:  Kapolri Larang Jajarannya Mudik Saat Pandemi Covid-19

Kendati demikian, Nawawi mengaku tak mengetahui secara pasti berapa jumlah calon yang telah mendaftar. Namun, dipastikan mereka dari unsur Polri dan Kejaksaan.

"Saya tidak ingat pasti, hanya untuk Deputi Penindakan misalnya,yang masuk itu dari Polri dan Kejaksaan, sedangkan untuk Direktur Penyelidikan ada juga dari BPKP," ujar Nawawi.

Terpisah, Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron mengungkapkan, terdapat sejumlah calon yang telah mendaftar untuk mengikuti proses seleksi. Mereka di antaranya berasal dari unsur Kepolisian, Kejaksaan, BPKP, Kementerian Keuangan dan LIPI.

Para calon tersebut bakal mengikuti proses seleksi untuk dua jabatan Deputi, enam direktorat dan sejumlah koordinator wilayah.

"Ada dua deputi yang perlu diisi. Ada enam direktorat dan masih banyak korwil-korwil yang difokuskan pada periode sekarang yang dimasukkan adalah untuk dua deputi dan enam direktorat," pungkas Ghufron.

Baca Juga:  Bos Pelayaran Ditembak Berulang Kali dari Belakang

Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah menggelar proses seleksi untuk mengisi 21 jabatan yang mengalami kekosongan. Namun, dari 21 posisi tersebut, terdapat empat jabatan penting yang menjadi prioritas, yakni Deputi Penindakan, Deputi Informasi dan Data, Direktur Penyelidikan hingga Kepala Biro Hukum.

"Keseluruhan ada 21 jabatan, tapi yang agak dikebut, karena kebutuhan organisasi yang mendesak ada empat jabatan," kata Wakil Ketua KPK, Nawawi Pomolango dikonfirmasi, Rabu (4/3).

Nawawi menyampaikan, proses seleksi tersebut telah memasuki tahap seleksi administrasi. Lembaga antirasuah pun telah mengirimkan surat undangan kepada para calon peserta seleksi.

Nantinya, Direktorat Monitor dan Direktorat Laporan Harta Kekayaan Lembaga Negara (LHKPN) akan menelusuri rekam jejak para peserta seleksi. Para peserta kemudian akan mengikuti tes potensi dan asesmen kompetensi.

Baca Juga:  Dari Kebakaran 41 Bangunan di Pasar Kuok, Kabupaten Kampar

Kendati demikian, Nawawi mengaku tak mengetahui secara pasti berapa jumlah calon yang telah mendaftar. Namun, dipastikan mereka dari unsur Polri dan Kejaksaan.

"Saya tidak ingat pasti, hanya untuk Deputi Penindakan misalnya,yang masuk itu dari Polri dan Kejaksaan, sedangkan untuk Direktur Penyelidikan ada juga dari BPKP," ujar Nawawi.

Terpisah, Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron mengungkapkan, terdapat sejumlah calon yang telah mendaftar untuk mengikuti proses seleksi. Mereka di antaranya berasal dari unsur Kepolisian, Kejaksaan, BPKP, Kementerian Keuangan dan LIPI.

Para calon tersebut bakal mengikuti proses seleksi untuk dua jabatan Deputi, enam direktorat dan sejumlah koordinator wilayah.

"Ada dua deputi yang perlu diisi. Ada enam direktorat dan masih banyak korwil-korwil yang difokuskan pada periode sekarang yang dimasukkan adalah untuk dua deputi dan enam direktorat," pungkas Ghufron.

Baca Juga:  Terima KIA dari Disdukcapil Bengkalis

Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Polisi dan Jaksa Rebutkan Posisi Deputi Penindakan KPK

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah menggelar proses seleksi untuk mengisi 21 jabatan yang mengalami kekosongan. Namun, dari 21 posisi tersebut, terdapat empat jabatan penting yang menjadi prioritas, yakni Deputi Penindakan, Deputi Informasi dan Data, Direktur Penyelidikan hingga Kepala Biro Hukum.

"Keseluruhan ada 21 jabatan, tapi yang agak dikebut, karena kebutuhan organisasi yang mendesak ada empat jabatan," kata Wakil Ketua KPK, Nawawi Pomolango dikonfirmasi, Rabu (4/3).

Nawawi menyampaikan, proses seleksi tersebut telah memasuki tahap seleksi administrasi. Lembaga antirasuah pun telah mengirimkan surat undangan kepada para calon peserta seleksi.

Nantinya, Direktorat Monitor dan Direktorat Laporan Harta Kekayaan Lembaga Negara (LHKPN) akan menelusuri rekam jejak para peserta seleksi. Para peserta kemudian akan mengikuti tes potensi dan asesmen kompetensi.

Baca Juga:  Bos Pelayaran Ditembak Berulang Kali dari Belakang

Kendati demikian, Nawawi mengaku tak mengetahui secara pasti berapa jumlah calon yang telah mendaftar. Namun, dipastikan mereka dari unsur Polri dan Kejaksaan.

"Saya tidak ingat pasti, hanya untuk Deputi Penindakan misalnya,yang masuk itu dari Polri dan Kejaksaan, sedangkan untuk Direktur Penyelidikan ada juga dari BPKP," ujar Nawawi.

Terpisah, Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron mengungkapkan, terdapat sejumlah calon yang telah mendaftar untuk mengikuti proses seleksi. Mereka di antaranya berasal dari unsur Kepolisian, Kejaksaan, BPKP, Kementerian Keuangan dan LIPI.

Para calon tersebut bakal mengikuti proses seleksi untuk dua jabatan Deputi, enam direktorat dan sejumlah koordinator wilayah.

"Ada dua deputi yang perlu diisi. Ada enam direktorat dan masih banyak korwil-korwil yang difokuskan pada periode sekarang yang dimasukkan adalah untuk dua deputi dan enam direktorat," pungkas Ghufron.

Baca Juga:  Ikuti Kompetisi Outfif Design PUBG Mobile

Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah menggelar proses seleksi untuk mengisi 21 jabatan yang mengalami kekosongan. Namun, dari 21 posisi tersebut, terdapat empat jabatan penting yang menjadi prioritas, yakni Deputi Penindakan, Deputi Informasi dan Data, Direktur Penyelidikan hingga Kepala Biro Hukum.

"Keseluruhan ada 21 jabatan, tapi yang agak dikebut, karena kebutuhan organisasi yang mendesak ada empat jabatan," kata Wakil Ketua KPK, Nawawi Pomolango dikonfirmasi, Rabu (4/3).

Nawawi menyampaikan, proses seleksi tersebut telah memasuki tahap seleksi administrasi. Lembaga antirasuah pun telah mengirimkan surat undangan kepada para calon peserta seleksi.

Nantinya, Direktorat Monitor dan Direktorat Laporan Harta Kekayaan Lembaga Negara (LHKPN) akan menelusuri rekam jejak para peserta seleksi. Para peserta kemudian akan mengikuti tes potensi dan asesmen kompetensi.

Baca Juga:  Ikuti Kompetisi Outfif Design PUBG Mobile

Kendati demikian, Nawawi mengaku tak mengetahui secara pasti berapa jumlah calon yang telah mendaftar. Namun, dipastikan mereka dari unsur Polri dan Kejaksaan.

"Saya tidak ingat pasti, hanya untuk Deputi Penindakan misalnya,yang masuk itu dari Polri dan Kejaksaan, sedangkan untuk Direktur Penyelidikan ada juga dari BPKP," ujar Nawawi.

Terpisah, Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron mengungkapkan, terdapat sejumlah calon yang telah mendaftar untuk mengikuti proses seleksi. Mereka di antaranya berasal dari unsur Kepolisian, Kejaksaan, BPKP, Kementerian Keuangan dan LIPI.

Para calon tersebut bakal mengikuti proses seleksi untuk dua jabatan Deputi, enam direktorat dan sejumlah koordinator wilayah.

"Ada dua deputi yang perlu diisi. Ada enam direktorat dan masih banyak korwil-korwil yang difokuskan pada periode sekarang yang dimasukkan adalah untuk dua deputi dan enam direktorat," pungkas Ghufron.

Baca Juga:  DPR Terima Nama Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo Calon Tunggal Kapolri

Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari