Selasa, 8 September 2026
- Advertisement -

Pengerjaan Drainase Jalan Soebrantas Lambat

DUMAI (RIAUPOS.CO) — Pengerjaan pembangunan drainase di Jalan HR Soebrantas menjadi sorotan. Pasalnya, pengerjaan drainase depan eks Kantor Wali Kota Dumai itu dinilai lambat. Padahal kontrak pengerjaan drainase tersebut sudah berlangsung sejak September lalu.

Berdasarkan data dari lpse.dumaikota.go.id, proyek pengerjaan drainase ini menghabiskan anggaran sekitar Rp450 juta dan dikerjakan oleh CV Globalmars yang beralamat di Kelurahan Purnama. Perusahaan ini memenangkan proyek tersebut dengan mengalahkan 47 peserta yang mengikuti lelang terbuka di mana perusahaan ini berada di urutan kedua.

"Harus segera diselesaikan karena masyarakat yang lewat di jalan tersebut jadi susah. Apalagi mau masuk ke kompleks perkantoran," ujar warga bernama Toni (34) kepada Riau Pos, kemarin.

Baca Juga:  Rohil Launching Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun

Memang selama ini jalan tersebut tidak memiliki drainase. Drainase dibangun agar aliran air di jalan tersebut bisa mengalir dengan baik.

Menanggapi keluhan warga ini, Wali Kota Dumai Zulkifli As mengatakan telah menginstruksikan dinas terkait untuk menggesa proyek tersebut. "Memang beberapa proyek saat ini sedang tahap pengerjaan, kami sudah meminta dinas terkait untuk menggesa, karena sudah memasuki akhir tahun," ujar Wako.

Ia mengatakan pihak rekenan juga diminta untuk segera menyelesaikan proyek yang belum tuntas menjelang akhir tahun. "Namun kami optimis proyek-proyek pembangunan yang sedang dikerjakan bisa selesai tepat waktu," terangnya.

Diungkapkan Wako, untuk  proyek infrastruktur anggaran dari dana alokasi khusus (DAK) sudah mencapai 90 persen telah selesai dikerjakan. Sedangkan untuk APBD 2019 sudah 80 persen dari total anggaran yang ada. "Walaupun  pengerjaan harus digesa, namun harus tetap di kerjakan sesuai perencanaan, jangan asal-asalan," tutupnya.(yls)

Baca Juga:  Anda Perokok? Mau Tahu Akibatnya pada Anak Anda?

Laporan HASANAL BULKIAH, Dumai

DUMAI (RIAUPOS.CO) — Pengerjaan pembangunan drainase di Jalan HR Soebrantas menjadi sorotan. Pasalnya, pengerjaan drainase depan eks Kantor Wali Kota Dumai itu dinilai lambat. Padahal kontrak pengerjaan drainase tersebut sudah berlangsung sejak September lalu.

Berdasarkan data dari lpse.dumaikota.go.id, proyek pengerjaan drainase ini menghabiskan anggaran sekitar Rp450 juta dan dikerjakan oleh CV Globalmars yang beralamat di Kelurahan Purnama. Perusahaan ini memenangkan proyek tersebut dengan mengalahkan 47 peserta yang mengikuti lelang terbuka di mana perusahaan ini berada di urutan kedua.

"Harus segera diselesaikan karena masyarakat yang lewat di jalan tersebut jadi susah. Apalagi mau masuk ke kompleks perkantoran," ujar warga bernama Toni (34) kepada Riau Pos, kemarin.

Baca Juga:  Di Prancis, Penggunaan Knalpot Bising Ditindak Tegas

Memang selama ini jalan tersebut tidak memiliki drainase. Drainase dibangun agar aliran air di jalan tersebut bisa mengalir dengan baik.

Menanggapi keluhan warga ini, Wali Kota Dumai Zulkifli As mengatakan telah menginstruksikan dinas terkait untuk menggesa proyek tersebut. "Memang beberapa proyek saat ini sedang tahap pengerjaan, kami sudah meminta dinas terkait untuk menggesa, karena sudah memasuki akhir tahun," ujar Wako.

- Advertisement -

Ia mengatakan pihak rekenan juga diminta untuk segera menyelesaikan proyek yang belum tuntas menjelang akhir tahun. "Namun kami optimis proyek-proyek pembangunan yang sedang dikerjakan bisa selesai tepat waktu," terangnya.

Diungkapkan Wako, untuk  proyek infrastruktur anggaran dari dana alokasi khusus (DAK) sudah mencapai 90 persen telah selesai dikerjakan. Sedangkan untuk APBD 2019 sudah 80 persen dari total anggaran yang ada. "Walaupun  pengerjaan harus digesa, namun harus tetap di kerjakan sesuai perencanaan, jangan asal-asalan," tutupnya.(yls)

- Advertisement -
Baca Juga:  Pemerintah Resmi Batalkan Rencana Kenaikan Tarif Candi Borobudur

Laporan HASANAL BULKIAH, Dumai

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

DUMAI (RIAUPOS.CO) — Pengerjaan pembangunan drainase di Jalan HR Soebrantas menjadi sorotan. Pasalnya, pengerjaan drainase depan eks Kantor Wali Kota Dumai itu dinilai lambat. Padahal kontrak pengerjaan drainase tersebut sudah berlangsung sejak September lalu.

Berdasarkan data dari lpse.dumaikota.go.id, proyek pengerjaan drainase ini menghabiskan anggaran sekitar Rp450 juta dan dikerjakan oleh CV Globalmars yang beralamat di Kelurahan Purnama. Perusahaan ini memenangkan proyek tersebut dengan mengalahkan 47 peserta yang mengikuti lelang terbuka di mana perusahaan ini berada di urutan kedua.

"Harus segera diselesaikan karena masyarakat yang lewat di jalan tersebut jadi susah. Apalagi mau masuk ke kompleks perkantoran," ujar warga bernama Toni (34) kepada Riau Pos, kemarin.

Baca Juga:  Izet, Pemalak Sopir Truk Viral di Indarung Ditangkap di Tanah Datar

Memang selama ini jalan tersebut tidak memiliki drainase. Drainase dibangun agar aliran air di jalan tersebut bisa mengalir dengan baik.

Menanggapi keluhan warga ini, Wali Kota Dumai Zulkifli As mengatakan telah menginstruksikan dinas terkait untuk menggesa proyek tersebut. "Memang beberapa proyek saat ini sedang tahap pengerjaan, kami sudah meminta dinas terkait untuk menggesa, karena sudah memasuki akhir tahun," ujar Wako.

Ia mengatakan pihak rekenan juga diminta untuk segera menyelesaikan proyek yang belum tuntas menjelang akhir tahun. "Namun kami optimis proyek-proyek pembangunan yang sedang dikerjakan bisa selesai tepat waktu," terangnya.

Diungkapkan Wako, untuk  proyek infrastruktur anggaran dari dana alokasi khusus (DAK) sudah mencapai 90 persen telah selesai dikerjakan. Sedangkan untuk APBD 2019 sudah 80 persen dari total anggaran yang ada. "Walaupun  pengerjaan harus digesa, namun harus tetap di kerjakan sesuai perencanaan, jangan asal-asalan," tutupnya.(yls)

Baca Juga:  Pemerintah Resmi Batalkan Rencana Kenaikan Tarif Candi Borobudur

Laporan HASANAL BULKIAH, Dumai

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari