Senin, 7 April 2025
spot_img

Hasil Penelitian, Makanan Pedas Pangkas Risiko Serangan Jantung dan Strok

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Makan cabai secara teratur ternyata bisa mengurangi risiko kematian akibat serangan jantung dan strok. Para peneliti melakukan penelitian terhadap 23.000 orang di Italia selama delapan tahun dalam kasus ini.

Mereka menemukan bahwa mereka yang makan cabai setidaknya empat kali seminggu memiliki risiko kematian akibat serangan jantung 40 persen lebih rendah dan risiko kematian akibat strok lebih dari 50 persen lebih rendah.

Studi ini sudah dipublikasikan di Journal of American College of Cardiology.

"Fakta menarik adalah bahwa perlindungan dari risiko kematian tidak tergantung pada jenis diet yang diikuti orang," kata penulis utama studi, Marialaura Bonaccio, seorang ahli epidemiologi di Mediterranean Neurological Institute, seperti dilansir laman WebMD, Rabu (1/1).

Baca Juga:  Ditikung Teman

"Dengan kata lain, seseorang bisa mengikuti diet Mediterania yang sehat, dan yang lainnya makan kurang sehat, tetapi bagi mereka semua, cabai memiliki efek perlindungan," pungkas Bonaccio.

 

Sumber: Jpnn.com

Editor: E Sulaiman

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Makan cabai secara teratur ternyata bisa mengurangi risiko kematian akibat serangan jantung dan strok. Para peneliti melakukan penelitian terhadap 23.000 orang di Italia selama delapan tahun dalam kasus ini.

Mereka menemukan bahwa mereka yang makan cabai setidaknya empat kali seminggu memiliki risiko kematian akibat serangan jantung 40 persen lebih rendah dan risiko kematian akibat strok lebih dari 50 persen lebih rendah.

Studi ini sudah dipublikasikan di Journal of American College of Cardiology.

"Fakta menarik adalah bahwa perlindungan dari risiko kematian tidak tergantung pada jenis diet yang diikuti orang," kata penulis utama studi, Marialaura Bonaccio, seorang ahli epidemiologi di Mediterranean Neurological Institute, seperti dilansir laman WebMD, Rabu (1/1).

Baca Juga:  Ditikung Teman

"Dengan kata lain, seseorang bisa mengikuti diet Mediterania yang sehat, dan yang lainnya makan kurang sehat, tetapi bagi mereka semua, cabai memiliki efek perlindungan," pungkas Bonaccio.

 

Sumber: Jpnn.com

Editor: E Sulaiman

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Hasil Penelitian, Makanan Pedas Pangkas Risiko Serangan Jantung dan Strok

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Makan cabai secara teratur ternyata bisa mengurangi risiko kematian akibat serangan jantung dan strok. Para peneliti melakukan penelitian terhadap 23.000 orang di Italia selama delapan tahun dalam kasus ini.

Mereka menemukan bahwa mereka yang makan cabai setidaknya empat kali seminggu memiliki risiko kematian akibat serangan jantung 40 persen lebih rendah dan risiko kematian akibat strok lebih dari 50 persen lebih rendah.

Studi ini sudah dipublikasikan di Journal of American College of Cardiology.

"Fakta menarik adalah bahwa perlindungan dari risiko kematian tidak tergantung pada jenis diet yang diikuti orang," kata penulis utama studi, Marialaura Bonaccio, seorang ahli epidemiologi di Mediterranean Neurological Institute, seperti dilansir laman WebMD, Rabu (1/1).

Baca Juga:  1,1 Juta Rekening Calon Penerima Bantuan Berpotensi Didrop

"Dengan kata lain, seseorang bisa mengikuti diet Mediterania yang sehat, dan yang lainnya makan kurang sehat, tetapi bagi mereka semua, cabai memiliki efek perlindungan," pungkas Bonaccio.

 

Sumber: Jpnn.com

Editor: E Sulaiman

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Makan cabai secara teratur ternyata bisa mengurangi risiko kematian akibat serangan jantung dan strok. Para peneliti melakukan penelitian terhadap 23.000 orang di Italia selama delapan tahun dalam kasus ini.

Mereka menemukan bahwa mereka yang makan cabai setidaknya empat kali seminggu memiliki risiko kematian akibat serangan jantung 40 persen lebih rendah dan risiko kematian akibat strok lebih dari 50 persen lebih rendah.

Studi ini sudah dipublikasikan di Journal of American College of Cardiology.

"Fakta menarik adalah bahwa perlindungan dari risiko kematian tidak tergantung pada jenis diet yang diikuti orang," kata penulis utama studi, Marialaura Bonaccio, seorang ahli epidemiologi di Mediterranean Neurological Institute, seperti dilansir laman WebMD, Rabu (1/1).

Baca Juga:  Hari Ini Arab Saudi Buka Aktivitas Kembali

"Dengan kata lain, seseorang bisa mengikuti diet Mediterania yang sehat, dan yang lainnya makan kurang sehat, tetapi bagi mereka semua, cabai memiliki efek perlindungan," pungkas Bonaccio.

 

Sumber: Jpnn.com

Editor: E Sulaiman

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari