Sabtu, 23 Mei 2026
- Advertisement -

Ramp Check Dilakukan di 12 Bandar Udara

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Ditjen Perhubungan Udara akan melakukan ramp check pada pesawat yang akan mengantarkan jamaah calon haji (JCH) Indonesia. Tujuannya adalah memastikan kesiapan dan kelaikan armada angkutan haji. Ramp check dilakukan di 12 bandara embarkasi haji.

Ramp check merupakan ketentuan dari Convention on International Civil Aviation (ICAO), 9th Edition, 2006 dan  Staff Instruction 8900-6.2. Rencananya pemberangkatan dilaksanakan pada 7 Juli hingga 5 Agustus. Sementara untuk pemulangan jamaah dimulai pada 17 Agustus hingga 16 September. Direktur Jenderal Perhubungan Udara Polana B. Pramesti menyatakan bahwa  direkto-ratnya merupakan penanggujawab kesiapan armada dan kelaikan seluruh fasilitas sarana prasarana angkutan haji.

”Kegiatan ini (ramp check, red) akan dilakasanakan pada fase keberangkatan dan pemulangan,” kata Polana, Ahad (30/6).

Baca Juga:  Cari Sapu

Armada yang akan digunakan untuk angkutan haji dilayani oleh Garuda Indonesia dan Saudi Arabian Airlines. Garuda Indonesia melayani dengan 14 pesawat terdiri dari delapan pesawat milik Garuda jenis B777-300ER dan A330-300. Selain itu, ada enam pesawat carter yang terdiri dari tiga unit B747-400, dua unit A330-200, dan satu unit A330-200. Sementara itu, Saudi Arabian Airlines melayani jamaah dengan 18 pesawat.  

”Ramp check akan dilakukan oleh inspektur dari DKPPU (Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara, red) dan Inspektur OBU (Otoritas Bandar Udara, red),” ucap Polana.(lyn/jpg)

>>>Selengkapnya baca Harian Riau Pos
Editor: Eko Faizin

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Ditjen Perhubungan Udara akan melakukan ramp check pada pesawat yang akan mengantarkan jamaah calon haji (JCH) Indonesia. Tujuannya adalah memastikan kesiapan dan kelaikan armada angkutan haji. Ramp check dilakukan di 12 bandara embarkasi haji.

Ramp check merupakan ketentuan dari Convention on International Civil Aviation (ICAO), 9th Edition, 2006 dan  Staff Instruction 8900-6.2. Rencananya pemberangkatan dilaksanakan pada 7 Juli hingga 5 Agustus. Sementara untuk pemulangan jamaah dimulai pada 17 Agustus hingga 16 September. Direktur Jenderal Perhubungan Udara Polana B. Pramesti menyatakan bahwa  direkto-ratnya merupakan penanggujawab kesiapan armada dan kelaikan seluruh fasilitas sarana prasarana angkutan haji.

”Kegiatan ini (ramp check, red) akan dilakasanakan pada fase keberangkatan dan pemulangan,” kata Polana, Ahad (30/6).

Baca Juga:  Sarana Pendukung SMP Madani Telah Disiapkan

Armada yang akan digunakan untuk angkutan haji dilayani oleh Garuda Indonesia dan Saudi Arabian Airlines. Garuda Indonesia melayani dengan 14 pesawat terdiri dari delapan pesawat milik Garuda jenis B777-300ER dan A330-300. Selain itu, ada enam pesawat carter yang terdiri dari tiga unit B747-400, dua unit A330-200, dan satu unit A330-200. Sementara itu, Saudi Arabian Airlines melayani jamaah dengan 18 pesawat.  

”Ramp check akan dilakukan oleh inspektur dari DKPPU (Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara, red) dan Inspektur OBU (Otoritas Bandar Udara, red),” ucap Polana.(lyn/jpg)

>>>Selengkapnya baca Harian Riau Pos
Editor: Eko Faizin

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Karbit Kelepus

Bona Malwal (2)

Pasangan Manipulatif

Ditabrak dari Belakang

Perlawanan

Salah Naik Mobil

Trending Tags

Rubrik dicari

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Ditjen Perhubungan Udara akan melakukan ramp check pada pesawat yang akan mengantarkan jamaah calon haji (JCH) Indonesia. Tujuannya adalah memastikan kesiapan dan kelaikan armada angkutan haji. Ramp check dilakukan di 12 bandara embarkasi haji.

Ramp check merupakan ketentuan dari Convention on International Civil Aviation (ICAO), 9th Edition, 2006 dan  Staff Instruction 8900-6.2. Rencananya pemberangkatan dilaksanakan pada 7 Juli hingga 5 Agustus. Sementara untuk pemulangan jamaah dimulai pada 17 Agustus hingga 16 September. Direktur Jenderal Perhubungan Udara Polana B. Pramesti menyatakan bahwa  direkto-ratnya merupakan penanggujawab kesiapan armada dan kelaikan seluruh fasilitas sarana prasarana angkutan haji.

”Kegiatan ini (ramp check, red) akan dilakasanakan pada fase keberangkatan dan pemulangan,” kata Polana, Ahad (30/6).

Baca Juga:  Telah ditutup, Pendaftar SNMPTN Capai 493.750 Siswa

Armada yang akan digunakan untuk angkutan haji dilayani oleh Garuda Indonesia dan Saudi Arabian Airlines. Garuda Indonesia melayani dengan 14 pesawat terdiri dari delapan pesawat milik Garuda jenis B777-300ER dan A330-300. Selain itu, ada enam pesawat carter yang terdiri dari tiga unit B747-400, dua unit A330-200, dan satu unit A330-200. Sementara itu, Saudi Arabian Airlines melayani jamaah dengan 18 pesawat.  

”Ramp check akan dilakukan oleh inspektur dari DKPPU (Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara, red) dan Inspektur OBU (Otoritas Bandar Udara, red),” ucap Polana.(lyn/jpg)

>>>Selengkapnya baca Harian Riau Pos
Editor: Eko Faizin

Terbaru

Terpopuler

Karbit Kelepus

Bona Malwal (2)

Pasangan Manipulatif

Ditabrak dari Belakang

Perlawanan

Salah Naik Mobil

Trending Tags

Rubrik dicari