Jumat, 19 Juli 2024

Rasanya seperti Terlahir Kembali

Bintang bola voli tanah air yang sempat istirahat sekitar 6 bulan ini kembali menghiasi dunia pervolian Indonesia. Ia adalah Aprilia Santini Manganang.

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Wanita kelahiran Tahuna, Sulawesi Utara pada 27 April 1992 tersebut, kembali tampil kala Bandung BJB Tandamata menghadapi Jakarta BNI 46 pada putaran pertama Proliga di GOR Gelanggang Remaja, Pekanbaru, Sabtu (25/1).

- Advertisement -

April, sapaannya, sebelumnya sempat mengalami cedera di bagian lututnya. Cedera tersebut terjadi ketika membela Indonesia pada Juli 2019 dalam pertandingan persahabatan melawan Thailand.

"Ini merupakan tekanan hidup yang berat sekali selama tidak bermain. Pertandingan tadi itu rasanya seperti Manganang lahir kembali setelah sempat vakum. Berusaha bermain maksimal meski kondisi kesehatan masih dalam pemulihan pascacedera," ujarnya.

Baca Juga:  Dua Anak Melarikan Diri 

Kala itu, dia tidak hanya harus fokus memulihkan cedera. Ia juga harus rela menurunkan berat badan. "Berat badan saya dulu 83 kilogram, sekarang turun menjadi 69 kilo. Itu juga berpengaruh ke bagian tubuh lainnya seperti lutut  karena beratnya kurang ideal," terangnya.

- Advertisement -

Wanita bertubuh kekar dan acapkali diduga pria ini, juga menuturkan, cedera yang didapatinya tersebut menjadi yang paling parah dalam karirnya.

"Trauma pasti ada. Malah sebelum Proliga mulai mental sempat turun sehingga harus meminta semangat dari keluarga, teman hingga orang yang tersayang lainnya," tukas April.

Usai bertanding menghadapi Jakarta BNI 46, April sudah ditunggu para fansnya, baik dari kaum hawa maupun adam. Bahkan dia tak henti-hentinya harus melayani permintaan berfoto fansnya.(zed)

Baca Juga:  Penghapusan Denda Pajak Daerah Diperpanjang hingga 31 Mei

Laporan Dofi Iskandar, Pekanbaru

Bintang bola voli tanah air yang sempat istirahat sekitar 6 bulan ini kembali menghiasi dunia pervolian Indonesia. Ia adalah Aprilia Santini Manganang.

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Wanita kelahiran Tahuna, Sulawesi Utara pada 27 April 1992 tersebut, kembali tampil kala Bandung BJB Tandamata menghadapi Jakarta BNI 46 pada putaran pertama Proliga di GOR Gelanggang Remaja, Pekanbaru, Sabtu (25/1).

April, sapaannya, sebelumnya sempat mengalami cedera di bagian lututnya. Cedera tersebut terjadi ketika membela Indonesia pada Juli 2019 dalam pertandingan persahabatan melawan Thailand.

"Ini merupakan tekanan hidup yang berat sekali selama tidak bermain. Pertandingan tadi itu rasanya seperti Manganang lahir kembali setelah sempat vakum. Berusaha bermain maksimal meski kondisi kesehatan masih dalam pemulihan pascacedera," ujarnya.

Baca Juga:  Tingkat Pendidikan dan Kesehatan Rendah Picu Tingginya Pengangguran

Kala itu, dia tidak hanya harus fokus memulihkan cedera. Ia juga harus rela menurunkan berat badan. "Berat badan saya dulu 83 kilogram, sekarang turun menjadi 69 kilo. Itu juga berpengaruh ke bagian tubuh lainnya seperti lutut  karena beratnya kurang ideal," terangnya.

Wanita bertubuh kekar dan acapkali diduga pria ini, juga menuturkan, cedera yang didapatinya tersebut menjadi yang paling parah dalam karirnya.

"Trauma pasti ada. Malah sebelum Proliga mulai mental sempat turun sehingga harus meminta semangat dari keluarga, teman hingga orang yang tersayang lainnya," tukas April.

Usai bertanding menghadapi Jakarta BNI 46, April sudah ditunggu para fansnya, baik dari kaum hawa maupun adam. Bahkan dia tak henti-hentinya harus melayani permintaan berfoto fansnya.(zed)

Baca Juga:  Dua Anak Melarikan Diri 

Laporan Dofi Iskandar, Pekanbaru

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari