Jumat, 4 September 2026
- Advertisement -

Tertibkan Pemakaian Rokok Elektronik di Sekolah

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Kendati peringatan merokok sangat membahayakan kesehatan manusia, namun penggunanya tidak pernah jera. Bahkan di kalangan pelajar, juga banyak menggunakan rokok yang dinilainya tidak membahayakan. Seperti penggunaan rokok elektronik atau vape di kalangan pelajar Kota Pekanbaru saat ini mulai mengkhawatirkan. 

Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Ir Nofrizal MM meminta aparat penegak hukum dan Satpol PP Pekanbaru menertibkan hal ini. "Kami juga minta Disdik Kota Pekanbaru melakukan koordinasi dengan pihak terkait itu melakukan razia di lingkungan sekolah," kata Nofrizal, Rabu (20/11).

Menurutnya, kalangan pelajar sudah banyak yang kecanduan rokok elektrik ini. Dan fenomena ini sudah seharusnya mendapatkan perhatian serius dari instansi terkait. 

Baca Juga:  Oknum Polisi Polresta Pekanbaru Ditangkap Bawa 3 Kg Sabu

Dari informasi yang di dapat Nofrizal di lapangan dan juga hasil konsultasi dengan wali murid dan pihak sekolah, saat ini kecenderungan anak SMP dan SMA yang dulu rokok tembakau sekarang beralih ke rokok elektrik.  "Ini kalau tidak dilakukan penindakan kita khawatir karena vape terindikasi narkoba," terang Nofrizal.

Dikatakan Nofrizal juga, kebanyakan orang tua tidak mengetahui anak mereka merokok karena menggunakan rokok elektronik itu. Hal ini tentu menimbulkan kecemasan, saat ditindak pihak sekolah ada orang tua yang komplen dan bersikukuh bahwa anaknya tidak merokok. Padahal sebaliknya.

"Bahkan kemarin sampai saling lapor ke polisi antara orang tua murid dan guru," ujar ketua DPD PAN Pekanbaru ini.(gus)

Baca Juga:  Tersangka Pengemplang Pajak Diserahkan ke Kejaksaan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Kendati peringatan merokok sangat membahayakan kesehatan manusia, namun penggunanya tidak pernah jera. Bahkan di kalangan pelajar, juga banyak menggunakan rokok yang dinilainya tidak membahayakan. Seperti penggunaan rokok elektronik atau vape di kalangan pelajar Kota Pekanbaru saat ini mulai mengkhawatirkan. 

Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Ir Nofrizal MM meminta aparat penegak hukum dan Satpol PP Pekanbaru menertibkan hal ini. "Kami juga minta Disdik Kota Pekanbaru melakukan koordinasi dengan pihak terkait itu melakukan razia di lingkungan sekolah," kata Nofrizal, Rabu (20/11).

Menurutnya, kalangan pelajar sudah banyak yang kecanduan rokok elektrik ini. Dan fenomena ini sudah seharusnya mendapatkan perhatian serius dari instansi terkait. 

Baca Juga:  Perhatikan Pangan Masyarakat Miskin

Dari informasi yang di dapat Nofrizal di lapangan dan juga hasil konsultasi dengan wali murid dan pihak sekolah, saat ini kecenderungan anak SMP dan SMA yang dulu rokok tembakau sekarang beralih ke rokok elektrik.  "Ini kalau tidak dilakukan penindakan kita khawatir karena vape terindikasi narkoba," terang Nofrizal.

Dikatakan Nofrizal juga, kebanyakan orang tua tidak mengetahui anak mereka merokok karena menggunakan rokok elektronik itu. Hal ini tentu menimbulkan kecemasan, saat ditindak pihak sekolah ada orang tua yang komplen dan bersikukuh bahwa anaknya tidak merokok. Padahal sebaliknya.

- Advertisement -

"Bahkan kemarin sampai saling lapor ke polisi antara orang tua murid dan guru," ujar ketua DPD PAN Pekanbaru ini.(gus)

Baca Juga:  Lonjakan Harga Cabai Akibat Permintaan Tinggi
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Kendati peringatan merokok sangat membahayakan kesehatan manusia, namun penggunanya tidak pernah jera. Bahkan di kalangan pelajar, juga banyak menggunakan rokok yang dinilainya tidak membahayakan. Seperti penggunaan rokok elektronik atau vape di kalangan pelajar Kota Pekanbaru saat ini mulai mengkhawatirkan. 

Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Ir Nofrizal MM meminta aparat penegak hukum dan Satpol PP Pekanbaru menertibkan hal ini. "Kami juga minta Disdik Kota Pekanbaru melakukan koordinasi dengan pihak terkait itu melakukan razia di lingkungan sekolah," kata Nofrizal, Rabu (20/11).

Menurutnya, kalangan pelajar sudah banyak yang kecanduan rokok elektrik ini. Dan fenomena ini sudah seharusnya mendapatkan perhatian serius dari instansi terkait. 

Baca Juga:  Pupuk Jiwa Kepemimpinan Dokter, IDI Bengkalis Taja LDOK

Dari informasi yang di dapat Nofrizal di lapangan dan juga hasil konsultasi dengan wali murid dan pihak sekolah, saat ini kecenderungan anak SMP dan SMA yang dulu rokok tembakau sekarang beralih ke rokok elektrik.  "Ini kalau tidak dilakukan penindakan kita khawatir karena vape terindikasi narkoba," terang Nofrizal.

Dikatakan Nofrizal juga, kebanyakan orang tua tidak mengetahui anak mereka merokok karena menggunakan rokok elektronik itu. Hal ini tentu menimbulkan kecemasan, saat ditindak pihak sekolah ada orang tua yang komplen dan bersikukuh bahwa anaknya tidak merokok. Padahal sebaliknya.

"Bahkan kemarin sampai saling lapor ke polisi antara orang tua murid dan guru," ujar ketua DPD PAN Pekanbaru ini.(gus)

Baca Juga:  TK Ansoruna Kid’s Wisuda 43 Siswa

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari