Selasa, 18 Agustus 2026
- Advertisement -

DPD APKI Dikukuhkan

Pengawasan Naker Riau Barometer Nasional

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pengawasan tenaga kerja (naker) di Provinsi Riau menjadi barometer pengawsan tenaga kerja nasional. Untuk itu, Asosiasi Pengawas Ketenagakerjaan Indonesia (APKI) di Riau diminta untuk terus meningkatkan kompetensi dan integritas.

Hal ini disampaikan Ketua Umum APKI Yuli Adiratna saat hadir mengukuhkan Dewan Pengurus Daerah (DPD) APKI Riau Periode 2023-2026 di Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru, Rabu (20/3).

“Riau merupakan barometer nasional, karena disini ada banyak perusahaan besar dengan sektor cukup bervariasi. Riau memiliki perkebunan, migas, pertambangan yang cukup besar,” kata Yuli.

Yuli menjelaskan, dinamisnya kondisi dan perkembangan naker di Riau juga menjadi faktor rujukan penanganannya di daerah lain di Indonesia.

”Dengan sektor yang variatif dan skala besar, serta sangat dinamis, maka jika Riau ini berhasil, maka ini akan menjadi rujukan wilayah lainnya,” kata dia.

Baca Juga:  Jinakkan Api, Selamatkan Kucing, Lepaskan Cincin

Untuk itu, lanjut Yuli, DPD APKI Riau harus bekerja lebih baik dalam melakukan pengawasan dan tugas serta fungsi lainnya. Terutama sejak sudah resmi dikukuhkan yang ditandai dengan penyerahan pataka dari Yuli kepada Ketua DPD APKI Riau Buddy Agung Santoso.

Sementara itu Kepala Disnakertrans Provinsi Riau Bobby Rachmat menyambut baik pengukuhan pengurus baru DPD APKI Riau. Dirinya berharap APKI Riau segera mengambil perannya menbantu pemerintah dalam hal ketenagakerjaan.

“Kami berharap DPD APKI Riau dapat membantu program kami di Disnaker selain menjakankan tupoksinya,” kata Bobby.

Pengawasan tenaga kerja di Riau menurut Bobby cukup kompleks. Tenaga kerja di Ruau banyak tersebar di bantak sektor besar seperti perkebunan dan pertambangan. Dengan dinamikanya yang cukup banyak, lanjut dia, kehadiran APKI diharapkan dapat benar-benar membantu Disnakertrans Provinsi Riau.

Baca Juga:  Tak Menyangka, Berhasil Tumbangkan 22 Sekolah

“Kami berharap APKI terus dapat berkembang kompetensi anggota, hingga menjadi organisasi profesional dan memilki integritas serta dapat melakukan penguatan dan koordinasi dengan mitra kerjanya, mulai dari aparat penegak hukum, pekerja hingga perusahaan,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua DPD APKI Riau Buddy Agung Santoso usia pengukuhan menyampaikan kesiapannya menjawab harapan DPP APKI maupun dari Disnakertrans Riau.

“Kami akan bekerja maksimal melakukan pengawasan. Kami juga akan melanjutkan program pengurus sebelumnya. Mana yang perlu ditingkat akan kita tingkatkan, mana yang perlu diperbaiki akan kita perbaiki,” tutup Buddy.(end)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pengawasan tenaga kerja (naker) di Provinsi Riau menjadi barometer pengawsan tenaga kerja nasional. Untuk itu, Asosiasi Pengawas Ketenagakerjaan Indonesia (APKI) di Riau diminta untuk terus meningkatkan kompetensi dan integritas.

Hal ini disampaikan Ketua Umum APKI Yuli Adiratna saat hadir mengukuhkan Dewan Pengurus Daerah (DPD) APKI Riau Periode 2023-2026 di Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru, Rabu (20/3).

“Riau merupakan barometer nasional, karena disini ada banyak perusahaan besar dengan sektor cukup bervariasi. Riau memiliki perkebunan, migas, pertambangan yang cukup besar,” kata Yuli.

Yuli menjelaskan, dinamisnya kondisi dan perkembangan naker di Riau juga menjadi faktor rujukan penanganannya di daerah lain di Indonesia.

”Dengan sektor yang variatif dan skala besar, serta sangat dinamis, maka jika Riau ini berhasil, maka ini akan menjadi rujukan wilayah lainnya,” kata dia.

- Advertisement -
Baca Juga:  Sejumlah Kecamatan Terdampak Banjir 

Untuk itu, lanjut Yuli, DPD APKI Riau harus bekerja lebih baik dalam melakukan pengawasan dan tugas serta fungsi lainnya. Terutama sejak sudah resmi dikukuhkan yang ditandai dengan penyerahan pataka dari Yuli kepada Ketua DPD APKI Riau Buddy Agung Santoso.

Sementara itu Kepala Disnakertrans Provinsi Riau Bobby Rachmat menyambut baik pengukuhan pengurus baru DPD APKI Riau. Dirinya berharap APKI Riau segera mengambil perannya menbantu pemerintah dalam hal ketenagakerjaan.

- Advertisement -

“Kami berharap DPD APKI Riau dapat membantu program kami di Disnaker selain menjakankan tupoksinya,” kata Bobby.

Pengawasan tenaga kerja di Riau menurut Bobby cukup kompleks. Tenaga kerja di Ruau banyak tersebar di bantak sektor besar seperti perkebunan dan pertambangan. Dengan dinamikanya yang cukup banyak, lanjut dia, kehadiran APKI diharapkan dapat benar-benar membantu Disnakertrans Provinsi Riau.

Baca Juga:  Disketapang Gelar Bazar Sembako

“Kami berharap APKI terus dapat berkembang kompetensi anggota, hingga menjadi organisasi profesional dan memilki integritas serta dapat melakukan penguatan dan koordinasi dengan mitra kerjanya, mulai dari aparat penegak hukum, pekerja hingga perusahaan,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua DPD APKI Riau Buddy Agung Santoso usia pengukuhan menyampaikan kesiapannya menjawab harapan DPP APKI maupun dari Disnakertrans Riau.

“Kami akan bekerja maksimal melakukan pengawasan. Kami juga akan melanjutkan program pengurus sebelumnya. Mana yang perlu ditingkat akan kita tingkatkan, mana yang perlu diperbaiki akan kita perbaiki,” tutup Buddy.(end)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pengawasan tenaga kerja (naker) di Provinsi Riau menjadi barometer pengawsan tenaga kerja nasional. Untuk itu, Asosiasi Pengawas Ketenagakerjaan Indonesia (APKI) di Riau diminta untuk terus meningkatkan kompetensi dan integritas.

Hal ini disampaikan Ketua Umum APKI Yuli Adiratna saat hadir mengukuhkan Dewan Pengurus Daerah (DPD) APKI Riau Periode 2023-2026 di Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru, Rabu (20/3).

“Riau merupakan barometer nasional, karena disini ada banyak perusahaan besar dengan sektor cukup bervariasi. Riau memiliki perkebunan, migas, pertambangan yang cukup besar,” kata Yuli.

Yuli menjelaskan, dinamisnya kondisi dan perkembangan naker di Riau juga menjadi faktor rujukan penanganannya di daerah lain di Indonesia.

”Dengan sektor yang variatif dan skala besar, serta sangat dinamis, maka jika Riau ini berhasil, maka ini akan menjadi rujukan wilayah lainnya,” kata dia.

Baca Juga:  Pemprov dan PT RAPP Teken MoU

Untuk itu, lanjut Yuli, DPD APKI Riau harus bekerja lebih baik dalam melakukan pengawasan dan tugas serta fungsi lainnya. Terutama sejak sudah resmi dikukuhkan yang ditandai dengan penyerahan pataka dari Yuli kepada Ketua DPD APKI Riau Buddy Agung Santoso.

Sementara itu Kepala Disnakertrans Provinsi Riau Bobby Rachmat menyambut baik pengukuhan pengurus baru DPD APKI Riau. Dirinya berharap APKI Riau segera mengambil perannya menbantu pemerintah dalam hal ketenagakerjaan.

“Kami berharap DPD APKI Riau dapat membantu program kami di Disnaker selain menjakankan tupoksinya,” kata Bobby.

Pengawasan tenaga kerja di Riau menurut Bobby cukup kompleks. Tenaga kerja di Ruau banyak tersebar di bantak sektor besar seperti perkebunan dan pertambangan. Dengan dinamikanya yang cukup banyak, lanjut dia, kehadiran APKI diharapkan dapat benar-benar membantu Disnakertrans Provinsi Riau.

Baca Juga:  Sejumlah Kecamatan Terdampak Banjir 

“Kami berharap APKI terus dapat berkembang kompetensi anggota, hingga menjadi organisasi profesional dan memilki integritas serta dapat melakukan penguatan dan koordinasi dengan mitra kerjanya, mulai dari aparat penegak hukum, pekerja hingga perusahaan,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua DPD APKI Riau Buddy Agung Santoso usia pengukuhan menyampaikan kesiapannya menjawab harapan DPP APKI maupun dari Disnakertrans Riau.

“Kami akan bekerja maksimal melakukan pengawasan. Kami juga akan melanjutkan program pengurus sebelumnya. Mana yang perlu ditingkat akan kita tingkatkan, mana yang perlu diperbaiki akan kita perbaiki,” tutup Buddy.(end)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari