Sabtu, 5 April 2025
spot_img

Pengprov TI Tunggu Persetujuan KONI Riau

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Pengurus Provinsi (Pengprov) Taekwondo Indonesia (TI) Riau hingga saat ini masih menunggu persetujuan dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Riau untuk bisa mendatangkan pelatih asal Korea. Pelatih tersebut nantinya akan melatih atlet taekwondo Riau yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Nasional (PON) di Papua.

Ketua Pengprov TI Riau, Amran Tambi mengatakan, untuk mendatangkan pelatih asal Korea tersebut, pihaknya sudah berkoordinasi dengan KONI Riau. Saat ini, pihaknya hanya tinggal menunggu persetujuan dari KONI saja.

“Kami sudah ajukan ke KONI, tentunya yang sudah baik dilakukan oleh pelatih taekwondo Riau harus didukung oleh pelatih yang lebih bagus lagi untuk prestasi atlet Riau,” katanya.

Baca Juga:  TRC Evakuasi Orang Telantar

Dijelaskan Tambi, pada PON XX di Papua tahun 2020 sebanyak 10 atlet. Dengan banyaknya atlet yang lolos tersebut, menjadi tantangan tersendiri bagi pihaknya, karena pada PON sebelumnya yakni di Bandung tahun 2016, TI Riau hanya bisa mendapatkan satu medali emas.

“Untuk mendapatkan lebih banyak medali emas, tentu upaya ekstra harus dilakukan. Salah satunya dengan melakukan training camp penuh, itu tidak bisa ditawar lagi. Tentunya juga dengan dukungan pelatih yang bagus, salah satunya pelatih asal Korea ini,” sebutnya.

Pelatih asal Korea tersebut, lanjut Tambi, ditargetkan paling tidak tiga bulan sebelum pelaksanaan PON sudah berada di Riau. Karena perlu waktu yang cukup untuk mempersiapkan atlet-atlet di Riau.

Baca Juga:  Mobil Layanan Cepat Dishub Pantau 49 Ribu LPJU

“Mudah-mudahan tidak ada halangan dalam mendatangkan pelatih asal Korea ini. Karena kita ingin prestasi atlet taekwondo Riau bisa meningkat pada PON tahun depan di Papua,” ujarnya.(sol)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Pengurus Provinsi (Pengprov) Taekwondo Indonesia (TI) Riau hingga saat ini masih menunggu persetujuan dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Riau untuk bisa mendatangkan pelatih asal Korea. Pelatih tersebut nantinya akan melatih atlet taekwondo Riau yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Nasional (PON) di Papua.

Ketua Pengprov TI Riau, Amran Tambi mengatakan, untuk mendatangkan pelatih asal Korea tersebut, pihaknya sudah berkoordinasi dengan KONI Riau. Saat ini, pihaknya hanya tinggal menunggu persetujuan dari KONI saja.

“Kami sudah ajukan ke KONI, tentunya yang sudah baik dilakukan oleh pelatih taekwondo Riau harus didukung oleh pelatih yang lebih bagus lagi untuk prestasi atlet Riau,” katanya.

Baca Juga:  Terima Pendemo Jadi Tugas Pertama Ketua DPRD Pekanbaru

Dijelaskan Tambi, pada PON XX di Papua tahun 2020 sebanyak 10 atlet. Dengan banyaknya atlet yang lolos tersebut, menjadi tantangan tersendiri bagi pihaknya, karena pada PON sebelumnya yakni di Bandung tahun 2016, TI Riau hanya bisa mendapatkan satu medali emas.

“Untuk mendapatkan lebih banyak medali emas, tentu upaya ekstra harus dilakukan. Salah satunya dengan melakukan training camp penuh, itu tidak bisa ditawar lagi. Tentunya juga dengan dukungan pelatih yang bagus, salah satunya pelatih asal Korea ini,” sebutnya.

Pelatih asal Korea tersebut, lanjut Tambi, ditargetkan paling tidak tiga bulan sebelum pelaksanaan PON sudah berada di Riau. Karena perlu waktu yang cukup untuk mempersiapkan atlet-atlet di Riau.

Baca Juga:  Sembilan Siswa Berprestasi Internasional

“Mudah-mudahan tidak ada halangan dalam mendatangkan pelatih asal Korea ini. Karena kita ingin prestasi atlet taekwondo Riau bisa meningkat pada PON tahun depan di Papua,” ujarnya.(sol)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Pengprov TI Tunggu Persetujuan KONI Riau

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Pengurus Provinsi (Pengprov) Taekwondo Indonesia (TI) Riau hingga saat ini masih menunggu persetujuan dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Riau untuk bisa mendatangkan pelatih asal Korea. Pelatih tersebut nantinya akan melatih atlet taekwondo Riau yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Nasional (PON) di Papua.

Ketua Pengprov TI Riau, Amran Tambi mengatakan, untuk mendatangkan pelatih asal Korea tersebut, pihaknya sudah berkoordinasi dengan KONI Riau. Saat ini, pihaknya hanya tinggal menunggu persetujuan dari KONI saja.

“Kami sudah ajukan ke KONI, tentunya yang sudah baik dilakukan oleh pelatih taekwondo Riau harus didukung oleh pelatih yang lebih bagus lagi untuk prestasi atlet Riau,” katanya.

Baca Juga:  Warga Keluhkan Kerusakan Jalan Kaharuddin Nasution

Dijelaskan Tambi, pada PON XX di Papua tahun 2020 sebanyak 10 atlet. Dengan banyaknya atlet yang lolos tersebut, menjadi tantangan tersendiri bagi pihaknya, karena pada PON sebelumnya yakni di Bandung tahun 2016, TI Riau hanya bisa mendapatkan satu medali emas.

“Untuk mendapatkan lebih banyak medali emas, tentu upaya ekstra harus dilakukan. Salah satunya dengan melakukan training camp penuh, itu tidak bisa ditawar lagi. Tentunya juga dengan dukungan pelatih yang bagus, salah satunya pelatih asal Korea ini,” sebutnya.

Pelatih asal Korea tersebut, lanjut Tambi, ditargetkan paling tidak tiga bulan sebelum pelaksanaan PON sudah berada di Riau. Karena perlu waktu yang cukup untuk mempersiapkan atlet-atlet di Riau.

Baca Juga:  Rezeki Nomplok

“Mudah-mudahan tidak ada halangan dalam mendatangkan pelatih asal Korea ini. Karena kita ingin prestasi atlet taekwondo Riau bisa meningkat pada PON tahun depan di Papua,” ujarnya.(sol)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Pengurus Provinsi (Pengprov) Taekwondo Indonesia (TI) Riau hingga saat ini masih menunggu persetujuan dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Riau untuk bisa mendatangkan pelatih asal Korea. Pelatih tersebut nantinya akan melatih atlet taekwondo Riau yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Nasional (PON) di Papua.

Ketua Pengprov TI Riau, Amran Tambi mengatakan, untuk mendatangkan pelatih asal Korea tersebut, pihaknya sudah berkoordinasi dengan KONI Riau. Saat ini, pihaknya hanya tinggal menunggu persetujuan dari KONI saja.

“Kami sudah ajukan ke KONI, tentunya yang sudah baik dilakukan oleh pelatih taekwondo Riau harus didukung oleh pelatih yang lebih bagus lagi untuk prestasi atlet Riau,” katanya.

Baca Juga:  Sembilan Siswa Berprestasi Internasional

Dijelaskan Tambi, pada PON XX di Papua tahun 2020 sebanyak 10 atlet. Dengan banyaknya atlet yang lolos tersebut, menjadi tantangan tersendiri bagi pihaknya, karena pada PON sebelumnya yakni di Bandung tahun 2016, TI Riau hanya bisa mendapatkan satu medali emas.

“Untuk mendapatkan lebih banyak medali emas, tentu upaya ekstra harus dilakukan. Salah satunya dengan melakukan training camp penuh, itu tidak bisa ditawar lagi. Tentunya juga dengan dukungan pelatih yang bagus, salah satunya pelatih asal Korea ini,” sebutnya.

Pelatih asal Korea tersebut, lanjut Tambi, ditargetkan paling tidak tiga bulan sebelum pelaksanaan PON sudah berada di Riau. Karena perlu waktu yang cukup untuk mempersiapkan atlet-atlet di Riau.

Baca Juga:  DPRD Minta Investor Pasar Induk Profesional

“Mudah-mudahan tidak ada halangan dalam mendatangkan pelatih asal Korea ini. Karena kita ingin prestasi atlet taekwondo Riau bisa meningkat pada PON tahun depan di Papua,” ujarnya.(sol)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari