Rabu, 15 April 2026
- Advertisement -

Basarnas Evakuasi Pekerja yang Tewas di Dalam Neon Box Reklame Pekanbaru

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Suasana duka menyelimuti Jalan Soekarno Hatta, Pekanbaru, Ahad (14/9) malam. Seorang pekerja reklame, Andi Harianto (45), ditemukan meninggal dunia setelah terjebak di dalam sebuah neon box saat memperbaiki instalasi lampu.

Menurut Kepala Basarnas Pekanbaru, Budi Cahyadi, laporan pertama diterima sekitar pukul 23.15 WIB dari seorang saksi bernama Wira. Saat itu, rekan korban sempat mencoba memanggil Andi sejak pukul 22.00 WIB, namun tak ada jawaban. Setelah dicek, tubuh korban terlihat tergantung dalam posisi telungkup di dalam neon box. Kondisi cuaca yang hujan deras membuat proses evakuasi semakin sulit.

Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas Pekanbaru, Reskrim Polda Riau, Dinas Perhubungan Kota, PT Benggala Surya, dan warga sekitar segera bergerak melakukan penyelamatan. Namun, nahas, nyawa korban tak tertolong. Hingga kini, penyebab pasti kematian Andi masih dalam penyelidikan kepolisian.

Baca Juga:  Suhu Penumpang Dicek, Pelabuhan Sungai Duku Tambah Ruang Isolasi dan Ambulans

Kapolsek Binawidya, Kompol Ihut Manjalo Tua, membenarkan penemuan mayat korban pada Senin (15/9) dini hari sekitar pukul 01.30 WIB, tepatnya di depan Stikes Tengku Maharatu. “Kami masih melakukan penyidikan untuk memastikan penyebab kematian korban,” ujarnya.(dof)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Suasana duka menyelimuti Jalan Soekarno Hatta, Pekanbaru, Ahad (14/9) malam. Seorang pekerja reklame, Andi Harianto (45), ditemukan meninggal dunia setelah terjebak di dalam sebuah neon box saat memperbaiki instalasi lampu.

Menurut Kepala Basarnas Pekanbaru, Budi Cahyadi, laporan pertama diterima sekitar pukul 23.15 WIB dari seorang saksi bernama Wira. Saat itu, rekan korban sempat mencoba memanggil Andi sejak pukul 22.00 WIB, namun tak ada jawaban. Setelah dicek, tubuh korban terlihat tergantung dalam posisi telungkup di dalam neon box. Kondisi cuaca yang hujan deras membuat proses evakuasi semakin sulit.

Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas Pekanbaru, Reskrim Polda Riau, Dinas Perhubungan Kota, PT Benggala Surya, dan warga sekitar segera bergerak melakukan penyelamatan. Namun, nahas, nyawa korban tak tertolong. Hingga kini, penyebab pasti kematian Andi masih dalam penyelidikan kepolisian.

Baca Juga:  Manfaatkan Lahan Lapas untuk Ketahanan Pangan

Kapolsek Binawidya, Kompol Ihut Manjalo Tua, membenarkan penemuan mayat korban pada Senin (15/9) dini hari sekitar pukul 01.30 WIB, tepatnya di depan Stikes Tengku Maharatu. “Kami masih melakukan penyidikan untuk memastikan penyebab kematian korban,” ujarnya.(dof)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Suasana duka menyelimuti Jalan Soekarno Hatta, Pekanbaru, Ahad (14/9) malam. Seorang pekerja reklame, Andi Harianto (45), ditemukan meninggal dunia setelah terjebak di dalam sebuah neon box saat memperbaiki instalasi lampu.

Menurut Kepala Basarnas Pekanbaru, Budi Cahyadi, laporan pertama diterima sekitar pukul 23.15 WIB dari seorang saksi bernama Wira. Saat itu, rekan korban sempat mencoba memanggil Andi sejak pukul 22.00 WIB, namun tak ada jawaban. Setelah dicek, tubuh korban terlihat tergantung dalam posisi telungkup di dalam neon box. Kondisi cuaca yang hujan deras membuat proses evakuasi semakin sulit.

Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas Pekanbaru, Reskrim Polda Riau, Dinas Perhubungan Kota, PT Benggala Surya, dan warga sekitar segera bergerak melakukan penyelamatan. Namun, nahas, nyawa korban tak tertolong. Hingga kini, penyebab pasti kematian Andi masih dalam penyelidikan kepolisian.

Baca Juga:  Lupa Lepas Helm

Kapolsek Binawidya, Kompol Ihut Manjalo Tua, membenarkan penemuan mayat korban pada Senin (15/9) dini hari sekitar pukul 01.30 WIB, tepatnya di depan Stikes Tengku Maharatu. “Kami masih melakukan penyidikan untuk memastikan penyebab kematian korban,” ujarnya.(dof)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari