Senin, 22 Juli 2024

Kembang Api Warnai Malam Tahun Baru

KOTA (RIAUPOS.CO) — Meski Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mengimbau warganya untuk tidak merayakan pergantian tahun dengan letusan kembang api, tapi sebagian warga masih mengabaikannya. Letusan kembang api menghiasi langit malam di Kota Pekanbaru jelang tahun berganti.

Beberapa lokasi menjadi titik kumpul masyarakat untuk merayakan malam tahun baru. Sepertu di Bandar Serai dan taman-taman kota.

- Advertisement -

Kesempatan ini dimanfaatkan petugas parkir menarik uang parkir lebih. Rp5.000.

Untuk menghindari kemacetan, mulai pukul 22.00 WIB, kawasan Jalan Sudirman seberang Bandar Serai ditutup dan dijadikan one way (satu arah) hingga pergantian tahun berlalu.

Hingga akhirnya ledakan warna warni yang mengudara terdengar. Masyarakat mendongakkan kepalanya ke atas melihat percikan kembang api di udara sebagai tanda memasuki tahun 2020. 

- Advertisement -

Seorang warga bernama Fidyanita berharap, di tahun 2020 lebih baik lagi dan lancar dalam aktivitas. Tak berdoa untuk dirinya namun juga untuk kemajuan pembangunan di Riau. "Semoga Riau lebih baik lagi dan tidak ada lagi yang tertangkap tangan KPK karena korupsi," ujarnya di sela-sela volume kendaraan yang tiba-tiba tak bergerak karena menyaksikan kembang api.

Baca Juga:  Liburan, Alam Mayang Terapkan Prokes Ketat

Harapan lainnya pun disampaikan Wijaya. Menurutnya 2020, baik dirinya maupun Riau harus banyak perubahan. "Riau harus maju. Tidak hanya pembangunan yang tumbuh begitu pesat namun juga terkait sistem pelayanan di instansi-instansi. Pun tidak ada yang bermain kotor sehingga Riau bebas korupsi," ucapnya.

1.278 Petugas Disiagakan

Sementar itu, untuk mengamankan malam pergantian tahun, sebanyak 1.278 petugas gabungan dikerahkan. Mulai dari personel TNI, Polri, Pol P,  Dishub, Senkom dan Damkar.

"Terdapat 1.278 personel untuk mengamankan tahun baru 2020. Untuk lalu lintas yang padat merayap alhamdulillah terkendali," jelas Kapolresta Pekanbaru Kombespol Nandang Mumin Wijaya melalui Wakapolresta  AKBP Yusup, Rabu (1/1) dini hari.

Masih kata Yusup, semuanya masih tetap bertugas dan berjalan baik simbol maupun penggal jalan untuk melakukan pengalihan arus lalu lintas. 

Baca Juga:  Tambahan Tiga Positif di Riau, Satu Merupakan PDP yang Meninggal Dunia

Sementara untuk kepadatan dimulai sejak pukul 22.00 WIB sampai pukul 24.00 WIB. 

"Sejauh ini hingga pergantian tahun, Kota Pekanbaru tertib aman dan terkendali," ungkapnya.

Terkait car free night (CFN), dijelaskan Yusup berlangsung di Jalan Jenderal Sudirman yang dimulai dari Mapolda hingga flyover II atau RTH Kaca Mayang. "Jadi pengadaan CFN lokasinya sama seperti CFD. Dialihkan, tidak jadi di Purna MTQ. Sehingga di Purna MTQ dijadikan titik kumpul bagi yang merayakan tahun baru 2020," tutupnya.(s) 

KOTA (RIAUPOS.CO) — Meski Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mengimbau warganya untuk tidak merayakan pergantian tahun dengan letusan kembang api, tapi sebagian warga masih mengabaikannya. Letusan kembang api menghiasi langit malam di Kota Pekanbaru jelang tahun berganti.

Beberapa lokasi menjadi titik kumpul masyarakat untuk merayakan malam tahun baru. Sepertu di Bandar Serai dan taman-taman kota.

Kesempatan ini dimanfaatkan petugas parkir menarik uang parkir lebih. Rp5.000.

Untuk menghindari kemacetan, mulai pukul 22.00 WIB, kawasan Jalan Sudirman seberang Bandar Serai ditutup dan dijadikan one way (satu arah) hingga pergantian tahun berlalu.

Hingga akhirnya ledakan warna warni yang mengudara terdengar. Masyarakat mendongakkan kepalanya ke atas melihat percikan kembang api di udara sebagai tanda memasuki tahun 2020. 

Seorang warga bernama Fidyanita berharap, di tahun 2020 lebih baik lagi dan lancar dalam aktivitas. Tak berdoa untuk dirinya namun juga untuk kemajuan pembangunan di Riau. "Semoga Riau lebih baik lagi dan tidak ada lagi yang tertangkap tangan KPK karena korupsi," ujarnya di sela-sela volume kendaraan yang tiba-tiba tak bergerak karena menyaksikan kembang api.

Baca Juga:  Liburan, Alam Mayang Terapkan Prokes Ketat

Harapan lainnya pun disampaikan Wijaya. Menurutnya 2020, baik dirinya maupun Riau harus banyak perubahan. "Riau harus maju. Tidak hanya pembangunan yang tumbuh begitu pesat namun juga terkait sistem pelayanan di instansi-instansi. Pun tidak ada yang bermain kotor sehingga Riau bebas korupsi," ucapnya.

1.278 Petugas Disiagakan

Sementar itu, untuk mengamankan malam pergantian tahun, sebanyak 1.278 petugas gabungan dikerahkan. Mulai dari personel TNI, Polri, Pol P,  Dishub, Senkom dan Damkar.

"Terdapat 1.278 personel untuk mengamankan tahun baru 2020. Untuk lalu lintas yang padat merayap alhamdulillah terkendali," jelas Kapolresta Pekanbaru Kombespol Nandang Mumin Wijaya melalui Wakapolresta  AKBP Yusup, Rabu (1/1) dini hari.

Masih kata Yusup, semuanya masih tetap bertugas dan berjalan baik simbol maupun penggal jalan untuk melakukan pengalihan arus lalu lintas. 

Baca Juga:  Ada Kesan Pembiaran Pihak Berwenang Truk Melintasi Jalan dalam Kota

Sementara untuk kepadatan dimulai sejak pukul 22.00 WIB sampai pukul 24.00 WIB. 

"Sejauh ini hingga pergantian tahun, Kota Pekanbaru tertib aman dan terkendali," ungkapnya.

Terkait car free night (CFN), dijelaskan Yusup berlangsung di Jalan Jenderal Sudirman yang dimulai dari Mapolda hingga flyover II atau RTH Kaca Mayang. "Jadi pengadaan CFN lokasinya sama seperti CFD. Dialihkan, tidak jadi di Purna MTQ. Sehingga di Purna MTQ dijadikan titik kumpul bagi yang merayakan tahun baru 2020," tutupnya.(s) 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari