Selasa, 13 Januari 2026
- Advertisement -
spot_img

31 Geng Motor Diamankan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Sebuah video aksi kelompok bermotor di Kota Pekanbaru, viral dan menyebar melalui jejaring media sosial Facebook. Padahal, video keributan yang di-posting di grup Facebook yang sudah 8.484 kali ditonton tersebut, sudah terjadi di seputar Jalan Setia Budi, sejak Sabtu (25/4) malam lalu.

Video berdurasi 30 detik itu memperlihatkan kepanikan sejumlah orang dan terdengar suara si perekam bahwa telah terjadi keributan yang dilakukan geng motor.

Terlihat dalam video setelah para pelaku menghajar korbanya dan merampas motornya, lalu sekelompok geng motor langsung pergi meninggalkan lokasi.

Atas kejadian tersebut, jajaran Kepolisian Sektor Limapuluh, Polresta Pekanbaru langsung turun ke tempat kejadian perkara (TKP) malam itu juga. Tak berselang lama, sebanyak 31 orang diamankan oleh polisi dan digelandang ke Markas Polresta Pekanbaru.

Baca Juga:  Buronan Korupsi Proyek Kapal di Inhil Diciduk Usai Tujuh Tahun Menghilang

Kapolsek Limapuluh Kompol Sanny Handityo membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya langsung mengambil tindakan atas kejadian itu.

"Benar, sudah 31 orang malam itu kami amankan dan dibawa ke Polresta. Dua maju karena membawa sajam (senjata tajam, red)," kata Kompol Sanny kepada Riau Pos, Rabu (29/4).

Kapolsek menyebutkan, baru kali ini aksi geng motor menyasar di wilayah hukum Polsek Limapuluh. "Baru ini saja kalo geng motor," ujarnya.

Karena ulah kawanan geng motor tersebut, suasana di kawasan Jalan Setia Budi tersebut sempat mencekam. Di video itu terlihat beberapa pengendara kendaraan bermotor putar balik, sementara warga setempat hanya menyaksikan aksi kenakalan yang didominasi remaja tersebut.

Baca Juga:  Panglima: Anggota TNI Penabrak Handi-Salsa Akan Dipecat

Sementara, pihak kepolisan setempat membawa kawanan geng motor itu ke Mapolresta Pekanbaru.(*1/ade)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Sebuah video aksi kelompok bermotor di Kota Pekanbaru, viral dan menyebar melalui jejaring media sosial Facebook. Padahal, video keributan yang di-posting di grup Facebook yang sudah 8.484 kali ditonton tersebut, sudah terjadi di seputar Jalan Setia Budi, sejak Sabtu (25/4) malam lalu.

Video berdurasi 30 detik itu memperlihatkan kepanikan sejumlah orang dan terdengar suara si perekam bahwa telah terjadi keributan yang dilakukan geng motor.

Terlihat dalam video setelah para pelaku menghajar korbanya dan merampas motornya, lalu sekelompok geng motor langsung pergi meninggalkan lokasi.

Atas kejadian tersebut, jajaran Kepolisian Sektor Limapuluh, Polresta Pekanbaru langsung turun ke tempat kejadian perkara (TKP) malam itu juga. Tak berselang lama, sebanyak 31 orang diamankan oleh polisi dan digelandang ke Markas Polresta Pekanbaru.

Baca Juga:  Ditembak Mati, Identitas DPO MIT Poso Belum Dipastikan

Kapolsek Limapuluh Kompol Sanny Handityo membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya langsung mengambil tindakan atas kejadian itu.

- Advertisement -

"Benar, sudah 31 orang malam itu kami amankan dan dibawa ke Polresta. Dua maju karena membawa sajam (senjata tajam, red)," kata Kompol Sanny kepada Riau Pos, Rabu (29/4).

Kapolsek menyebutkan, baru kali ini aksi geng motor menyasar di wilayah hukum Polsek Limapuluh. "Baru ini saja kalo geng motor," ujarnya.

- Advertisement -

Karena ulah kawanan geng motor tersebut, suasana di kawasan Jalan Setia Budi tersebut sempat mencekam. Di video itu terlihat beberapa pengendara kendaraan bermotor putar balik, sementara warga setempat hanya menyaksikan aksi kenakalan yang didominasi remaja tersebut.

Baca Juga:  Edarkan Sabu, 2 Warga Pambang Baru dan Ketua LSM Ditangkap

Sementara, pihak kepolisan setempat membawa kawanan geng motor itu ke Mapolresta Pekanbaru.(*1/ade)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Sebuah video aksi kelompok bermotor di Kota Pekanbaru, viral dan menyebar melalui jejaring media sosial Facebook. Padahal, video keributan yang di-posting di grup Facebook yang sudah 8.484 kali ditonton tersebut, sudah terjadi di seputar Jalan Setia Budi, sejak Sabtu (25/4) malam lalu.

Video berdurasi 30 detik itu memperlihatkan kepanikan sejumlah orang dan terdengar suara si perekam bahwa telah terjadi keributan yang dilakukan geng motor.

Terlihat dalam video setelah para pelaku menghajar korbanya dan merampas motornya, lalu sekelompok geng motor langsung pergi meninggalkan lokasi.

Atas kejadian tersebut, jajaran Kepolisian Sektor Limapuluh, Polresta Pekanbaru langsung turun ke tempat kejadian perkara (TKP) malam itu juga. Tak berselang lama, sebanyak 31 orang diamankan oleh polisi dan digelandang ke Markas Polresta Pekanbaru.

Baca Juga:  Berpistol dan Mengaku Anggota BNN, Komplotan Pemeras Warga Diringkus Polisi

Kapolsek Limapuluh Kompol Sanny Handityo membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya langsung mengambil tindakan atas kejadian itu.

"Benar, sudah 31 orang malam itu kami amankan dan dibawa ke Polresta. Dua maju karena membawa sajam (senjata tajam, red)," kata Kompol Sanny kepada Riau Pos, Rabu (29/4).

Kapolsek menyebutkan, baru kali ini aksi geng motor menyasar di wilayah hukum Polsek Limapuluh. "Baru ini saja kalo geng motor," ujarnya.

Karena ulah kawanan geng motor tersebut, suasana di kawasan Jalan Setia Budi tersebut sempat mencekam. Di video itu terlihat beberapa pengendara kendaraan bermotor putar balik, sementara warga setempat hanya menyaksikan aksi kenakalan yang didominasi remaja tersebut.

Baca Juga:  Edarkan Sabu, 2 Warga Pambang Baru dan Ketua LSM Ditangkap

Sementara, pihak kepolisan setempat membawa kawanan geng motor itu ke Mapolresta Pekanbaru.(*1/ade)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari