Sabtu, 5 April 2025
spot_img

Ini Kata Polri tentang Klaim FPI 6 Laskarnya Tewas Tertembak di Jantung 

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Front Pembela Islam (FPI) mengungkap enam laskarnya yang tewas di Tol Cikampek memiliki kesamanan kondisi yakni tertembak di bagian jantung. Menanggapi hal tersebut, Polri menyatakan akan menyampaikan data lengkap kepada publik. 

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono mengatakan data dan fakta yang lengkap belum disampaikan, termasuk kondisi jenazah karena masih dalam proses penyidikan. 

"Penyidikan masih dalam proses, nantinya akan disampaikan dengan bukti pendukungnya," kata Argo di Jakarta, Rabu (9/12/2020). 

Menurut Argo, segala bentuk penyidikan kasus penembakan tersebut akan dilakukan secara transparan. Dengan begitu masyarakat diharap akan mengetahui fakta yang sebenarnya. 

"Penyidikan juga di-assesmnet oleh tim pengawas internal sebagai pertanggungjawaban organisasi," ujar Argo. 

Baca Juga:  Dugaan Korupsi Pengelolaan Kebun Sawit Kuansing Naik ke Penyidikan

Sebelumnya, Ketua Umum FPI Ahmad Shabri Lubis mengatakan, kondisi jenazah setelah diserahkan RS Polri dalam kondisi ditemukan banyak luka tembakan lebih dari satu. 

“Bahwa pada seluruh jenazah syuhada terdapat lebih dari satu lubang peluru,” kata Shabri dalam keterangannya, Rabu (9/12/2020). 

Shabri memaparkan, luka tembakan kepada enam laskar FPI memiliki kesamaan sasaran. Yaitu semua tembakan mengarah ke jantung. 

“Dilihat dari bekas tembakan, menurut pendapat ahli yang hadir dalam pemandian jenazah, bahwa para syuhada ditembak dari jarak dekat,” ucapnya.

Sumber: Antara/News/RMOL/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Front Pembela Islam (FPI) mengungkap enam laskarnya yang tewas di Tol Cikampek memiliki kesamanan kondisi yakni tertembak di bagian jantung. Menanggapi hal tersebut, Polri menyatakan akan menyampaikan data lengkap kepada publik. 

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono mengatakan data dan fakta yang lengkap belum disampaikan, termasuk kondisi jenazah karena masih dalam proses penyidikan. 

"Penyidikan masih dalam proses, nantinya akan disampaikan dengan bukti pendukungnya," kata Argo di Jakarta, Rabu (9/12/2020). 

Menurut Argo, segala bentuk penyidikan kasus penembakan tersebut akan dilakukan secara transparan. Dengan begitu masyarakat diharap akan mengetahui fakta yang sebenarnya. 

"Penyidikan juga di-assesmnet oleh tim pengawas internal sebagai pertanggungjawaban organisasi," ujar Argo. 

Baca Juga:  Jadi Tersangka, Ini Motif Pembuang Sesajen di Gunung Semeru

Sebelumnya, Ketua Umum FPI Ahmad Shabri Lubis mengatakan, kondisi jenazah setelah diserahkan RS Polri dalam kondisi ditemukan banyak luka tembakan lebih dari satu. 

“Bahwa pada seluruh jenazah syuhada terdapat lebih dari satu lubang peluru,” kata Shabri dalam keterangannya, Rabu (9/12/2020). 

Shabri memaparkan, luka tembakan kepada enam laskar FPI memiliki kesamaan sasaran. Yaitu semua tembakan mengarah ke jantung. 

“Dilihat dari bekas tembakan, menurut pendapat ahli yang hadir dalam pemandian jenazah, bahwa para syuhada ditembak dari jarak dekat,” ucapnya.

Sumber: Antara/News/RMOL/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Ini Kata Polri tentang Klaim FPI 6 Laskarnya Tewas Tertembak di Jantung 

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Front Pembela Islam (FPI) mengungkap enam laskarnya yang tewas di Tol Cikampek memiliki kesamanan kondisi yakni tertembak di bagian jantung. Menanggapi hal tersebut, Polri menyatakan akan menyampaikan data lengkap kepada publik. 

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono mengatakan data dan fakta yang lengkap belum disampaikan, termasuk kondisi jenazah karena masih dalam proses penyidikan. 

"Penyidikan masih dalam proses, nantinya akan disampaikan dengan bukti pendukungnya," kata Argo di Jakarta, Rabu (9/12/2020). 

Menurut Argo, segala bentuk penyidikan kasus penembakan tersebut akan dilakukan secara transparan. Dengan begitu masyarakat diharap akan mengetahui fakta yang sebenarnya. 

"Penyidikan juga di-assesmnet oleh tim pengawas internal sebagai pertanggungjawaban organisasi," ujar Argo. 

Baca Juga:  Berusaha Kabur, Tersangka Bawa 6 Kg Sabu di Bengkalis Dilumpuhkan Polisi

Sebelumnya, Ketua Umum FPI Ahmad Shabri Lubis mengatakan, kondisi jenazah setelah diserahkan RS Polri dalam kondisi ditemukan banyak luka tembakan lebih dari satu. 

“Bahwa pada seluruh jenazah syuhada terdapat lebih dari satu lubang peluru,” kata Shabri dalam keterangannya, Rabu (9/12/2020). 

Shabri memaparkan, luka tembakan kepada enam laskar FPI memiliki kesamaan sasaran. Yaitu semua tembakan mengarah ke jantung. 

“Dilihat dari bekas tembakan, menurut pendapat ahli yang hadir dalam pemandian jenazah, bahwa para syuhada ditembak dari jarak dekat,” ucapnya.

Sumber: Antara/News/RMOL/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Front Pembela Islam (FPI) mengungkap enam laskarnya yang tewas di Tol Cikampek memiliki kesamanan kondisi yakni tertembak di bagian jantung. Menanggapi hal tersebut, Polri menyatakan akan menyampaikan data lengkap kepada publik. 

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono mengatakan data dan fakta yang lengkap belum disampaikan, termasuk kondisi jenazah karena masih dalam proses penyidikan. 

"Penyidikan masih dalam proses, nantinya akan disampaikan dengan bukti pendukungnya," kata Argo di Jakarta, Rabu (9/12/2020). 

Menurut Argo, segala bentuk penyidikan kasus penembakan tersebut akan dilakukan secara transparan. Dengan begitu masyarakat diharap akan mengetahui fakta yang sebenarnya. 

"Penyidikan juga di-assesmnet oleh tim pengawas internal sebagai pertanggungjawaban organisasi," ujar Argo. 

Baca Juga:  Terkait Tewasnya Watawan di Sumut, LPSK Dorong Saksi Bersuara 

Sebelumnya, Ketua Umum FPI Ahmad Shabri Lubis mengatakan, kondisi jenazah setelah diserahkan RS Polri dalam kondisi ditemukan banyak luka tembakan lebih dari satu. 

“Bahwa pada seluruh jenazah syuhada terdapat lebih dari satu lubang peluru,” kata Shabri dalam keterangannya, Rabu (9/12/2020). 

Shabri memaparkan, luka tembakan kepada enam laskar FPI memiliki kesamaan sasaran. Yaitu semua tembakan mengarah ke jantung. 

“Dilihat dari bekas tembakan, menurut pendapat ahli yang hadir dalam pemandian jenazah, bahwa para syuhada ditembak dari jarak dekat,” ucapnya.

Sumber: Antara/News/RMOL/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari