Jumat, 10 Juli 2026
- Advertisement -

Diprediksi Bakal Mati, Eksistensi Kamera DSLR Justru Naik Lagi

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Digempur habis-habisan oleh kehadiran kamera smartphone yang canggih-canggih, juga kamera mirrorless yang makin compact, kaya fitur namun terjangkau, DSLR sempat diprediksi bakalan mati. Masifnya gempuran smartphone dengan kamera canggih juga membuat beberapa pabrikan bangkrut.

Namun demikian, berdasarkan data terbaru, kamera DSLR yang sebelumnya mengalami penurunan pengiriman, saat ini model kamera tersebut justru mengalami peningkatan penjualan 131,8 persen. Bahkan, dipasar Amerika Serikat (AS), kamera mirrorless malah mengalami penurunan 57,1 persen dari tahun ke tahun.

Secara global, pangsa pasar kamera DSLR juga dilaporkan mencapai 80,5 persen dari angka penjualan mereka dari periode yang sama tahun lalu. Sementara itu, kamera mirrorless merosot menjadi 70,7 persen saja, demikian dikutip dari Digital Camera World.

Baca Juga:  Fantastis, Berlian Ini Harganya Bisa Capai Rp450 M

Alasan dibalik kembali naiknya angka penjualan kamera DSLR ini dilaporkan terjadi karena krisis komponen khususnya krisis chip global. Saat kamera mirrorless baru sulit untuk diproduksi karena kelangkaan komponen, kamera DSLR masih banyak tersedia di pasaran.

Di mana kamera mirrorless, dengan banyak teknologi mutakhir (dan juga karena lebih baru ke pasar), berjuang untuk tetap dalam produksi, DSLR tidak benar-benar mengalami kekurangan dengan cara yang sama. Oleh karena itu, konsumen yang ingin meminang kamera mirrorless baru jadi terpaksa membeli kamera DSLR.

Alasan lainnya, mungkin juga ada lebih banyak pemula yang memulai fotografi, di mana kamera terbaik untuk pemula cenderung DSLR murah dan tersedia berlimpah. Dengan tren ini, kenaikan penjualan kamera DSLR diprediksi bakal terus berlanjut dalam beberapa waktu mendatang.

Baca Juga:  Plus Minus Mematikan Centang Biru WhatsApp

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Digempur habis-habisan oleh kehadiran kamera smartphone yang canggih-canggih, juga kamera mirrorless yang makin compact, kaya fitur namun terjangkau, DSLR sempat diprediksi bakalan mati. Masifnya gempuran smartphone dengan kamera canggih juga membuat beberapa pabrikan bangkrut.

Namun demikian, berdasarkan data terbaru, kamera DSLR yang sebelumnya mengalami penurunan pengiriman, saat ini model kamera tersebut justru mengalami peningkatan penjualan 131,8 persen. Bahkan, dipasar Amerika Serikat (AS), kamera mirrorless malah mengalami penurunan 57,1 persen dari tahun ke tahun.

Secara global, pangsa pasar kamera DSLR juga dilaporkan mencapai 80,5 persen dari angka penjualan mereka dari periode yang sama tahun lalu. Sementara itu, kamera mirrorless merosot menjadi 70,7 persen saja, demikian dikutip dari Digital Camera World.

Baca Juga:  Fantastis, Berlian Ini Harganya Bisa Capai Rp450 M

Alasan dibalik kembali naiknya angka penjualan kamera DSLR ini dilaporkan terjadi karena krisis komponen khususnya krisis chip global. Saat kamera mirrorless baru sulit untuk diproduksi karena kelangkaan komponen, kamera DSLR masih banyak tersedia di pasaran.

Di mana kamera mirrorless, dengan banyak teknologi mutakhir (dan juga karena lebih baru ke pasar), berjuang untuk tetap dalam produksi, DSLR tidak benar-benar mengalami kekurangan dengan cara yang sama. Oleh karena itu, konsumen yang ingin meminang kamera mirrorless baru jadi terpaksa membeli kamera DSLR.

- Advertisement -

Alasan lainnya, mungkin juga ada lebih banyak pemula yang memulai fotografi, di mana kamera terbaik untuk pemula cenderung DSLR murah dan tersedia berlimpah. Dengan tren ini, kenaikan penjualan kamera DSLR diprediksi bakal terus berlanjut dalam beberapa waktu mendatang.

Baca Juga:  Percayalah, 5 Zodiak Ini Adalah Pasangan Hidup Terbaik

 

- Advertisement -

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Digempur habis-habisan oleh kehadiran kamera smartphone yang canggih-canggih, juga kamera mirrorless yang makin compact, kaya fitur namun terjangkau, DSLR sempat diprediksi bakalan mati. Masifnya gempuran smartphone dengan kamera canggih juga membuat beberapa pabrikan bangkrut.

Namun demikian, berdasarkan data terbaru, kamera DSLR yang sebelumnya mengalami penurunan pengiriman, saat ini model kamera tersebut justru mengalami peningkatan penjualan 131,8 persen. Bahkan, dipasar Amerika Serikat (AS), kamera mirrorless malah mengalami penurunan 57,1 persen dari tahun ke tahun.

Secara global, pangsa pasar kamera DSLR juga dilaporkan mencapai 80,5 persen dari angka penjualan mereka dari periode yang sama tahun lalu. Sementara itu, kamera mirrorless merosot menjadi 70,7 persen saja, demikian dikutip dari Digital Camera World.

Baca Juga:  Bermain bagi Anak Itu Penting untuk Kesehatan Mental

Alasan dibalik kembali naiknya angka penjualan kamera DSLR ini dilaporkan terjadi karena krisis komponen khususnya krisis chip global. Saat kamera mirrorless baru sulit untuk diproduksi karena kelangkaan komponen, kamera DSLR masih banyak tersedia di pasaran.

Di mana kamera mirrorless, dengan banyak teknologi mutakhir (dan juga karena lebih baru ke pasar), berjuang untuk tetap dalam produksi, DSLR tidak benar-benar mengalami kekurangan dengan cara yang sama. Oleh karena itu, konsumen yang ingin meminang kamera mirrorless baru jadi terpaksa membeli kamera DSLR.

Alasan lainnya, mungkin juga ada lebih banyak pemula yang memulai fotografi, di mana kamera terbaik untuk pemula cenderung DSLR murah dan tersedia berlimpah. Dengan tren ini, kenaikan penjualan kamera DSLR diprediksi bakal terus berlanjut dalam beberapa waktu mendatang.

Baca Juga:  Plus Minus Mematikan Centang Biru WhatsApp

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari