Sabtu, 22 Agustus 2026
- Advertisement -

Pembangunan Tol Pekanbaru-Bangkinang-Pangkalan Dikebut

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Jaringan Tol Trans Sumatra yang melintasi Riau bukan saja ruas Pekanbaru-Dumai (Permai). Juga ada ruas Padang-Pekanbaru sepanjang 254,80 kilometer. Sisi Pekanbaru masuk dalam seksi terakhir, disebut sebagai seksi VI dari Bangkinang-Pekanbaru, seksi sebelumnya Pangkalan-Bangkinang.

Ruas jalan bebas hambatan yang menembus Bukit Barisan ini pekerjaannya bakal dikebut. Dengan begitu diharapkan dapat mengoneksikan seluruh jaringan Tol Tran Sumatra yang juga sedang digesa. Salah satunya Tol Aceh yang terus dipercepat.

Informasi ini diungkapkan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit kepada Riaupos.co saat kunjungan kerjanya di Pekanbaru.

“Untuk Pekanbaru-Bangkinang (pembangunan jalan tol, red), kemudian Bangkinang-Pangkalan atau sebaliknya, ini dipercepat. Ya, digesa,” katanya.

Baca Juga:  Hotel Dafam Tawarkan Promo Pak Karman

Disampaikan Danang di sela meninjau pekerjaan pembangunan tol Pekanbaru-Dumai di seksi I, memang percepatan pembangunan jalan tol, juga berkaitan dengan kebijakan dan dukungan kepala daerah.

“Apalagi bupati (Catur Sugeng, red) sangat mendukung dalam pembebasan lahan,” sambungnya soal tol Padang-Pekanbaru pada ruas Bangkinang-Pekanbaru.

Disinggung mengenai progres seksi I di Padang-Sicincin, dijelaskan Danang, memang terjadi perubahan lokasi. Lagi-lagi, diungkapkannya, hal ini kembali kepada dukungan dan kebijakan kepala daerah.

“Ruas Padang tergantung pada kepemimpinan kepala daerah, kami harap (gubernur, bupati atau walikota, red) dapat mengambil posisi di depan, mendampingi BPN untuk pembebasan lahan misalnya,” kata Danang.

Memang konstruksi ruas Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) sudah ada yang selesai dan beroperasi. Dikerjakan PT Hutama Karya, ruas tol Padang-Pekanbaru merupakan koridor penghubung Provinsi Riau dan Sumatera Barat (Sumbar).

Baca Juga:  Kolaborasi Digital Pemerintah dan Bukalapak, Airlangga: Perkuat UMKM

Ruas ini derdiri dari 6 (enam) seksi. Yaitu Seksi I Padang-Sicincin (36,15km), Seksi II Sicincin-Bukittinggi (38 km), Seksi III Bukittinggi-Payakumbuh (34 km), Seksi IV Payakumbuh-Pangkalan (58 km), Seksi V Pangkalan-Bangkinang (56 km) dan Seksi VI Bangkinang-Pekanbaru (38 km).

Laporan: Eka Gusmadi Putra
Editor: Hary B Koriun

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Jaringan Tol Trans Sumatra yang melintasi Riau bukan saja ruas Pekanbaru-Dumai (Permai). Juga ada ruas Padang-Pekanbaru sepanjang 254,80 kilometer. Sisi Pekanbaru masuk dalam seksi terakhir, disebut sebagai seksi VI dari Bangkinang-Pekanbaru, seksi sebelumnya Pangkalan-Bangkinang.

Ruas jalan bebas hambatan yang menembus Bukit Barisan ini pekerjaannya bakal dikebut. Dengan begitu diharapkan dapat mengoneksikan seluruh jaringan Tol Tran Sumatra yang juga sedang digesa. Salah satunya Tol Aceh yang terus dipercepat.

Informasi ini diungkapkan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit kepada Riaupos.co saat kunjungan kerjanya di Pekanbaru.

“Untuk Pekanbaru-Bangkinang (pembangunan jalan tol, red), kemudian Bangkinang-Pangkalan atau sebaliknya, ini dipercepat. Ya, digesa,” katanya.

Baca Juga:  Maret, Inflasi Riau Capai 0,9 Persen

Disampaikan Danang di sela meninjau pekerjaan pembangunan tol Pekanbaru-Dumai di seksi I, memang percepatan pembangunan jalan tol, juga berkaitan dengan kebijakan dan dukungan kepala daerah.

- Advertisement -

“Apalagi bupati (Catur Sugeng, red) sangat mendukung dalam pembebasan lahan,” sambungnya soal tol Padang-Pekanbaru pada ruas Bangkinang-Pekanbaru.

Disinggung mengenai progres seksi I di Padang-Sicincin, dijelaskan Danang, memang terjadi perubahan lokasi. Lagi-lagi, diungkapkannya, hal ini kembali kepada dukungan dan kebijakan kepala daerah.

- Advertisement -

“Ruas Padang tergantung pada kepemimpinan kepala daerah, kami harap (gubernur, bupati atau walikota, red) dapat mengambil posisi di depan, mendampingi BPN untuk pembebasan lahan misalnya,” kata Danang.

Memang konstruksi ruas Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) sudah ada yang selesai dan beroperasi. Dikerjakan PT Hutama Karya, ruas tol Padang-Pekanbaru merupakan koridor penghubung Provinsi Riau dan Sumatera Barat (Sumbar).

Baca Juga:  Bank bjb Serahkan Bantuan Korban Banjir

Ruas ini derdiri dari 6 (enam) seksi. Yaitu Seksi I Padang-Sicincin (36,15km), Seksi II Sicincin-Bukittinggi (38 km), Seksi III Bukittinggi-Payakumbuh (34 km), Seksi IV Payakumbuh-Pangkalan (58 km), Seksi V Pangkalan-Bangkinang (56 km) dan Seksi VI Bangkinang-Pekanbaru (38 km).

Laporan: Eka Gusmadi Putra
Editor: Hary B Koriun

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Jaringan Tol Trans Sumatra yang melintasi Riau bukan saja ruas Pekanbaru-Dumai (Permai). Juga ada ruas Padang-Pekanbaru sepanjang 254,80 kilometer. Sisi Pekanbaru masuk dalam seksi terakhir, disebut sebagai seksi VI dari Bangkinang-Pekanbaru, seksi sebelumnya Pangkalan-Bangkinang.

Ruas jalan bebas hambatan yang menembus Bukit Barisan ini pekerjaannya bakal dikebut. Dengan begitu diharapkan dapat mengoneksikan seluruh jaringan Tol Tran Sumatra yang juga sedang digesa. Salah satunya Tol Aceh yang terus dipercepat.

Informasi ini diungkapkan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit kepada Riaupos.co saat kunjungan kerjanya di Pekanbaru.

“Untuk Pekanbaru-Bangkinang (pembangunan jalan tol, red), kemudian Bangkinang-Pangkalan atau sebaliknya, ini dipercepat. Ya, digesa,” katanya.

Baca Juga:  1.033 Karyawan PTPN IV Regional III Dapat Kado Kemerdekaan

Disampaikan Danang di sela meninjau pekerjaan pembangunan tol Pekanbaru-Dumai di seksi I, memang percepatan pembangunan jalan tol, juga berkaitan dengan kebijakan dan dukungan kepala daerah.

“Apalagi bupati (Catur Sugeng, red) sangat mendukung dalam pembebasan lahan,” sambungnya soal tol Padang-Pekanbaru pada ruas Bangkinang-Pekanbaru.

Disinggung mengenai progres seksi I di Padang-Sicincin, dijelaskan Danang, memang terjadi perubahan lokasi. Lagi-lagi, diungkapkannya, hal ini kembali kepada dukungan dan kebijakan kepala daerah.

“Ruas Padang tergantung pada kepemimpinan kepala daerah, kami harap (gubernur, bupati atau walikota, red) dapat mengambil posisi di depan, mendampingi BPN untuk pembebasan lahan misalnya,” kata Danang.

Memang konstruksi ruas Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) sudah ada yang selesai dan beroperasi. Dikerjakan PT Hutama Karya, ruas tol Padang-Pekanbaru merupakan koridor penghubung Provinsi Riau dan Sumatera Barat (Sumbar).

Baca Juga:  Harga TBS Kelapa Sawit Kembali Naik

Ruas ini derdiri dari 6 (enam) seksi. Yaitu Seksi I Padang-Sicincin (36,15km), Seksi II Sicincin-Bukittinggi (38 km), Seksi III Bukittinggi-Payakumbuh (34 km), Seksi IV Payakumbuh-Pangkalan (58 km), Seksi V Pangkalan-Bangkinang (56 km) dan Seksi VI Bangkinang-Pekanbaru (38 km).

Laporan: Eka Gusmadi Putra
Editor: Hary B Koriun

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari