Minggu, 15 Februari 2026
- Advertisement -

Pertamina Pastikan Pasokan Energi Indonesia Terpenuhi

PEKANBARU, (RIAUPOS.CO) – Kenaikan harga minyak mentah dunia telah menembus 110 dolar AS per barel per, Kamis (3/3), menyusul konflik Rusia-Ukraina yang semakin memanas. Harga minyak mentah dunia ini adalah yang tertinggi sejak tahun 2014 yang rata-rata mencapai 93,17 dolar AS per barel.

Sejalan dengan yang disampaikan Presiden Joko Widodo pada, 1 Maret 2022 lalu, kenaikan harga minyak ini harus diwaspadai untuk mencegah terjadinya kelangkaan energi.

"Kelangkaan energi. Dulu sebelum perang harganya naik karena kelangkaan. Ditambah perang (harganya) naik lagi. Sekarang harga per barel sudah di atas 100 dolar AS yang sebelumnya hanya 50-60 (dolar AS)," ujar Jokowi.

Vice President Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman mengatakan Pertamina terus mencermati kenaikan harga minyak mentah dunia dan dampak-dampak strategisnya. Namun yang pasti, Pertamina berupaya menjaga pasokan BBM dan LPG nasional.

Baca Juga:  Bintang Property Tawarkan DP Rumah Rp1,5 Juta

Pertamina menjamin distribusi BBM dan LPG tersebut sampai ke seluruh masyarakat Indonesia. Selain itu, juga memastikan keberlanjutan ekosistem energi nasional di tengah tantangan harga minyak mentah dunia yang terus melambung ini.

"Kegiatan operasional Pertamina dari hulu, kilang sampai hilir, tetap berjalan dengan baik untuk menjaga ketahanan energi nasional," ujar Fajriyah.

Menurut Fajriyah, dengan upaya ini, maka Pertamina memastikan ekosistem migas nasional juga dapat berjalan dengan baik agar terus menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

"Dengan dukungan stakeholder, Pertamina akan terus meningkatkan kinerja menghadapi tantangan dinamika energi global dan transisi energi  dunia agar menjamin ketahanan dan kemandirian energi nasional yang sangat diperlukan untuk  pertumbuhan ekonomi usai pandemi Covid-19," ujar Fajriyah.(anf)

Baca Juga:  Gandeng DAMRI dan TEB, PLN Bangun SPKLU Perdana untuk Bus Listrik

 

PEKANBARU, (RIAUPOS.CO) – Kenaikan harga minyak mentah dunia telah menembus 110 dolar AS per barel per, Kamis (3/3), menyusul konflik Rusia-Ukraina yang semakin memanas. Harga minyak mentah dunia ini adalah yang tertinggi sejak tahun 2014 yang rata-rata mencapai 93,17 dolar AS per barel.

Sejalan dengan yang disampaikan Presiden Joko Widodo pada, 1 Maret 2022 lalu, kenaikan harga minyak ini harus diwaspadai untuk mencegah terjadinya kelangkaan energi.

"Kelangkaan energi. Dulu sebelum perang harganya naik karena kelangkaan. Ditambah perang (harganya) naik lagi. Sekarang harga per barel sudah di atas 100 dolar AS yang sebelumnya hanya 50-60 (dolar AS)," ujar Jokowi.

Vice President Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman mengatakan Pertamina terus mencermati kenaikan harga minyak mentah dunia dan dampak-dampak strategisnya. Namun yang pasti, Pertamina berupaya menjaga pasokan BBM dan LPG nasional.

Baca Juga:  Stok BBM dan LPG 20 Hari ke Depan Dijamin Aman

Pertamina menjamin distribusi BBM dan LPG tersebut sampai ke seluruh masyarakat Indonesia. Selain itu, juga memastikan keberlanjutan ekosistem energi nasional di tengah tantangan harga minyak mentah dunia yang terus melambung ini.

- Advertisement -

"Kegiatan operasional Pertamina dari hulu, kilang sampai hilir, tetap berjalan dengan baik untuk menjaga ketahanan energi nasional," ujar Fajriyah.

Menurut Fajriyah, dengan upaya ini, maka Pertamina memastikan ekosistem migas nasional juga dapat berjalan dengan baik agar terus menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

- Advertisement -

"Dengan dukungan stakeholder, Pertamina akan terus meningkatkan kinerja menghadapi tantangan dinamika energi global dan transisi energi  dunia agar menjamin ketahanan dan kemandirian energi nasional yang sangat diperlukan untuk  pertumbuhan ekonomi usai pandemi Covid-19," ujar Fajriyah.(anf)

Baca Juga:  Dana Terapkan QRIS Demi Penguatan Transformasi Ekonomi Digital

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU, (RIAUPOS.CO) – Kenaikan harga minyak mentah dunia telah menembus 110 dolar AS per barel per, Kamis (3/3), menyusul konflik Rusia-Ukraina yang semakin memanas. Harga minyak mentah dunia ini adalah yang tertinggi sejak tahun 2014 yang rata-rata mencapai 93,17 dolar AS per barel.

Sejalan dengan yang disampaikan Presiden Joko Widodo pada, 1 Maret 2022 lalu, kenaikan harga minyak ini harus diwaspadai untuk mencegah terjadinya kelangkaan energi.

"Kelangkaan energi. Dulu sebelum perang harganya naik karena kelangkaan. Ditambah perang (harganya) naik lagi. Sekarang harga per barel sudah di atas 100 dolar AS yang sebelumnya hanya 50-60 (dolar AS)," ujar Jokowi.

Vice President Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman mengatakan Pertamina terus mencermati kenaikan harga minyak mentah dunia dan dampak-dampak strategisnya. Namun yang pasti, Pertamina berupaya menjaga pasokan BBM dan LPG nasional.

Baca Juga:  Promosi Wisata Malaysia Ramaikan CFD Pekanbaru, Destinasi Alam Jadi Sorotan

Pertamina menjamin distribusi BBM dan LPG tersebut sampai ke seluruh masyarakat Indonesia. Selain itu, juga memastikan keberlanjutan ekosistem energi nasional di tengah tantangan harga minyak mentah dunia yang terus melambung ini.

"Kegiatan operasional Pertamina dari hulu, kilang sampai hilir, tetap berjalan dengan baik untuk menjaga ketahanan energi nasional," ujar Fajriyah.

Menurut Fajriyah, dengan upaya ini, maka Pertamina memastikan ekosistem migas nasional juga dapat berjalan dengan baik agar terus menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

"Dengan dukungan stakeholder, Pertamina akan terus meningkatkan kinerja menghadapi tantangan dinamika energi global dan transisi energi  dunia agar menjamin ketahanan dan kemandirian energi nasional yang sangat diperlukan untuk  pertumbuhan ekonomi usai pandemi Covid-19," ujar Fajriyah.(anf)

Baca Juga:  Epson Hadirkan Solusi Percetakan Terintergrasi untuk Bekerja Hybrid

 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari