Jumat, 8 Mei 2026
- Advertisement -

Kelakuan, Pakai Cadar Ternyata Berkumis, Rangkul Jamaah Putri

SUKOHARJO (RIAUPOS.CO) – Jamaah Masjid Baiturrahman, Sukoharjo dihebohkan dengan ulah Indratmoko, 42, warga asal Wonosari, Klaten. Dia mengenakan gamis hitam, bercadar, dan memakai sarung tangan. Kemudian, dia bercampur dengan jamaah perempuan.

Bukan hanya itu, pria paro baya tersebut mengajak selfie hingga merangkul jamaah perempuan. Petugas piket Masjid Baiturrahman Muhammad Facthurozzi mengungkapkan, keberadaan Indratmoko sudah terlihat sejak Jumat (20/9). Dia selalu ikut salat berjamaah Magrib dan Isya.

"Sudah lima kali ikut salat. Modusnya mengajak salaman dan selfie (jamaah putri). Nah pas selfie, kadang-kadang sampai merangkul. Setiap ketemu jamaah perempuan begitu," terangnya, Senin (23/9).

Awalnya, jamaah perempuan tidak curiga ketika diajak foto dan bersalaman. Namun, karena makin sering, jamaah pun risih dan melapor ke takmir masjid, Ahad (22/9).

Baca Juga:  Penemuan Mayat di Sawah Gegerkan Tilkam

Takmir masjid kemudian membawa Indratmoko ke pos satpam untuk diperiksa. “Ketika dibuka cadarnya, ternyata laki-laki berkumis. Ditanya tidak menjawab. Lalu, kami serahkan ke pihak berwajib. Keluarganya juga memberi konfirmasi jika dia pernah gagal menikah dan stres. Ini pas lagi kambuh katanya,” beber  Facthurozzi.

Kasatreskrim Polres Sukoharjo AKP Gede Yoga Sanjaya mengamini Indratmoko sulit diajak komunikasi. "Pihak keluarga menyatakan yang bersangkutan mengalami gangguan kejiwaan," ucap dia.

Yoga berpesan kepada keluarga untuk menjaga Indratmoko agar tidak berulah dan meresahkan warga lagi. "Infonya memang menggoda jamaah putri. Namun, tidak sampai berbuat senonoh. Cuma minta foto saja,” pungkasnya.

 

Sumber: Jawapos.com
Editor: wws

 

Baca Juga:  Tim Kukerta Unri Olah Limbah Ternak jadi Eco-Friendly Compost Fertilizer

SUKOHARJO (RIAUPOS.CO) – Jamaah Masjid Baiturrahman, Sukoharjo dihebohkan dengan ulah Indratmoko, 42, warga asal Wonosari, Klaten. Dia mengenakan gamis hitam, bercadar, dan memakai sarung tangan. Kemudian, dia bercampur dengan jamaah perempuan.

Bukan hanya itu, pria paro baya tersebut mengajak selfie hingga merangkul jamaah perempuan. Petugas piket Masjid Baiturrahman Muhammad Facthurozzi mengungkapkan, keberadaan Indratmoko sudah terlihat sejak Jumat (20/9). Dia selalu ikut salat berjamaah Magrib dan Isya.

"Sudah lima kali ikut salat. Modusnya mengajak salaman dan selfie (jamaah putri). Nah pas selfie, kadang-kadang sampai merangkul. Setiap ketemu jamaah perempuan begitu," terangnya, Senin (23/9).

Awalnya, jamaah perempuan tidak curiga ketika diajak foto dan bersalaman. Namun, karena makin sering, jamaah pun risih dan melapor ke takmir masjid, Ahad (22/9).

Baca Juga:  Pemerintah Bikin Perpres Baru untuk Kartu Prakerja

Takmir masjid kemudian membawa Indratmoko ke pos satpam untuk diperiksa. “Ketika dibuka cadarnya, ternyata laki-laki berkumis. Ditanya tidak menjawab. Lalu, kami serahkan ke pihak berwajib. Keluarganya juga memberi konfirmasi jika dia pernah gagal menikah dan stres. Ini pas lagi kambuh katanya,” beber  Facthurozzi.

- Advertisement -

Kasatreskrim Polres Sukoharjo AKP Gede Yoga Sanjaya mengamini Indratmoko sulit diajak komunikasi. "Pihak keluarga menyatakan yang bersangkutan mengalami gangguan kejiwaan," ucap dia.

Yoga berpesan kepada keluarga untuk menjaga Indratmoko agar tidak berulah dan meresahkan warga lagi. "Infonya memang menggoda jamaah putri. Namun, tidak sampai berbuat senonoh. Cuma minta foto saja,” pungkasnya.

- Advertisement -

 

Sumber: Jawapos.com
Editor: wws

 

Baca Juga:  Lapas Bagansiapiapi Ikuti Tasyakuran HBP Ke-58
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

SUKOHARJO (RIAUPOS.CO) – Jamaah Masjid Baiturrahman, Sukoharjo dihebohkan dengan ulah Indratmoko, 42, warga asal Wonosari, Klaten. Dia mengenakan gamis hitam, bercadar, dan memakai sarung tangan. Kemudian, dia bercampur dengan jamaah perempuan.

Bukan hanya itu, pria paro baya tersebut mengajak selfie hingga merangkul jamaah perempuan. Petugas piket Masjid Baiturrahman Muhammad Facthurozzi mengungkapkan, keberadaan Indratmoko sudah terlihat sejak Jumat (20/9). Dia selalu ikut salat berjamaah Magrib dan Isya.

"Sudah lima kali ikut salat. Modusnya mengajak salaman dan selfie (jamaah putri). Nah pas selfie, kadang-kadang sampai merangkul. Setiap ketemu jamaah perempuan begitu," terangnya, Senin (23/9).

Awalnya, jamaah perempuan tidak curiga ketika diajak foto dan bersalaman. Namun, karena makin sering, jamaah pun risih dan melapor ke takmir masjid, Ahad (22/9).

Baca Juga:  Status Waspada, Tunda Rayakan HUT RI di Gunung Marapi

Takmir masjid kemudian membawa Indratmoko ke pos satpam untuk diperiksa. “Ketika dibuka cadarnya, ternyata laki-laki berkumis. Ditanya tidak menjawab. Lalu, kami serahkan ke pihak berwajib. Keluarganya juga memberi konfirmasi jika dia pernah gagal menikah dan stres. Ini pas lagi kambuh katanya,” beber  Facthurozzi.

Kasatreskrim Polres Sukoharjo AKP Gede Yoga Sanjaya mengamini Indratmoko sulit diajak komunikasi. "Pihak keluarga menyatakan yang bersangkutan mengalami gangguan kejiwaan," ucap dia.

Yoga berpesan kepada keluarga untuk menjaga Indratmoko agar tidak berulah dan meresahkan warga lagi. "Infonya memang menggoda jamaah putri. Namun, tidak sampai berbuat senonoh. Cuma minta foto saja,” pungkasnya.

 

Sumber: Jawapos.com
Editor: wws

 

Baca Juga:  Pesan 2 Juta Avigan

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari