Jumat, 22 Mei 2026
- Advertisement -

Tim Paskibra Resmi Dibubarkan

(RIAUPOS.CO) — BENGKALIS (RIAUPOS.CO) – Diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Haholongan, Bupati Bengkalis Amril Mukminin secara resmi menutup pembinaan dan pelatihan Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Republik Indonesia tingkat Kabupaten Bengkalis tahun 2019, Selasa (20/8). 

Penutupan kegiatan yang dimulai sekitar sebulan lalu, tepatnya Rabu, 24 Juli 2019, dilakukan di tempat yang sama. Di Gedung Daerah Datuk Laksamana Raja Dilaut. 

Dengan ditutupnya kegiatan itu, maka 75 orang Paskibra Kabupaten Bengkalis 2019 yang berasal dari sejumlah SMA/SMK hasil seleksi 11 kecamatan, mulai hari ini (kemarin, red) secara resmi dibubarkan.

Haholongan atas nama Pemkab Bengkalis mengucapkan terima kasih kepada ke-75 putra-putri terbaik kabupaten berjuluk Negeri Junjungan ini yang telah sukses menunaikan tugasnya.

Baca Juga:  Hafiz Quran dan Anak Petugas Covid-19 Diberi Kemudahan

Yakni mengibarkan dan menurunkan bendera Merah Putih pada upacara peringatan HUT ke-74 Republik Indonesia di lapangan Tugu Bengkalis, Sabtu, 17 Agustus 2019.(esi)

Apresiasi serupa juga disampaikan kepada  pembina, pelatih, tim medis dan pihak manapun yang telah berkontribusi menyukseskan upacara peringatan HUT ke-74 Republik Indonesia tersebut.

Kepada mereka, Haholongan berpesan, agar senantiasa belajar dan bekerja keras. Karena keduanya merupakan kunci untuk meraih sukses. Untuk menjadi orang besar.

Kemudian, Haholongan juga meminta kepada seluruh anggota Paskibra Kabupaten bengkalis 2019 agar selalu menerapkan kedisiplinan, memiliki mental yang kokoh, ulet, tegar dan pantang menyerah.

Lalu, sambungnya, jiwa patriotisme dan nasionalisme tinggi, tempaan atau gemblengan yang didapatkan selama kegiatan pelatihanPaskibra dapat diimplemantasikan dan ditularkan kepada masyarakat. Khususnya kepada sesama generasi muda di lingkungan masing-masing.

Baca Juga:  Kapolres: Tidak Patuh, Ditindak Tegas

“Jadilah pemenang, bukan pecundang. Jadilah ujung tombak, garda terdepan dalam merekat dan membangun semangat Bhinneka Tunggal Ika di tengah masyarakat,” harapnya.(esi)

(RIAUPOS.CO) — BENGKALIS (RIAUPOS.CO) – Diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Haholongan, Bupati Bengkalis Amril Mukminin secara resmi menutup pembinaan dan pelatihan Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Republik Indonesia tingkat Kabupaten Bengkalis tahun 2019, Selasa (20/8). 

Penutupan kegiatan yang dimulai sekitar sebulan lalu, tepatnya Rabu, 24 Juli 2019, dilakukan di tempat yang sama. Di Gedung Daerah Datuk Laksamana Raja Dilaut. 

Dengan ditutupnya kegiatan itu, maka 75 orang Paskibra Kabupaten Bengkalis 2019 yang berasal dari sejumlah SMA/SMK hasil seleksi 11 kecamatan, mulai hari ini (kemarin, red) secara resmi dibubarkan.

Haholongan atas nama Pemkab Bengkalis mengucapkan terima kasih kepada ke-75 putra-putri terbaik kabupaten berjuluk Negeri Junjungan ini yang telah sukses menunaikan tugasnya.

Baca Juga:  Belasan Penerbangan Delay

Yakni mengibarkan dan menurunkan bendera Merah Putih pada upacara peringatan HUT ke-74 Republik Indonesia di lapangan Tugu Bengkalis, Sabtu, 17 Agustus 2019.(esi)

- Advertisement -

Apresiasi serupa juga disampaikan kepada  pembina, pelatih, tim medis dan pihak manapun yang telah berkontribusi menyukseskan upacara peringatan HUT ke-74 Republik Indonesia tersebut.

Kepada mereka, Haholongan berpesan, agar senantiasa belajar dan bekerja keras. Karena keduanya merupakan kunci untuk meraih sukses. Untuk menjadi orang besar.

- Advertisement -

Kemudian, Haholongan juga meminta kepada seluruh anggota Paskibra Kabupaten bengkalis 2019 agar selalu menerapkan kedisiplinan, memiliki mental yang kokoh, ulet, tegar dan pantang menyerah.

Lalu, sambungnya, jiwa patriotisme dan nasionalisme tinggi, tempaan atau gemblengan yang didapatkan selama kegiatan pelatihanPaskibra dapat diimplemantasikan dan ditularkan kepada masyarakat. Khususnya kepada sesama generasi muda di lingkungan masing-masing.

Baca Juga:  Sita Rp1 Miliar dari Penjualan Sabu

“Jadilah pemenang, bukan pecundang. Jadilah ujung tombak, garda terdepan dalam merekat dan membangun semangat Bhinneka Tunggal Ika di tengah masyarakat,” harapnya.(esi)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

(RIAUPOS.CO) — BENGKALIS (RIAUPOS.CO) – Diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Haholongan, Bupati Bengkalis Amril Mukminin secara resmi menutup pembinaan dan pelatihan Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Republik Indonesia tingkat Kabupaten Bengkalis tahun 2019, Selasa (20/8). 

Penutupan kegiatan yang dimulai sekitar sebulan lalu, tepatnya Rabu, 24 Juli 2019, dilakukan di tempat yang sama. Di Gedung Daerah Datuk Laksamana Raja Dilaut. 

Dengan ditutupnya kegiatan itu, maka 75 orang Paskibra Kabupaten Bengkalis 2019 yang berasal dari sejumlah SMA/SMK hasil seleksi 11 kecamatan, mulai hari ini (kemarin, red) secara resmi dibubarkan.

Haholongan atas nama Pemkab Bengkalis mengucapkan terima kasih kepada ke-75 putra-putri terbaik kabupaten berjuluk Negeri Junjungan ini yang telah sukses menunaikan tugasnya.

Baca Juga:  Sita Rp1 Miliar dari Penjualan Sabu

Yakni mengibarkan dan menurunkan bendera Merah Putih pada upacara peringatan HUT ke-74 Republik Indonesia di lapangan Tugu Bengkalis, Sabtu, 17 Agustus 2019.(esi)

Apresiasi serupa juga disampaikan kepada  pembina, pelatih, tim medis dan pihak manapun yang telah berkontribusi menyukseskan upacara peringatan HUT ke-74 Republik Indonesia tersebut.

Kepada mereka, Haholongan berpesan, agar senantiasa belajar dan bekerja keras. Karena keduanya merupakan kunci untuk meraih sukses. Untuk menjadi orang besar.

Kemudian, Haholongan juga meminta kepada seluruh anggota Paskibra Kabupaten bengkalis 2019 agar selalu menerapkan kedisiplinan, memiliki mental yang kokoh, ulet, tegar dan pantang menyerah.

Lalu, sambungnya, jiwa patriotisme dan nasionalisme tinggi, tempaan atau gemblengan yang didapatkan selama kegiatan pelatihanPaskibra dapat diimplemantasikan dan ditularkan kepada masyarakat. Khususnya kepada sesama generasi muda di lingkungan masing-masing.

Baca Juga:  Kapolres: Tidak Patuh, Ditindak Tegas

“Jadilah pemenang, bukan pecundang. Jadilah ujung tombak, garda terdepan dalam merekat dan membangun semangat Bhinneka Tunggal Ika di tengah masyarakat,” harapnya.(esi)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari