Sabtu, 5 September 2026
- Advertisement -

Dua Menit Lepas Landas, Trigana Air Tergelincir

(RIAUPOS.CO) – Pesawat kargo Trigana Air PSK YSF rute Halim Perdanakusuma–Makassar keluar dari runway  saat mendarat di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu  (20/3). Pesawat tergelincir  karena gagal landing setelah salah satu mesinnya mati. Dari foto yang beredar, pesawat Trigana Air ini mendarat di atas rerumputan di samping landasan pacu. Pesawat terlihat mengalami kerusakan cukup parah terutama di bagian sayap dan roda.

“Pada hari ini  (kemarin, red) Sabtu, 20 Maret 2021 pukul 11.26 WIB telah terjadi pendaratan keluar runway yang dialami oleh pesawat kargo Trigana PSK YSF dengan rute Halim-Makassar,” kata Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati kepada wartawan, Sabtu (20/3). “Pesawat ini mengangkut kargo dan tidak ada korban jiwa akibat kejadian ini,” jelasnya.

Sementara itu, Manajer Hubungan Masyarakat AirNav Indonesia Yohanes Harry Douglas Sirait mengungkapkan, mulanya pesawat angkutan barang Trigana Air dengan registrasi PK-YSF rute Jakarta Halim Perdanakusuma-Makassar Sultan Hasanuddin melakukan prosedur Return to Base alias kembali ke bandara asal keberangkatan.

Baca Juga:  Mahfud: Indonesia Tidak Ada Konflik dengan Cina

“Dua menit setelah lepas landas lantaran adanya kendala teknis. Tepat setelah mendarat, pesawat tergelincir ke arah kanan runway sehingga runway terblokir dan tidak dapat digunakan untuk operasional penerbangan,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (20/3).

Yohanes menuturkan, petugas ATC AirNav Indonesia Cabang Halim berkoordinasi dengan pihak PT Angkasa Pura II (Persero) dan TNI AU Lanud Halim Perdanakusuma memberikan pelayanan kedaruratan dengan. “AirNav pun menerbitkan NOTAM untuk penutupan Runway Bandar Udara Internasional Halim Perdanakusuma dengan nomor A0693/21,” tuturnya.

Sebagai dampak adanya penutupan runway, beberapa penerbangan yang menuju Bandar Udara Internasional Halim Perdanakusuma dialihkan ke Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta. Ia melanjutkan, AirNav terus berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan untuk memberikan informasi terbaru terkait penutupan runway Bandara Halim Perdanakusuma.

Baca Juga:  Ketahui Pengertian Apa Itu Domain dan Jenisnya

Sementara, PT Angkasa Pura II (Persero) menyampaikan, runway Bandara Halim Perdanakusuma sementara waktu ditutup untuk penerbangan sipil sesuai dengan NOTAM nomor A0693/21.

Vice President of Corporate Communication PT Angkasa Pura II Yado Yarismano mengungkapkan, turut serta di dalam pesawat kargo, dua pilot, 1 teknisi dan 1 FOO, di mana tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Yado mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan stakeholder dalam penanganan pesawat yang tergelincir ini. “Mulai pukul 12.30 WIB untuk sementara waktu jika ada penerbangan dari dan ke Bandara Halim Perdanakusuma dialihkan ke Bandara Soekarno-Hatta,” ujarnya.(das)

Laporan JPG, Jakarta

(RIAUPOS.CO) – Pesawat kargo Trigana Air PSK YSF rute Halim Perdanakusuma–Makassar keluar dari runway  saat mendarat di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu  (20/3). Pesawat tergelincir  karena gagal landing setelah salah satu mesinnya mati. Dari foto yang beredar, pesawat Trigana Air ini mendarat di atas rerumputan di samping landasan pacu. Pesawat terlihat mengalami kerusakan cukup parah terutama di bagian sayap dan roda.

“Pada hari ini  (kemarin, red) Sabtu, 20 Maret 2021 pukul 11.26 WIB telah terjadi pendaratan keluar runway yang dialami oleh pesawat kargo Trigana PSK YSF dengan rute Halim-Makassar,” kata Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati kepada wartawan, Sabtu (20/3). “Pesawat ini mengangkut kargo dan tidak ada korban jiwa akibat kejadian ini,” jelasnya.

Sementara itu, Manajer Hubungan Masyarakat AirNav Indonesia Yohanes Harry Douglas Sirait mengungkapkan, mulanya pesawat angkutan barang Trigana Air dengan registrasi PK-YSF rute Jakarta Halim Perdanakusuma-Makassar Sultan Hasanuddin melakukan prosedur Return to Base alias kembali ke bandara asal keberangkatan.

Baca Juga:  Di Australia, Tingkat Penularan Corona Melambat

“Dua menit setelah lepas landas lantaran adanya kendala teknis. Tepat setelah mendarat, pesawat tergelincir ke arah kanan runway sehingga runway terblokir dan tidak dapat digunakan untuk operasional penerbangan,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (20/3).

Yohanes menuturkan, petugas ATC AirNav Indonesia Cabang Halim berkoordinasi dengan pihak PT Angkasa Pura II (Persero) dan TNI AU Lanud Halim Perdanakusuma memberikan pelayanan kedaruratan dengan. “AirNav pun menerbitkan NOTAM untuk penutupan Runway Bandar Udara Internasional Halim Perdanakusuma dengan nomor A0693/21,” tuturnya.

- Advertisement -

Sebagai dampak adanya penutupan runway, beberapa penerbangan yang menuju Bandar Udara Internasional Halim Perdanakusuma dialihkan ke Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta. Ia melanjutkan, AirNav terus berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan untuk memberikan informasi terbaru terkait penutupan runway Bandara Halim Perdanakusuma.

Baca Juga:  Sttt... Nikita Mirzani Mau Sumbang Kondom saat Pandemi

Sementara, PT Angkasa Pura II (Persero) menyampaikan, runway Bandara Halim Perdanakusuma sementara waktu ditutup untuk penerbangan sipil sesuai dengan NOTAM nomor A0693/21.

- Advertisement -

Vice President of Corporate Communication PT Angkasa Pura II Yado Yarismano mengungkapkan, turut serta di dalam pesawat kargo, dua pilot, 1 teknisi dan 1 FOO, di mana tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Yado mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan stakeholder dalam penanganan pesawat yang tergelincir ini. “Mulai pukul 12.30 WIB untuk sementara waktu jika ada penerbangan dari dan ke Bandara Halim Perdanakusuma dialihkan ke Bandara Soekarno-Hatta,” ujarnya.(das)

Laporan JPG, Jakarta

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

(RIAUPOS.CO) – Pesawat kargo Trigana Air PSK YSF rute Halim Perdanakusuma–Makassar keluar dari runway  saat mendarat di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu  (20/3). Pesawat tergelincir  karena gagal landing setelah salah satu mesinnya mati. Dari foto yang beredar, pesawat Trigana Air ini mendarat di atas rerumputan di samping landasan pacu. Pesawat terlihat mengalami kerusakan cukup parah terutama di bagian sayap dan roda.

“Pada hari ini  (kemarin, red) Sabtu, 20 Maret 2021 pukul 11.26 WIB telah terjadi pendaratan keluar runway yang dialami oleh pesawat kargo Trigana PSK YSF dengan rute Halim-Makassar,” kata Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati kepada wartawan, Sabtu (20/3). “Pesawat ini mengangkut kargo dan tidak ada korban jiwa akibat kejadian ini,” jelasnya.

Sementara itu, Manajer Hubungan Masyarakat AirNav Indonesia Yohanes Harry Douglas Sirait mengungkapkan, mulanya pesawat angkutan barang Trigana Air dengan registrasi PK-YSF rute Jakarta Halim Perdanakusuma-Makassar Sultan Hasanuddin melakukan prosedur Return to Base alias kembali ke bandara asal keberangkatan.

Baca Juga:  Kulit Sehat dan Cantik Diperoleh dari Perawatan

“Dua menit setelah lepas landas lantaran adanya kendala teknis. Tepat setelah mendarat, pesawat tergelincir ke arah kanan runway sehingga runway terblokir dan tidak dapat digunakan untuk operasional penerbangan,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (20/3).

Yohanes menuturkan, petugas ATC AirNav Indonesia Cabang Halim berkoordinasi dengan pihak PT Angkasa Pura II (Persero) dan TNI AU Lanud Halim Perdanakusuma memberikan pelayanan kedaruratan dengan. “AirNav pun menerbitkan NOTAM untuk penutupan Runway Bandar Udara Internasional Halim Perdanakusuma dengan nomor A0693/21,” tuturnya.

Sebagai dampak adanya penutupan runway, beberapa penerbangan yang menuju Bandar Udara Internasional Halim Perdanakusuma dialihkan ke Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta. Ia melanjutkan, AirNav terus berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan untuk memberikan informasi terbaru terkait penutupan runway Bandara Halim Perdanakusuma.

Baca Juga:  Pekerja Migran Prioritas Rumah Sakit Pulau Galang

Sementara, PT Angkasa Pura II (Persero) menyampaikan, runway Bandara Halim Perdanakusuma sementara waktu ditutup untuk penerbangan sipil sesuai dengan NOTAM nomor A0693/21.

Vice President of Corporate Communication PT Angkasa Pura II Yado Yarismano mengungkapkan, turut serta di dalam pesawat kargo, dua pilot, 1 teknisi dan 1 FOO, di mana tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Yado mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan stakeholder dalam penanganan pesawat yang tergelincir ini. “Mulai pukul 12.30 WIB untuk sementara waktu jika ada penerbangan dari dan ke Bandara Halim Perdanakusuma dialihkan ke Bandara Soekarno-Hatta,” ujarnya.(das)

Laporan JPG, Jakarta

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari