Minggu, 6 September 2026
- Advertisement -

Di Stadion, Prokes Diabaikan

PEKANBARU, (RIAUPOS.CO) – Kawasan Stadion Utama Riau di Jalan Naga Sakti, hampir setiap hari ramai dikunjungi masyarakat. Sayangnya, pengunjung dan pedagang yang berjualan di sana mengabaikan protokol kesehatan (prokes). Pengawasan dari petugas pun tidak terlihat.

Pantauan Riau Pos, Rabu (10/2) sore, kawasan Stadion Utama Riau ramai pengunjung. Mereka berkerumun meski hal itu dilarang di saat pandemi Covid-19 saat ini. Sebagian pengunjung bahkan tidak memakai masker. Ada pengunjung yang memakai masker namun diletakkan di bawah dagu, bukan menutup hidung dan mulut.

Aldi salah seorang pengunjung mengaku sengaja tidak menggunakan masker karena takut kesulitan dalam bernafas. "Malas pakai masker. Nggak bisa bernafas dengan leluasa kalau pakai masker. Lagi pula nggak ada itu corona. Saya juga merasa saya sehat- sehat saja," ucap Aldi sembari cengir-cengir.

Baca Juga:  Tak Miliki IMB, Ruko Disegel

Hal yang sama juga terjadi pada sejumlah pedagang di kawasan tersebut. Boy, pedagang bakso mini mengaku risih bila harus melayani pelanggannya dengan menggunakan masker. Menurutnya, suara yang ia ucapkan tidak dapat didengar dengan jelas oleh pembeli.

"Sulit kalau bicara pakai masker. Pembeli banyak yang nggak dengar. Makanya maskernya saya turunkan sampai didagu biar dengar kalau bicara," ucapnya.

Sementara itu, Kabid Ops Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru Yendri Doni belum lama ini mengatakan, kegiatan hunting penerapan dan penegakan hukum Perwako 130/2020 tentang perubahan pedoman perilaku hidup baru masyarakat produktif dan aman dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19 di Kota Pekanbaru akan rutin digelar di sejumlah kawasan di Kota Bertuah.

Baca Juga:  Beberapa Area Tol Permai sebagai Perlintasan Harimau

Ia mengimbau agar masyarakat menerapkan protokol kesehatan karena pandemi Covid-19 masih ada.

"Kami tetap konsisten memberikan edukasi serta sanksi bagi masyarakat yang sengaja abai prokes," kata dia.(ayi)

 

PEKANBARU, (RIAUPOS.CO) – Kawasan Stadion Utama Riau di Jalan Naga Sakti, hampir setiap hari ramai dikunjungi masyarakat. Sayangnya, pengunjung dan pedagang yang berjualan di sana mengabaikan protokol kesehatan (prokes). Pengawasan dari petugas pun tidak terlihat.

Pantauan Riau Pos, Rabu (10/2) sore, kawasan Stadion Utama Riau ramai pengunjung. Mereka berkerumun meski hal itu dilarang di saat pandemi Covid-19 saat ini. Sebagian pengunjung bahkan tidak memakai masker. Ada pengunjung yang memakai masker namun diletakkan di bawah dagu, bukan menutup hidung dan mulut.

Aldi salah seorang pengunjung mengaku sengaja tidak menggunakan masker karena takut kesulitan dalam bernafas. "Malas pakai masker. Nggak bisa bernafas dengan leluasa kalau pakai masker. Lagi pula nggak ada itu corona. Saya juga merasa saya sehat- sehat saja," ucap Aldi sembari cengir-cengir.

Baca Juga:  Nekat Terobos Banjir, Sepeda Motor Mogok

Hal yang sama juga terjadi pada sejumlah pedagang di kawasan tersebut. Boy, pedagang bakso mini mengaku risih bila harus melayani pelanggannya dengan menggunakan masker. Menurutnya, suara yang ia ucapkan tidak dapat didengar dengan jelas oleh pembeli.

"Sulit kalau bicara pakai masker. Pembeli banyak yang nggak dengar. Makanya maskernya saya turunkan sampai didagu biar dengar kalau bicara," ucapnya.

- Advertisement -

Sementara itu, Kabid Ops Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru Yendri Doni belum lama ini mengatakan, kegiatan hunting penerapan dan penegakan hukum Perwako 130/2020 tentang perubahan pedoman perilaku hidup baru masyarakat produktif dan aman dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19 di Kota Pekanbaru akan rutin digelar di sejumlah kawasan di Kota Bertuah.

Baca Juga:  Bergantung Suplai Bahan Pokok Daerah Lain

Ia mengimbau agar masyarakat menerapkan protokol kesehatan karena pandemi Covid-19 masih ada.

- Advertisement -

"Kami tetap konsisten memberikan edukasi serta sanksi bagi masyarakat yang sengaja abai prokes," kata dia.(ayi)

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU, (RIAUPOS.CO) – Kawasan Stadion Utama Riau di Jalan Naga Sakti, hampir setiap hari ramai dikunjungi masyarakat. Sayangnya, pengunjung dan pedagang yang berjualan di sana mengabaikan protokol kesehatan (prokes). Pengawasan dari petugas pun tidak terlihat.

Pantauan Riau Pos, Rabu (10/2) sore, kawasan Stadion Utama Riau ramai pengunjung. Mereka berkerumun meski hal itu dilarang di saat pandemi Covid-19 saat ini. Sebagian pengunjung bahkan tidak memakai masker. Ada pengunjung yang memakai masker namun diletakkan di bawah dagu, bukan menutup hidung dan mulut.

Aldi salah seorang pengunjung mengaku sengaja tidak menggunakan masker karena takut kesulitan dalam bernafas. "Malas pakai masker. Nggak bisa bernafas dengan leluasa kalau pakai masker. Lagi pula nggak ada itu corona. Saya juga merasa saya sehat- sehat saja," ucap Aldi sembari cengir-cengir.

Baca Juga:  Kerap Dilewati Truk Besar, Dua Jalan Rusak Parah

Hal yang sama juga terjadi pada sejumlah pedagang di kawasan tersebut. Boy, pedagang bakso mini mengaku risih bila harus melayani pelanggannya dengan menggunakan masker. Menurutnya, suara yang ia ucapkan tidak dapat didengar dengan jelas oleh pembeli.

"Sulit kalau bicara pakai masker. Pembeli banyak yang nggak dengar. Makanya maskernya saya turunkan sampai didagu biar dengar kalau bicara," ucapnya.

Sementara itu, Kabid Ops Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru Yendri Doni belum lama ini mengatakan, kegiatan hunting penerapan dan penegakan hukum Perwako 130/2020 tentang perubahan pedoman perilaku hidup baru masyarakat produktif dan aman dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19 di Kota Pekanbaru akan rutin digelar di sejumlah kawasan di Kota Bertuah.

Baca Juga:  Korem 031/Wirabima Gelar Aksi Donor Darah

Ia mengimbau agar masyarakat menerapkan protokol kesehatan karena pandemi Covid-19 masih ada.

"Kami tetap konsisten memberikan edukasi serta sanksi bagi masyarakat yang sengaja abai prokes," kata dia.(ayi)

 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari