Senin, 26 Oktober 2026
- Advertisement -

Puluhan Masyarakat dan Ormas Islam Datangi Karaoke Koro-Koro Chromatic

PEKANBARU (RIAU POS.CO) – Puluhan masyarakat yang tergabung dalam Forum Masyarakat Tampan Tolak Maksiat (FMTTM) mendatangi karaoke Koro-Koro Chromatic di Jalan HR Soebrantas, Kecamatan Tampan, Jumat (20/3/2020) siang.
 
Forum masyarakat ini terdiri dari tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda dan jamaah meminta peryataan sikap dan dukungan dari Camat Tampan Dra Hj Liswarti.
 
Pasalnya, masyarakat menolak keras keberadaan karaoke tersebut karena sangat berdekatan dengan tempat ibadah dan sekolah.
 
"Kami menolak keberadaan Koro-Koro Chromatic. Kami berharap agar Koro-Koro Chromatic ini bisa ditutup. Apalagi keberadaan karaoke tidak ada izin RT/RW, tokoh masyarakat dan tokoh ulama,” tegas Ketua FMTTM, Darwinsyah, Jumat (20/3).
 
Darwinsyah mengakui bahwa Koro-Koro Chromatic memang belum beroperasi, tetapi pihaknya mencegah agar jangan beroperasi.  Untuk itu FMTTM melakukan aksi penolakan. 
 
"Memang belum beroperasi, tetapi kami mencegah agar jangan beroperasi. Makanya kami melakukan aksi protes," terangnya.
 
Laporan: Dofi Iskandar
Editor: Deslina
Baca Juga:  Terus Naik, Kasus Positif Covid-19 di Pekanbaru Capai 4.485 Orang
PEKANBARU (RIAU POS.CO) – Puluhan masyarakat yang tergabung dalam Forum Masyarakat Tampan Tolak Maksiat (FMTTM) mendatangi karaoke Koro-Koro Chromatic di Jalan HR Soebrantas, Kecamatan Tampan, Jumat (20/3/2020) siang.
 
Forum masyarakat ini terdiri dari tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda dan jamaah meminta peryataan sikap dan dukungan dari Camat Tampan Dra Hj Liswarti.
 
Pasalnya, masyarakat menolak keras keberadaan karaoke tersebut karena sangat berdekatan dengan tempat ibadah dan sekolah.
 
"Kami menolak keberadaan Koro-Koro Chromatic. Kami berharap agar Koro-Koro Chromatic ini bisa ditutup. Apalagi keberadaan karaoke tidak ada izin RT/RW, tokoh masyarakat dan tokoh ulama,” tegas Ketua FMTTM, Darwinsyah, Jumat (20/3).
 
Darwinsyah mengakui bahwa Koro-Koro Chromatic memang belum beroperasi, tetapi pihaknya mencegah agar jangan beroperasi.  Untuk itu FMTTM melakukan aksi penolakan. 
 
"Memang belum beroperasi, tetapi kami mencegah agar jangan beroperasi. Makanya kami melakukan aksi protes," terangnya.
 
Laporan: Dofi Iskandar
Editor: Deslina
Baca Juga:  Lagi-Lagi Tumpukan Sampah Berserakan di Pasar Pagi Arengka
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAU POS.CO) – Puluhan masyarakat yang tergabung dalam Forum Masyarakat Tampan Tolak Maksiat (FMTTM) mendatangi karaoke Koro-Koro Chromatic di Jalan HR Soebrantas, Kecamatan Tampan, Jumat (20/3/2020) siang.
 
Forum masyarakat ini terdiri dari tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda dan jamaah meminta peryataan sikap dan dukungan dari Camat Tampan Dra Hj Liswarti.
 
Pasalnya, masyarakat menolak keras keberadaan karaoke tersebut karena sangat berdekatan dengan tempat ibadah dan sekolah.
 
"Kami menolak keberadaan Koro-Koro Chromatic. Kami berharap agar Koro-Koro Chromatic ini bisa ditutup. Apalagi keberadaan karaoke tidak ada izin RT/RW, tokoh masyarakat dan tokoh ulama,” tegas Ketua FMTTM, Darwinsyah, Jumat (20/3).
 
Darwinsyah mengakui bahwa Koro-Koro Chromatic memang belum beroperasi, tetapi pihaknya mencegah agar jangan beroperasi.  Untuk itu FMTTM melakukan aksi penolakan. 
 
"Memang belum beroperasi, tetapi kami mencegah agar jangan beroperasi. Makanya kami melakukan aksi protes," terangnya.
 
Laporan: Dofi Iskandar
Editor: Deslina
Baca Juga:  Warga Kesal, Air Pasar Induk Masih Masuk ke Jalan Baru

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari