Kamis, 11 Juni 2026
- Advertisement -

SBY Kritik Jokowi, Terlalu Percaya Diri

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Pencegahan untuk mengantisipasi penularan virus corona di Tanah Air yang dilakukan pemerintah mendapat kritikan dari Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Menurut eks Ketua Umum Partai Demokrat itu, pemerintah harus melakukan koreksi dan perbaikan atas langkah-langkah awal. “Secara jujur harus saya katakan bahwa pemerintah harus melakukan koreksi dan perbaikan atas langkah-langkah awal yang dilakukan‎,” ujar SBY dalam keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com, Rabu (18/3).

Hal ini dikatakan SBY terkait mewabahnya virus corona atau Covid-19 di Indonesia. Apalagi wabah corona di Indonesia angkanya terus meningkat. Kini ‎sudah terdapat 172 kasus orang yang positif dan tujuh orang meninggal.

SBY menilai pemerintah terlalu percaya diri dalam menghadapi virus yang berasal dari Wuhan, China tersebut. Maka dari itu, SBY memberi masukan kepada pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) dan Ma’ruf Amin.

Baca Juga:  Kapolsek Bangko Ikuti Ziarah Nasional Virtual

“Mungkin awalnya terlalu percaya diri (over-confident). Menganggap ringan (under-estimate). Sementara pernyataan sejumlah pejabat tidak tepat (misleading). Tapi itu sudah lewat. Yang positif, tindakan pemerintah kini makin nyata,” ujar SBY.

Menurut dia, jika pemerintah melakukan langkah-langkah yang benar, tepat, dan kredibel, maka ‎rakyat Indonesia akan merasa tenang. Rakyat tidak akan panik. Rakyat akan percaya dan yakin kepada pemerintah.

“Sebagaimana yang dilakukan oleh negara lain, yang dinilai berhasil. Rakyat juga tenang, jika mereka terus diberikan informasi yang diperlukan, disertai apa yang pemerintah harapkan untuk dilakukan oleh masyarakat dan warga,” katanya.

Masyarakat juga mengharapkan bimbingan yang diterima dari pemerintah. Sehingga tidak adanya perbedaan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Baca Juga:  Rektor Universitas Al-Azhar: Pembahasan Omnibus Law Harus Transparan

“Ini pandangan saya. Yang jelas saya mendukung penuh langkah-langkah pemerintah untuk meningkatkan semua upaya mencegah virus corona semakin menyebar di negeri kita,” pungkasnya.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Pencegahan untuk mengantisipasi penularan virus corona di Tanah Air yang dilakukan pemerintah mendapat kritikan dari Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Menurut eks Ketua Umum Partai Demokrat itu, pemerintah harus melakukan koreksi dan perbaikan atas langkah-langkah awal. “Secara jujur harus saya katakan bahwa pemerintah harus melakukan koreksi dan perbaikan atas langkah-langkah awal yang dilakukan‎,” ujar SBY dalam keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com, Rabu (18/3).

Hal ini dikatakan SBY terkait mewabahnya virus corona atau Covid-19 di Indonesia. Apalagi wabah corona di Indonesia angkanya terus meningkat. Kini ‎sudah terdapat 172 kasus orang yang positif dan tujuh orang meninggal.

SBY menilai pemerintah terlalu percaya diri dalam menghadapi virus yang berasal dari Wuhan, China tersebut. Maka dari itu, SBY memberi masukan kepada pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) dan Ma’ruf Amin.

Baca Juga:  Komisi I Minta TNI Bantu Tangani Banjir

“Mungkin awalnya terlalu percaya diri (over-confident). Menganggap ringan (under-estimate). Sementara pernyataan sejumlah pejabat tidak tepat (misleading). Tapi itu sudah lewat. Yang positif, tindakan pemerintah kini makin nyata,” ujar SBY.

- Advertisement -

Menurut dia, jika pemerintah melakukan langkah-langkah yang benar, tepat, dan kredibel, maka ‎rakyat Indonesia akan merasa tenang. Rakyat tidak akan panik. Rakyat akan percaya dan yakin kepada pemerintah.

“Sebagaimana yang dilakukan oleh negara lain, yang dinilai berhasil. Rakyat juga tenang, jika mereka terus diberikan informasi yang diperlukan, disertai apa yang pemerintah harapkan untuk dilakukan oleh masyarakat dan warga,” katanya.

- Advertisement -

Masyarakat juga mengharapkan bimbingan yang diterima dari pemerintah. Sehingga tidak adanya perbedaan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Baca Juga:  Sidang Etik Firli Bahuri Dilanjutkan pada 4 September

“Ini pandangan saya. Yang jelas saya mendukung penuh langkah-langkah pemerintah untuk meningkatkan semua upaya mencegah virus corona semakin menyebar di negeri kita,” pungkasnya.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Pencegahan untuk mengantisipasi penularan virus corona di Tanah Air yang dilakukan pemerintah mendapat kritikan dari Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Menurut eks Ketua Umum Partai Demokrat itu, pemerintah harus melakukan koreksi dan perbaikan atas langkah-langkah awal. “Secara jujur harus saya katakan bahwa pemerintah harus melakukan koreksi dan perbaikan atas langkah-langkah awal yang dilakukan‎,” ujar SBY dalam keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com, Rabu (18/3).

Hal ini dikatakan SBY terkait mewabahnya virus corona atau Covid-19 di Indonesia. Apalagi wabah corona di Indonesia angkanya terus meningkat. Kini ‎sudah terdapat 172 kasus orang yang positif dan tujuh orang meninggal.

SBY menilai pemerintah terlalu percaya diri dalam menghadapi virus yang berasal dari Wuhan, China tersebut. Maka dari itu, SBY memberi masukan kepada pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) dan Ma’ruf Amin.

Baca Juga:  Stok Bahan Pangan Tahun Baru Dipastikan Aman

“Mungkin awalnya terlalu percaya diri (over-confident). Menganggap ringan (under-estimate). Sementara pernyataan sejumlah pejabat tidak tepat (misleading). Tapi itu sudah lewat. Yang positif, tindakan pemerintah kini makin nyata,” ujar SBY.

Menurut dia, jika pemerintah melakukan langkah-langkah yang benar, tepat, dan kredibel, maka ‎rakyat Indonesia akan merasa tenang. Rakyat tidak akan panik. Rakyat akan percaya dan yakin kepada pemerintah.

“Sebagaimana yang dilakukan oleh negara lain, yang dinilai berhasil. Rakyat juga tenang, jika mereka terus diberikan informasi yang diperlukan, disertai apa yang pemerintah harapkan untuk dilakukan oleh masyarakat dan warga,” katanya.

Masyarakat juga mengharapkan bimbingan yang diterima dari pemerintah. Sehingga tidak adanya perbedaan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Baca Juga:  Polres Kampar Tilang 1.640 Pelanggar

“Ini pandangan saya. Yang jelas saya mendukung penuh langkah-langkah pemerintah untuk meningkatkan semua upaya mencegah virus corona semakin menyebar di negeri kita,” pungkasnya.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari