Minggu, 6 April 2025
spot_img

Akhirnya Cina Ucapkan Selamat kepada Biden 

BEIJING (RIAUPOS.CO) – Cina pada Jumat (13/11/2020) memberi selamat kepada Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Joe Biden, atas kemenangan dalam pemilihan presiden (Pilpres) 3 November. 

Ucapan selamat itu disampaikan sepekan setelah mantan Wakil Presiden AS itu dinyatakan oleh media memiliki cukup suara elektoral untuk menang atas Presiden Donald Trump.

“Kami menghormati pilihan rakyat Amerika. Kami mengucapkan selamat kepada Tuan Biden dan Nona Harris,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Cina, Wang Wenbin, pada pengarahan harian sebagaimana dilansir Reuters. Dia mengacu pada Wakil Presiden terpilih Kamala Harris.

"Kami memahami hasil pemilu AS akan ditentukan sesuai dengan hukum dan prosedur AS," tambahnya, mengulangi sikap Beijing sebelumnya.

Baca Juga:  Puluhan Warga Demo Minta Pengaspalan Jalan PT KTU

Penolakan Trump untuk menerima kekalahan telah menempatkan Beijing dalam posisi yang canggung, dengan Cina enggan melakukan apa pun untuk memusuhi Trump, yang telah mengajukan gugatan pengadilan terhadap pemungutan suara dan tetap menjabat sampai pelantikan 20 Januari.

Hubungan antara Cina dan Amerika Serikat berada pada titik terburuk dalam beberapa dekade karena perselisihan mulai dari teknologi dan perdagangan hingga Hongkong dan virus corona, dan pemerintahan Trump telah mengeluarkan rentetan sanksi terhadap Beijing.

Tak lama setelah kemenangan Biden setelah berhari-hari penghitungan suara di beberapa negara bagian, banyak sekutu AS mengucapkan selamat, sementara para pemimpin Cina dan Rusia termasuk di antara yang belum menyampaikan pernyataan resmi.

Baca Juga:  Festival Kreatif Lokal 2021 Bantu UKM Adaptasi di Era Pandemi

Pada 2016, Presiden China Xi Jinping mengirim ucapan selamat kepada Trump pada 9 November, sehari setelah pemilihan.

Sumber: Reuters/News/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

BEIJING (RIAUPOS.CO) – Cina pada Jumat (13/11/2020) memberi selamat kepada Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Joe Biden, atas kemenangan dalam pemilihan presiden (Pilpres) 3 November. 

Ucapan selamat itu disampaikan sepekan setelah mantan Wakil Presiden AS itu dinyatakan oleh media memiliki cukup suara elektoral untuk menang atas Presiden Donald Trump.

“Kami menghormati pilihan rakyat Amerika. Kami mengucapkan selamat kepada Tuan Biden dan Nona Harris,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Cina, Wang Wenbin, pada pengarahan harian sebagaimana dilansir Reuters. Dia mengacu pada Wakil Presiden terpilih Kamala Harris.

"Kami memahami hasil pemilu AS akan ditentukan sesuai dengan hukum dan prosedur AS," tambahnya, mengulangi sikap Beijing sebelumnya.

Baca Juga:  Rino Dezapati: Corona Membuat Pendapatan Seniman Nol...

Penolakan Trump untuk menerima kekalahan telah menempatkan Beijing dalam posisi yang canggung, dengan Cina enggan melakukan apa pun untuk memusuhi Trump, yang telah mengajukan gugatan pengadilan terhadap pemungutan suara dan tetap menjabat sampai pelantikan 20 Januari.

Hubungan antara Cina dan Amerika Serikat berada pada titik terburuk dalam beberapa dekade karena perselisihan mulai dari teknologi dan perdagangan hingga Hongkong dan virus corona, dan pemerintahan Trump telah mengeluarkan rentetan sanksi terhadap Beijing.

Tak lama setelah kemenangan Biden setelah berhari-hari penghitungan suara di beberapa negara bagian, banyak sekutu AS mengucapkan selamat, sementara para pemimpin Cina dan Rusia termasuk di antara yang belum menyampaikan pernyataan resmi.

Baca Juga:  Tak Perlu Takut, Jika Boleh Bupati Meranti Mengaku Siap Terima Dosis IV

Pada 2016, Presiden China Xi Jinping mengirim ucapan selamat kepada Trump pada 9 November, sehari setelah pemilihan.

Sumber: Reuters/News/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Akhirnya Cina Ucapkan Selamat kepada Biden 

BEIJING (RIAUPOS.CO) – Cina pada Jumat (13/11/2020) memberi selamat kepada Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Joe Biden, atas kemenangan dalam pemilihan presiden (Pilpres) 3 November. 

Ucapan selamat itu disampaikan sepekan setelah mantan Wakil Presiden AS itu dinyatakan oleh media memiliki cukup suara elektoral untuk menang atas Presiden Donald Trump.

“Kami menghormati pilihan rakyat Amerika. Kami mengucapkan selamat kepada Tuan Biden dan Nona Harris,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Cina, Wang Wenbin, pada pengarahan harian sebagaimana dilansir Reuters. Dia mengacu pada Wakil Presiden terpilih Kamala Harris.

"Kami memahami hasil pemilu AS akan ditentukan sesuai dengan hukum dan prosedur AS," tambahnya, mengulangi sikap Beijing sebelumnya.

Baca Juga:  Soal Dugaan Korupsi, Shinzo Abe Bakal Diinterogasi Parlemen 

Penolakan Trump untuk menerima kekalahan telah menempatkan Beijing dalam posisi yang canggung, dengan Cina enggan melakukan apa pun untuk memusuhi Trump, yang telah mengajukan gugatan pengadilan terhadap pemungutan suara dan tetap menjabat sampai pelantikan 20 Januari.

Hubungan antara Cina dan Amerika Serikat berada pada titik terburuk dalam beberapa dekade karena perselisihan mulai dari teknologi dan perdagangan hingga Hongkong dan virus corona, dan pemerintahan Trump telah mengeluarkan rentetan sanksi terhadap Beijing.

Tak lama setelah kemenangan Biden setelah berhari-hari penghitungan suara di beberapa negara bagian, banyak sekutu AS mengucapkan selamat, sementara para pemimpin Cina dan Rusia termasuk di antara yang belum menyampaikan pernyataan resmi.

Baca Juga:  Tak Perlu Takut, Jika Boleh Bupati Meranti Mengaku Siap Terima Dosis IV

Pada 2016, Presiden China Xi Jinping mengirim ucapan selamat kepada Trump pada 9 November, sehari setelah pemilihan.

Sumber: Reuters/News/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

BEIJING (RIAUPOS.CO) – Cina pada Jumat (13/11/2020) memberi selamat kepada Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Joe Biden, atas kemenangan dalam pemilihan presiden (Pilpres) 3 November. 

Ucapan selamat itu disampaikan sepekan setelah mantan Wakil Presiden AS itu dinyatakan oleh media memiliki cukup suara elektoral untuk menang atas Presiden Donald Trump.

“Kami menghormati pilihan rakyat Amerika. Kami mengucapkan selamat kepada Tuan Biden dan Nona Harris,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Cina, Wang Wenbin, pada pengarahan harian sebagaimana dilansir Reuters. Dia mengacu pada Wakil Presiden terpilih Kamala Harris.

"Kami memahami hasil pemilu AS akan ditentukan sesuai dengan hukum dan prosedur AS," tambahnya, mengulangi sikap Beijing sebelumnya.

Baca Juga:  KPU Mau Terapkan E-Rekapitulasi di Pilkada 2020

Penolakan Trump untuk menerima kekalahan telah menempatkan Beijing dalam posisi yang canggung, dengan Cina enggan melakukan apa pun untuk memusuhi Trump, yang telah mengajukan gugatan pengadilan terhadap pemungutan suara dan tetap menjabat sampai pelantikan 20 Januari.

Hubungan antara Cina dan Amerika Serikat berada pada titik terburuk dalam beberapa dekade karena perselisihan mulai dari teknologi dan perdagangan hingga Hongkong dan virus corona, dan pemerintahan Trump telah mengeluarkan rentetan sanksi terhadap Beijing.

Tak lama setelah kemenangan Biden setelah berhari-hari penghitungan suara di beberapa negara bagian, banyak sekutu AS mengucapkan selamat, sementara para pemimpin Cina dan Rusia termasuk di antara yang belum menyampaikan pernyataan resmi.

Baca Juga:  Festival Kreatif Lokal 2021 Bantu UKM Adaptasi di Era Pandemi

Pada 2016, Presiden China Xi Jinping mengirim ucapan selamat kepada Trump pada 9 November, sehari setelah pemilihan.

Sumber: Reuters/News/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari