Kamis, 5 Maret 2026
- Advertisement -

Harga Emas Dunia Masih Bertahan di Level Tertinggi

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Harga logam mulia emas dunia hari ini, Selasa (30/6) turun tipis. Namun, masih bertahan pada level tertinggi karena percepatan penyebaran virus korona mengancam harapan pemulihan ekonomi.

Mengutip laman Reuters, harga emas di pasar spot turun 0,1 persen menjadi USD 1.769,52 per ounce pada pukul 24.42 WIB. Meski begitu, harga emas berada di jalur untuk mencatatkan kenaikan bulanan ketiga berturut-turut dan penguatan kuartalan terbesar dalam lebih dari empat tahun. Sementara, emas berjangka Amerika Serikat ditutup naik 0,1 persen menjadi USD 1.781,20 per ounce.

Analis RJO Futures Bob Haberkorn mengatakan, peningkatan dalam kasus virus Covid-19 di sebagian besar Amerika Serikat (AS) membuat pasar gelisah. Sehingga terus mendorong pergerakan emas dalam tren kenaikan. “Ada peralihan untuk mencari aman menuju emas sejak pekan lalu. Tetapi saat ini, para pedagang sedang menunggu untuk melihat bagaimana kinerja ekuitas dan jika saham mengalami tekanan jual, emas akan bergerak lebih tinggi,” ujarnya Selasa (30/6).

Baca Juga:  Toyota New Calya Resmi Mengaspal di Provinsi Riau

Faktor yang menekan pergerakan emas di antaranya mata uang dolar yang stabil dan kenaikan Wall Street. Kenaikan saham terjadi karena investor menyematkan harapan pada lebih banyak stimulus bahkan ketika kasus virus korona global terus meningkat.

Namun, Kepala Strategi Pasar AxiCorp Stephen Innes mengatakan, rendahnya inflasi menimbulkan pertanyaan sulit bagi reli emas. “Mengingat inflasi mengarah lebih rendah, baik dalam jangka pendek dan menengah, emas membutuhkan imbal hasil (obligasi) terus turun tahun ini,” tuturnya.

Adapun logam mulia lainnya, seperti palladium melambung 2,5 persen menjadi USD 1.906,15 per ounce, sementara platinum melesat 2,1 persen menjadi USD 807,39 per ounce, dan perak naik 0,1 persen menjadi USD 17,77 per ounce.

Baca Juga:  IHSG Bisa Capai Level 7.000

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Harga logam mulia emas dunia hari ini, Selasa (30/6) turun tipis. Namun, masih bertahan pada level tertinggi karena percepatan penyebaran virus korona mengancam harapan pemulihan ekonomi.

Mengutip laman Reuters, harga emas di pasar spot turun 0,1 persen menjadi USD 1.769,52 per ounce pada pukul 24.42 WIB. Meski begitu, harga emas berada di jalur untuk mencatatkan kenaikan bulanan ketiga berturut-turut dan penguatan kuartalan terbesar dalam lebih dari empat tahun. Sementara, emas berjangka Amerika Serikat ditutup naik 0,1 persen menjadi USD 1.781,20 per ounce.

Analis RJO Futures Bob Haberkorn mengatakan, peningkatan dalam kasus virus Covid-19 di sebagian besar Amerika Serikat (AS) membuat pasar gelisah. Sehingga terus mendorong pergerakan emas dalam tren kenaikan. “Ada peralihan untuk mencari aman menuju emas sejak pekan lalu. Tetapi saat ini, para pedagang sedang menunggu untuk melihat bagaimana kinerja ekuitas dan jika saham mengalami tekanan jual, emas akan bergerak lebih tinggi,” ujarnya Selasa (30/6).

Baca Juga:  Pasukan Khusus PLN Siap Jaga Pasokan Listrik

Faktor yang menekan pergerakan emas di antaranya mata uang dolar yang stabil dan kenaikan Wall Street. Kenaikan saham terjadi karena investor menyematkan harapan pada lebih banyak stimulus bahkan ketika kasus virus korona global terus meningkat.

Namun, Kepala Strategi Pasar AxiCorp Stephen Innes mengatakan, rendahnya inflasi menimbulkan pertanyaan sulit bagi reli emas. “Mengingat inflasi mengarah lebih rendah, baik dalam jangka pendek dan menengah, emas membutuhkan imbal hasil (obligasi) terus turun tahun ini,” tuturnya.

- Advertisement -

Adapun logam mulia lainnya, seperti palladium melambung 2,5 persen menjadi USD 1.906,15 per ounce, sementara platinum melesat 2,1 persen menjadi USD 807,39 per ounce, dan perak naik 0,1 persen menjadi USD 17,77 per ounce.

Baca Juga:  Fuso Dominasi Pasar Kendaraan Niaga

 

- Advertisement -

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Harga logam mulia emas dunia hari ini, Selasa (30/6) turun tipis. Namun, masih bertahan pada level tertinggi karena percepatan penyebaran virus korona mengancam harapan pemulihan ekonomi.

Mengutip laman Reuters, harga emas di pasar spot turun 0,1 persen menjadi USD 1.769,52 per ounce pada pukul 24.42 WIB. Meski begitu, harga emas berada di jalur untuk mencatatkan kenaikan bulanan ketiga berturut-turut dan penguatan kuartalan terbesar dalam lebih dari empat tahun. Sementara, emas berjangka Amerika Serikat ditutup naik 0,1 persen menjadi USD 1.781,20 per ounce.

Analis RJO Futures Bob Haberkorn mengatakan, peningkatan dalam kasus virus Covid-19 di sebagian besar Amerika Serikat (AS) membuat pasar gelisah. Sehingga terus mendorong pergerakan emas dalam tren kenaikan. “Ada peralihan untuk mencari aman menuju emas sejak pekan lalu. Tetapi saat ini, para pedagang sedang menunggu untuk melihat bagaimana kinerja ekuitas dan jika saham mengalami tekanan jual, emas akan bergerak lebih tinggi,” ujarnya Selasa (30/6).

Baca Juga:  Fuso Dominasi Pasar Kendaraan Niaga

Faktor yang menekan pergerakan emas di antaranya mata uang dolar yang stabil dan kenaikan Wall Street. Kenaikan saham terjadi karena investor menyematkan harapan pada lebih banyak stimulus bahkan ketika kasus virus korona global terus meningkat.

Namun, Kepala Strategi Pasar AxiCorp Stephen Innes mengatakan, rendahnya inflasi menimbulkan pertanyaan sulit bagi reli emas. “Mengingat inflasi mengarah lebih rendah, baik dalam jangka pendek dan menengah, emas membutuhkan imbal hasil (obligasi) terus turun tahun ini,” tuturnya.

Adapun logam mulia lainnya, seperti palladium melambung 2,5 persen menjadi USD 1.906,15 per ounce, sementara platinum melesat 2,1 persen menjadi USD 807,39 per ounce, dan perak naik 0,1 persen menjadi USD 17,77 per ounce.

Baca Juga:  Indomaret Launching Layanan Klik Food Indomaret, Pesan Makanan dari Rumah Saja

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari