Kamis, 15 Oktober 2026
- Advertisement -

Pusat Perbelanjaan di Malaysia Dipasang Kawat Berduri

KUALA LUMPUR (RIAUPOS.CO) –Perbelanjaan top di pusat kota Kuala Lumpur yang dikenal sebagai distrik Jalan Masjid India telah ditutup total setelah adanya 40 orang lebih dinyatakan positif tertular Covid-19. Di bawah perintah kawalan pergerakan, tidak ada yang diizinkan masuk atau meninggalkan daerah itu. Selama 14 hari, warga di situ mendapat distribusi makanan dari pihak berwenang.

Pejabat kesehatan akan memeriksa status kesehatan setiap penduduk. Pihak berwenang bahkan telah memasang pagar kawat berduri di sekitar perbelanjaan tersebut yang sering dikunjungi oleh komunitas Muslim India di Malaysia.

Distrik Jalan Masjid India memiliki radius sekitar 1 km dan memiliki lebih dari 10 ribu penduduk, termasuk 6 ribu tinggal di Selangor Mansion dan flat Malayan Mansion. Kemudian 3 ribu orang di Menara City One. Ketiga apartemen ini berada di bawah kendali kawalan pergerakan setelah kasus coronavirus melonjak di sana seperti dilansir dari AsiaOne, Selasa (14/4).

Baca Juga:  Sedang Dikebut, Target Kemendagri Aturan Turunan UU IKN Selesai Maret

Tempat-tempat populer lain juga di-lockdown. Seperti Jalan Tuanku Abdul Rahman, Jalan Lebuh Ampang, Jalan Tun Perak, Jalan Dang Wangi dan Jalan Munshi Abdullah. Selama ini banyak wisatawan berbelanja di jalan-jalan itu.

Pusat perbelanjaan di area itu dipasangi pagar kawat berduri sejak Senin (13/4) malam. Menteri Senior Ismail Sabri Yaakob mengumumkan perintah kawalan pergerakan untuk area tersebut pada Selasa (14/4) hingga 28 April.

"Kami berharap penghuni dan pemilik bekerja sama penuh," katanya kepada wartawan di konferensi pers harian.

Malaysia hingga Selasa (14/4) melaporkan 4.987 kasus positif Covid-19 dan 82 kematian. Lockdown di Malaysia diperpanjang setelah sebelumnya sudah sempat diberlakukan satu fase.

Baca Juga:  Videonya Viral, Penceramah Ini Klarifikasi soal PPKM Darurat Halangi Idul Adha 

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

KUALA LUMPUR (RIAUPOS.CO) –Perbelanjaan top di pusat kota Kuala Lumpur yang dikenal sebagai distrik Jalan Masjid India telah ditutup total setelah adanya 40 orang lebih dinyatakan positif tertular Covid-19. Di bawah perintah kawalan pergerakan, tidak ada yang diizinkan masuk atau meninggalkan daerah itu. Selama 14 hari, warga di situ mendapat distribusi makanan dari pihak berwenang.

Pejabat kesehatan akan memeriksa status kesehatan setiap penduduk. Pihak berwenang bahkan telah memasang pagar kawat berduri di sekitar perbelanjaan tersebut yang sering dikunjungi oleh komunitas Muslim India di Malaysia.

Distrik Jalan Masjid India memiliki radius sekitar 1 km dan memiliki lebih dari 10 ribu penduduk, termasuk 6 ribu tinggal di Selangor Mansion dan flat Malayan Mansion. Kemudian 3 ribu orang di Menara City One. Ketiga apartemen ini berada di bawah kendali kawalan pergerakan setelah kasus coronavirus melonjak di sana seperti dilansir dari AsiaOne, Selasa (14/4).

Baca Juga:  Bentuk FKP, DPMTPSP Rohil Libatkan Jurnalis dan Akademisi

Tempat-tempat populer lain juga di-lockdown. Seperti Jalan Tuanku Abdul Rahman, Jalan Lebuh Ampang, Jalan Tun Perak, Jalan Dang Wangi dan Jalan Munshi Abdullah. Selama ini banyak wisatawan berbelanja di jalan-jalan itu.

Pusat perbelanjaan di area itu dipasangi pagar kawat berduri sejak Senin (13/4) malam. Menteri Senior Ismail Sabri Yaakob mengumumkan perintah kawalan pergerakan untuk area tersebut pada Selasa (14/4) hingga 28 April.

- Advertisement -

"Kami berharap penghuni dan pemilik bekerja sama penuh," katanya kepada wartawan di konferensi pers harian.

Malaysia hingga Selasa (14/4) melaporkan 4.987 kasus positif Covid-19 dan 82 kematian. Lockdown di Malaysia diperpanjang setelah sebelumnya sudah sempat diberlakukan satu fase.

- Advertisement -
Baca Juga:  Sedang Dikebut, Target Kemendagri Aturan Turunan UU IKN Selesai Maret

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

KUALA LUMPUR (RIAUPOS.CO) –Perbelanjaan top di pusat kota Kuala Lumpur yang dikenal sebagai distrik Jalan Masjid India telah ditutup total setelah adanya 40 orang lebih dinyatakan positif tertular Covid-19. Di bawah perintah kawalan pergerakan, tidak ada yang diizinkan masuk atau meninggalkan daerah itu. Selama 14 hari, warga di situ mendapat distribusi makanan dari pihak berwenang.

Pejabat kesehatan akan memeriksa status kesehatan setiap penduduk. Pihak berwenang bahkan telah memasang pagar kawat berduri di sekitar perbelanjaan tersebut yang sering dikunjungi oleh komunitas Muslim India di Malaysia.

Distrik Jalan Masjid India memiliki radius sekitar 1 km dan memiliki lebih dari 10 ribu penduduk, termasuk 6 ribu tinggal di Selangor Mansion dan flat Malayan Mansion. Kemudian 3 ribu orang di Menara City One. Ketiga apartemen ini berada di bawah kendali kawalan pergerakan setelah kasus coronavirus melonjak di sana seperti dilansir dari AsiaOne, Selasa (14/4).

Baca Juga:  Soraya Rasyid Dapat Kiriman Foto Asusila Mirip Dirinya

Tempat-tempat populer lain juga di-lockdown. Seperti Jalan Tuanku Abdul Rahman, Jalan Lebuh Ampang, Jalan Tun Perak, Jalan Dang Wangi dan Jalan Munshi Abdullah. Selama ini banyak wisatawan berbelanja di jalan-jalan itu.

Pusat perbelanjaan di area itu dipasangi pagar kawat berduri sejak Senin (13/4) malam. Menteri Senior Ismail Sabri Yaakob mengumumkan perintah kawalan pergerakan untuk area tersebut pada Selasa (14/4) hingga 28 April.

"Kami berharap penghuni dan pemilik bekerja sama penuh," katanya kepada wartawan di konferensi pers harian.

Malaysia hingga Selasa (14/4) melaporkan 4.987 kasus positif Covid-19 dan 82 kematian. Lockdown di Malaysia diperpanjang setelah sebelumnya sudah sempat diberlakukan satu fase.

Baca Juga:  Mulai 24 April, Masyarakat di Wilayah yang Menerapkan PSBB Dilarang Mudik

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari