Sabtu, 13 Juni 2026
- Advertisement -

IPHI Silaturahmi Akbar dengan Berbagi Air Zamzam

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kota Pekanbaru menggelar silaturahmi akbar dengan berbagi air zamzam. Acara digelar di halaman Mal Pelayanan Publik (MPP), Ahad (16/2).Turut hadir ketua umum IPHI Pusat, IPHI Pekanbaru dan IPHI Kampar.

Ketum IPHI Pusat Hj Ismed Hasan Putro dalam sambutannya mengatakan, air zamzam kelak menjadi doa untuk kembali ke Makkah atau Madinah. "IPHI harus menjadi penggerak untuk supremasi bisnis dan ekonomi. Tidak boleh diambil oleh orang yang tidak bayar zakat. Sebaiknya anak-anak bisa menjadi pengusaha," sebutnya.

Katanya, fenomena kebangkitan umat sudah nyata. Di beberapa kota yang dihadirinya secara akbar menyajikan bisnis. "Bisnis dari umat yang halal dan tayyibah. Marilah berbelanja di toko umat yang bayar zakat," ujarnya.

Baca Juga:  Diundang ke Istana Negara, BAS Mengamen untuk Kumpulkan Dana

Sementara itu Ketua IPHI Pekanbaru Ayat Cahyadi mengatakan, Disdukcapil sudah di MPP di Bapedda untuk mengurus KTP, KK dan administrasi supaya lebih cepat. Sementara kantor Bapedda di Kantor Tenayan Raya.

"IPHI Pekanbaru baru dua bulan. Sebisa mungkin untuk ikut IPHI dengan cara mengisi formulir agar terdaftar sebagai IPHI. Dengan tergabung di IPHI sangat bagus. Sebab yang tercatat baru 100 orang," terangnya yang juga Wawako Pekanbaru.

Formulir IPHI berbayar Rp50 ribu yang di dalamnya sudah termasuk dana waqaf tunai Rp25 ribu. Nantinya supaya ada kantor yang di dalamnya terdapat klinik dan warung modern. "Dengan waqaf, pahala akan mengalir terus," ucapnya. 

 

Baca Juga:  Achmad: Musala Tempat Interaksi Masyarakat

Laporan: Sofiah

Editor: E Sulaiman

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kota Pekanbaru menggelar silaturahmi akbar dengan berbagi air zamzam. Acara digelar di halaman Mal Pelayanan Publik (MPP), Ahad (16/2).Turut hadir ketua umum IPHI Pusat, IPHI Pekanbaru dan IPHI Kampar.

Ketum IPHI Pusat Hj Ismed Hasan Putro dalam sambutannya mengatakan, air zamzam kelak menjadi doa untuk kembali ke Makkah atau Madinah. "IPHI harus menjadi penggerak untuk supremasi bisnis dan ekonomi. Tidak boleh diambil oleh orang yang tidak bayar zakat. Sebaiknya anak-anak bisa menjadi pengusaha," sebutnya.

Katanya, fenomena kebangkitan umat sudah nyata. Di beberapa kota yang dihadirinya secara akbar menyajikan bisnis. "Bisnis dari umat yang halal dan tayyibah. Marilah berbelanja di toko umat yang bayar zakat," ujarnya.

Baca Juga:  Hati-Hati Penipuan Berkedok Aktivasi IKD

Sementara itu Ketua IPHI Pekanbaru Ayat Cahyadi mengatakan, Disdukcapil sudah di MPP di Bapedda untuk mengurus KTP, KK dan administrasi supaya lebih cepat. Sementara kantor Bapedda di Kantor Tenayan Raya.

"IPHI Pekanbaru baru dua bulan. Sebisa mungkin untuk ikut IPHI dengan cara mengisi formulir agar terdaftar sebagai IPHI. Dengan tergabung di IPHI sangat bagus. Sebab yang tercatat baru 100 orang," terangnya yang juga Wawako Pekanbaru.

- Advertisement -

Formulir IPHI berbayar Rp50 ribu yang di dalamnya sudah termasuk dana waqaf tunai Rp25 ribu. Nantinya supaya ada kantor yang di dalamnya terdapat klinik dan warung modern. "Dengan waqaf, pahala akan mengalir terus," ucapnya. 

 

- Advertisement -
Baca Juga:  Achmad: Musala Tempat Interaksi Masyarakat

Laporan: Sofiah

Editor: E Sulaiman

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kota Pekanbaru menggelar silaturahmi akbar dengan berbagi air zamzam. Acara digelar di halaman Mal Pelayanan Publik (MPP), Ahad (16/2).Turut hadir ketua umum IPHI Pusat, IPHI Pekanbaru dan IPHI Kampar.

Ketum IPHI Pusat Hj Ismed Hasan Putro dalam sambutannya mengatakan, air zamzam kelak menjadi doa untuk kembali ke Makkah atau Madinah. "IPHI harus menjadi penggerak untuk supremasi bisnis dan ekonomi. Tidak boleh diambil oleh orang yang tidak bayar zakat. Sebaiknya anak-anak bisa menjadi pengusaha," sebutnya.

Katanya, fenomena kebangkitan umat sudah nyata. Di beberapa kota yang dihadirinya secara akbar menyajikan bisnis. "Bisnis dari umat yang halal dan tayyibah. Marilah berbelanja di toko umat yang bayar zakat," ujarnya.

Baca Juga:  Evaluasi Proyek Tertinggal

Sementara itu Ketua IPHI Pekanbaru Ayat Cahyadi mengatakan, Disdukcapil sudah di MPP di Bapedda untuk mengurus KTP, KK dan administrasi supaya lebih cepat. Sementara kantor Bapedda di Kantor Tenayan Raya.

"IPHI Pekanbaru baru dua bulan. Sebisa mungkin untuk ikut IPHI dengan cara mengisi formulir agar terdaftar sebagai IPHI. Dengan tergabung di IPHI sangat bagus. Sebab yang tercatat baru 100 orang," terangnya yang juga Wawako Pekanbaru.

Formulir IPHI berbayar Rp50 ribu yang di dalamnya sudah termasuk dana waqaf tunai Rp25 ribu. Nantinya supaya ada kantor yang di dalamnya terdapat klinik dan warung modern. "Dengan waqaf, pahala akan mengalir terus," ucapnya. 

 

Baca Juga:  Penerimaan Guru SMAN Plus Provinsi Riau Gelombang II Tunggu Sosialisasi

Laporan: Sofiah

Editor: E Sulaiman

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari