Rabu, 26 Agustus 2026
- Advertisement -

Ricuh Eksekusi Lahan, Zulfi Mursal Minta Pemerintah Tak Zalimi Rakyat

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Eksekusi lahan hutan milik negara oleh tim Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Riau di Desa Pangkalan Gondai Kecamatan Langgam, Pelalawan, berujung ricuh, Selasa (4/2/2020) kemarin.

Akibatnya, beberapa orang warga bahkan aparat keamanan ikut terluka. Atas kondisi itu, Anggota Komisi I DPRD Riau Zulfi Mursal SH yang membidangi persoalan hukum mengaku prihatin atas peristiwa yang terjadi.

"Inilah yang sering kami suarakan. Agar segera ada antisipasi. Akhirnya terjadi juga," sebut Zulfi kepada Riaupos.co, Rabu (5/2/2020).

Dirinya mempersilahkan eksekutor melakukan penumbangan pohon sawit pada lahan PT PSJ. Sementara untuk lahan yang dikelola masyarakat, agar dihentikan sementara. Supaya tidak ada korban jatuh dari masyarakat.

Baca Juga:  Kualitas Udara Memburuk, Jarak Pandang Terbatas

"Sangat disesalkan. Solusinya menurut hemat kami pihak DLHK dan PT NWR bersabar dan menghentikan sementara penumbangan sawit. Khusus yang ada masyarakatnya," saran Zulfi.

Ketua Fraksi PAN itu menambahkan, jika eksekusi tersebut sampai menjatuhkan korban, maka Pemprov Riau yang diwakili DLHK sudah ikut zalim dengan rakyatnya sendiri. Karena hukum menurut dia tak semestinya lebih kuat ketika masyarakat dikebiri hak hidupnya secara layak.

Ia melanjutkan, semestinya penyelenggara pemerintah lebih mendahulukan kepentingan masyarakat dibanding kepentingan korporasi yang entah siapa pemiliknya.

"Ini lebih memperkuat kecurigaan kita  adanya transaksional didalamnya. Walau sebatas dugaan, jika memang ada, kami berharap pihak berwenang untuk mengusut dan memperkarakannya," tuntasnya.(nda)

Baca Juga:  Alumni Taplai Lemhannas RI Peduli Petani Riau

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Eksekusi lahan hutan milik negara oleh tim Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Riau di Desa Pangkalan Gondai Kecamatan Langgam, Pelalawan, berujung ricuh, Selasa (4/2/2020) kemarin.

Akibatnya, beberapa orang warga bahkan aparat keamanan ikut terluka. Atas kondisi itu, Anggota Komisi I DPRD Riau Zulfi Mursal SH yang membidangi persoalan hukum mengaku prihatin atas peristiwa yang terjadi.

"Inilah yang sering kami suarakan. Agar segera ada antisipasi. Akhirnya terjadi juga," sebut Zulfi kepada Riaupos.co, Rabu (5/2/2020).

Dirinya mempersilahkan eksekutor melakukan penumbangan pohon sawit pada lahan PT PSJ. Sementara untuk lahan yang dikelola masyarakat, agar dihentikan sementara. Supaya tidak ada korban jatuh dari masyarakat.

Baca Juga:  Musda DPD REI Riau, Dipastikan Dua Pasang Calon Maju

"Sangat disesalkan. Solusinya menurut hemat kami pihak DLHK dan PT NWR bersabar dan menghentikan sementara penumbangan sawit. Khusus yang ada masyarakatnya," saran Zulfi.

- Advertisement -

Ketua Fraksi PAN itu menambahkan, jika eksekusi tersebut sampai menjatuhkan korban, maka Pemprov Riau yang diwakili DLHK sudah ikut zalim dengan rakyatnya sendiri. Karena hukum menurut dia tak semestinya lebih kuat ketika masyarakat dikebiri hak hidupnya secara layak.

Ia melanjutkan, semestinya penyelenggara pemerintah lebih mendahulukan kepentingan masyarakat dibanding kepentingan korporasi yang entah siapa pemiliknya.

- Advertisement -

"Ini lebih memperkuat kecurigaan kita  adanya transaksional didalamnya. Walau sebatas dugaan, jika memang ada, kami berharap pihak berwenang untuk mengusut dan memperkarakannya," tuntasnya.(nda)

Baca Juga:  Belasan Ton Kerang Darah Tiap Pekan Diekspor ke Thailand
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Lem Lalat

Kartosoewiryo (2)

Orang Kaya Baru

Marga Tjoa

Salah Cangkul

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Eksekusi lahan hutan milik negara oleh tim Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Riau di Desa Pangkalan Gondai Kecamatan Langgam, Pelalawan, berujung ricuh, Selasa (4/2/2020) kemarin.

Akibatnya, beberapa orang warga bahkan aparat keamanan ikut terluka. Atas kondisi itu, Anggota Komisi I DPRD Riau Zulfi Mursal SH yang membidangi persoalan hukum mengaku prihatin atas peristiwa yang terjadi.

"Inilah yang sering kami suarakan. Agar segera ada antisipasi. Akhirnya terjadi juga," sebut Zulfi kepada Riaupos.co, Rabu (5/2/2020).

Dirinya mempersilahkan eksekutor melakukan penumbangan pohon sawit pada lahan PT PSJ. Sementara untuk lahan yang dikelola masyarakat, agar dihentikan sementara. Supaya tidak ada korban jatuh dari masyarakat.

Baca Juga:  2019, 142.673 Turis Melancong ke Riau

"Sangat disesalkan. Solusinya menurut hemat kami pihak DLHK dan PT NWR bersabar dan menghentikan sementara penumbangan sawit. Khusus yang ada masyarakatnya," saran Zulfi.

Ketua Fraksi PAN itu menambahkan, jika eksekusi tersebut sampai menjatuhkan korban, maka Pemprov Riau yang diwakili DLHK sudah ikut zalim dengan rakyatnya sendiri. Karena hukum menurut dia tak semestinya lebih kuat ketika masyarakat dikebiri hak hidupnya secara layak.

Ia melanjutkan, semestinya penyelenggara pemerintah lebih mendahulukan kepentingan masyarakat dibanding kepentingan korporasi yang entah siapa pemiliknya.

"Ini lebih memperkuat kecurigaan kita  adanya transaksional didalamnya. Walau sebatas dugaan, jika memang ada, kami berharap pihak berwenang untuk mengusut dan memperkarakannya," tuntasnya.(nda)

Baca Juga:  Polsek Rambah Pasang Papan Penyelidikan Karhutla

Terbaru

Terpopuler

Lem Lalat

Kartosoewiryo (2)

Orang Kaya Baru

Marga Tjoa

Salah Cangkul

Trending Tags

Rubrik dicari