Rabu, 5 Agustus 2026
- Advertisement -

Pacu Jalur Bawa Berkah, Menteri PU Siap Kaji Pembangunan Tol Pekanbaru-Kuansing

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo membuka peluang pembangunan jalan tol yang menghubungkan Pekanbaru dengan Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing). Rencana tersebut akan dikaji sebagai upaya memperlancar akses menuju ajang budaya nasional Pacu Jalur sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.

Pernyataan itu disampaikan Dody saat melakukan kunjungan kerja ke Kuansing, Selasa (4/8/2026). Dalam agenda tersebut, ia meninjau persiapan peresmian jaringan irigasi persawahan di Desa Pulau Komang, Kecamatan Sentajo Raya, sekaligus melihat progres pembangunan Sekolah Rakyat.

Kunjungan Menteri PU turut didampingi Dirjen Sumber Daya Air Kementerian PU Mayjen TNI (Purn) Arnold Aristoteles Paplapna Ritiauw, Plt Bupati Kuansing H Muklisin, Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana SH SIK MH, Pj Sekda Muradi MSi, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Deflides Gusni, Plt Kepala Dinas Kominfoss Hevi H Antoni MSi, Kabag Umum Deswan Antoni, serta Kabag Protokol Zainal Abidin SSTP MSi.

Dalam kesempatan itu, Dody menilai Kuansing memiliki potensi besar, baik di sektor pertanian maupun pariwisata budaya. Menurutnya, Pacu Jalur telah menjadi agenda budaya nasional yang mampu menarik banyak wisatawan setiap tahun.

Baca Juga:  Tak Terbendung, SMAN 1 Telukkuantan Juara Putra dan Putri Sekaligus di HSBL

“Kami akan mengkaji pembangunan jalan tol Pekanbaru–Kuantan Singingi. Akses yang lebih baik akan mempercepat mobilitas masyarakat, distribusi hasil pertanian, serta mendukung Pacu Jalur sebagai agenda budaya nasional yang memiliki daya tarik luar biasa,” ujar Dody.

Ia menegaskan, peningkatan konektivitas menjadi salah satu kunci percepatan pembangunan daerah. Infrastruktur jalan yang lebih baik diyakini mampu membuka peluang investasi baru, meningkatkan kunjungan wisata, sekaligus memperkuat daya saing ekonomi masyarakat.

Selama perjalanan dari Pekanbaru menuju Teluk Kuantan, Dody juga mengaku melihat banyak truk over dimension over loading (ODOL) yang melintasi jalan nasional. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri karena ruas jalan yang ada masih tergolong sempit.

“Saya melihat banyak sekali truk ODOL yang melintas. Jalannya pun sempit,” katanya.

Selain membahas infrastruktur jalan, Dody turut meninjau pembangunan Sekolah Rakyat yang dibiayai melalui APBN. Ia menyebut progres fisik bangunan kini telah mencapai sekitar 90 persen dan dijadwalkan diresmikan pada 14 Agustus 2026 mendatang.

Sementara itu, Plt Bupati Kuansing H Muklisin menyambut positif rencana kajian pembangunan jalan tol tersebut. Menurutnya, kehadiran tol Pekanbaru-Kuansing akan menjadi langkah besar bagi kemajuan daerah.

Baca Juga:  Mahasiswi AKBID Husada  Gemilang Jalani MOKA

“Kami sangat mengapresiasi perhatian Bapak Menteri PU. Jika rencana ini dapat terwujud, tentu akan menjadi lompatan besar bagi pembangunan Kuantan Singingi. Selain mendukung Pacu Jalur, jalan tol ini akan mempercepat pertumbuhan ekonomi, investasi, dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Muklisin.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Kuansing siap mendukung seluruh tahapan kajian yang dilakukan pemerintah pusat agar rencana tersebut dapat direalisasikan sesuai kebutuhan dan prioritas pembangunan nasional.

Dalam kesempatan itu, Muklisin juga menyerahkan proposal usulan perbaikan seluruh ruas jalan kabupaten, provinsi, hingga nasional kepada Menteri PU.

“Kalau ini disetujui, maka tuntas PR perbaikan infrastruktur jalan di Kuansing,” katanya.

Terkait pembangunan Sekolah Rakyat, Muklisin menyebut progresnya telah mencapai 90 persen. Awalnya, sekolah tersebut direncanakan mulai beroperasi pada 31 Juli 2026, namun jadwalnya diundur dan akan diresmikan pada 14 Agustus 2026.

“Soal siapa yang akan meresmikan, kami masih menunggu kepastian,” pungkasnya.

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo membuka peluang pembangunan jalan tol yang menghubungkan Pekanbaru dengan Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing). Rencana tersebut akan dikaji sebagai upaya memperlancar akses menuju ajang budaya nasional Pacu Jalur sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.

Pernyataan itu disampaikan Dody saat melakukan kunjungan kerja ke Kuansing, Selasa (4/8/2026). Dalam agenda tersebut, ia meninjau persiapan peresmian jaringan irigasi persawahan di Desa Pulau Komang, Kecamatan Sentajo Raya, sekaligus melihat progres pembangunan Sekolah Rakyat.

Kunjungan Menteri PU turut didampingi Dirjen Sumber Daya Air Kementerian PU Mayjen TNI (Purn) Arnold Aristoteles Paplapna Ritiauw, Plt Bupati Kuansing H Muklisin, Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana SH SIK MH, Pj Sekda Muradi MSi, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Deflides Gusni, Plt Kepala Dinas Kominfoss Hevi H Antoni MSi, Kabag Umum Deswan Antoni, serta Kabag Protokol Zainal Abidin SSTP MSi.

Dalam kesempatan itu, Dody menilai Kuansing memiliki potensi besar, baik di sektor pertanian maupun pariwisata budaya. Menurutnya, Pacu Jalur telah menjadi agenda budaya nasional yang mampu menarik banyak wisatawan setiap tahun.

Baca Juga:  Waspada, Sepekan ke Depan Riau Berpotensi Dilanda Hujan Lebat

“Kami akan mengkaji pembangunan jalan tol Pekanbaru–Kuantan Singingi. Akses yang lebih baik akan mempercepat mobilitas masyarakat, distribusi hasil pertanian, serta mendukung Pacu Jalur sebagai agenda budaya nasional yang memiliki daya tarik luar biasa,” ujar Dody.

- Advertisement -

Ia menegaskan, peningkatan konektivitas menjadi salah satu kunci percepatan pembangunan daerah. Infrastruktur jalan yang lebih baik diyakini mampu membuka peluang investasi baru, meningkatkan kunjungan wisata, sekaligus memperkuat daya saing ekonomi masyarakat.

Selama perjalanan dari Pekanbaru menuju Teluk Kuantan, Dody juga mengaku melihat banyak truk over dimension over loading (ODOL) yang melintasi jalan nasional. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri karena ruas jalan yang ada masih tergolong sempit.

- Advertisement -

“Saya melihat banyak sekali truk ODOL yang melintas. Jalannya pun sempit,” katanya.

Selain membahas infrastruktur jalan, Dody turut meninjau pembangunan Sekolah Rakyat yang dibiayai melalui APBN. Ia menyebut progres fisik bangunan kini telah mencapai sekitar 90 persen dan dijadwalkan diresmikan pada 14 Agustus 2026 mendatang.

Sementara itu, Plt Bupati Kuansing H Muklisin menyambut positif rencana kajian pembangunan jalan tol tersebut. Menurutnya, kehadiran tol Pekanbaru-Kuansing akan menjadi langkah besar bagi kemajuan daerah.

Baca Juga:  Pacu Jalur dan Randai Bakal Raih Rekor MURI

“Kami sangat mengapresiasi perhatian Bapak Menteri PU. Jika rencana ini dapat terwujud, tentu akan menjadi lompatan besar bagi pembangunan Kuantan Singingi. Selain mendukung Pacu Jalur, jalan tol ini akan mempercepat pertumbuhan ekonomi, investasi, dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Muklisin.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Kuansing siap mendukung seluruh tahapan kajian yang dilakukan pemerintah pusat agar rencana tersebut dapat direalisasikan sesuai kebutuhan dan prioritas pembangunan nasional.

Dalam kesempatan itu, Muklisin juga menyerahkan proposal usulan perbaikan seluruh ruas jalan kabupaten, provinsi, hingga nasional kepada Menteri PU.

“Kalau ini disetujui, maka tuntas PR perbaikan infrastruktur jalan di Kuansing,” katanya.

Terkait pembangunan Sekolah Rakyat, Muklisin menyebut progresnya telah mencapai 90 persen. Awalnya, sekolah tersebut direncanakan mulai beroperasi pada 31 Juli 2026, namun jadwalnya diundur dan akan diresmikan pada 14 Agustus 2026.

“Soal siapa yang akan meresmikan, kami masih menunggu kepastian,” pungkasnya.

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo membuka peluang pembangunan jalan tol yang menghubungkan Pekanbaru dengan Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing). Rencana tersebut akan dikaji sebagai upaya memperlancar akses menuju ajang budaya nasional Pacu Jalur sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.

Pernyataan itu disampaikan Dody saat melakukan kunjungan kerja ke Kuansing, Selasa (4/8/2026). Dalam agenda tersebut, ia meninjau persiapan peresmian jaringan irigasi persawahan di Desa Pulau Komang, Kecamatan Sentajo Raya, sekaligus melihat progres pembangunan Sekolah Rakyat.

Kunjungan Menteri PU turut didampingi Dirjen Sumber Daya Air Kementerian PU Mayjen TNI (Purn) Arnold Aristoteles Paplapna Ritiauw, Plt Bupati Kuansing H Muklisin, Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana SH SIK MH, Pj Sekda Muradi MSi, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Deflides Gusni, Plt Kepala Dinas Kominfoss Hevi H Antoni MSi, Kabag Umum Deswan Antoni, serta Kabag Protokol Zainal Abidin SSTP MSi.

Dalam kesempatan itu, Dody menilai Kuansing memiliki potensi besar, baik di sektor pertanian maupun pariwisata budaya. Menurutnya, Pacu Jalur telah menjadi agenda budaya nasional yang mampu menarik banyak wisatawan setiap tahun.

Baca Juga:  Sukiman: Sertifikat WBTB sebagai Kado Hut Ke-20 Rohul

“Kami akan mengkaji pembangunan jalan tol Pekanbaru–Kuantan Singingi. Akses yang lebih baik akan mempercepat mobilitas masyarakat, distribusi hasil pertanian, serta mendukung Pacu Jalur sebagai agenda budaya nasional yang memiliki daya tarik luar biasa,” ujar Dody.

Ia menegaskan, peningkatan konektivitas menjadi salah satu kunci percepatan pembangunan daerah. Infrastruktur jalan yang lebih baik diyakini mampu membuka peluang investasi baru, meningkatkan kunjungan wisata, sekaligus memperkuat daya saing ekonomi masyarakat.

Selama perjalanan dari Pekanbaru menuju Teluk Kuantan, Dody juga mengaku melihat banyak truk over dimension over loading (ODOL) yang melintasi jalan nasional. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri karena ruas jalan yang ada masih tergolong sempit.

“Saya melihat banyak sekali truk ODOL yang melintas. Jalannya pun sempit,” katanya.

Selain membahas infrastruktur jalan, Dody turut meninjau pembangunan Sekolah Rakyat yang dibiayai melalui APBN. Ia menyebut progres fisik bangunan kini telah mencapai sekitar 90 persen dan dijadwalkan diresmikan pada 14 Agustus 2026 mendatang.

Sementara itu, Plt Bupati Kuansing H Muklisin menyambut positif rencana kajian pembangunan jalan tol tersebut. Menurutnya, kehadiran tol Pekanbaru-Kuansing akan menjadi langkah besar bagi kemajuan daerah.

Baca Juga:  Rekapitulasi Perhitungan Suara PPK Mandau Tetap Diapresiasi

“Kami sangat mengapresiasi perhatian Bapak Menteri PU. Jika rencana ini dapat terwujud, tentu akan menjadi lompatan besar bagi pembangunan Kuantan Singingi. Selain mendukung Pacu Jalur, jalan tol ini akan mempercepat pertumbuhan ekonomi, investasi, dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Muklisin.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Kuansing siap mendukung seluruh tahapan kajian yang dilakukan pemerintah pusat agar rencana tersebut dapat direalisasikan sesuai kebutuhan dan prioritas pembangunan nasional.

Dalam kesempatan itu, Muklisin juga menyerahkan proposal usulan perbaikan seluruh ruas jalan kabupaten, provinsi, hingga nasional kepada Menteri PU.

“Kalau ini disetujui, maka tuntas PR perbaikan infrastruktur jalan di Kuansing,” katanya.

Terkait pembangunan Sekolah Rakyat, Muklisin menyebut progresnya telah mencapai 90 persen. Awalnya, sekolah tersebut direncanakan mulai beroperasi pada 31 Juli 2026, namun jadwalnya diundur dan akan diresmikan pada 14 Agustus 2026.

“Soal siapa yang akan meresmikan, kami masih menunggu kepastian,” pungkasnya.

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari