Jumat, 27 Februari 2026
- Advertisement -

Jalan Lintas Tengah Inhu Rusak Parah, Perbaikan Belum Jelas Jelang Idulfitri

RENGAT (RIAUPOS.CO) – Kondisi Jalan Lintas Tengah di wilayah Kabupaten Indragiri Hulu masih mengalami rusak berat dan belum menunjukkan tanda-tanda perbaikan meski Idulfitri tinggal sekitar 21 hari lagi.

Kerusakan tersebut terutama terjadi pada ruas Air Molek–Cerenti yang menghubungkan Kabupaten Indragiri Hulu dengan Kabupaten Kuantan Singingi. Kondisi ini mengganggu kelancaran arus lalu lintas di kawasan tersebut.

Selain itu, kerusakan juga terjadi di Jalan Lintas Rengat–Tembilahan yang digunakan masyarakat di wilayah timur Kabupaten Indragiri Hulu. Jalan tersebut saat ini mengalami kondisi rusak yang turut berdampak pada aktivitas transportasi warga.

Kerusakan jalan tersebut diduga terjadi setelah sering dilalui angkutan batubara serta kendaraan truk over dimension over loading (ODOL). Sebagian besar jalan yang rusak merupakan jalan dengan konstruksi aspal, sementara jalan dengan konstruksi beton masih dalam kondisi relatif baik.

Baca Juga:  Penduduk Inhu Bertambah 14.240 Jiwa

“Jalan yang mengalami rusak itu rata-rata dengan konstruksi aspal. Sedangkan jalan dengan konstruksi beton atau rigid, masih tergolong baik,” ujar Hendra, warga Kecamatan Kelayang, Kamis (26/2).

Ia menjelaskan, kerusakan Jalan Lintas Tengah terjadi di beberapa kecamatan, yakni Kecamatan Sungai Lala, Kecamatan Kelayang, dan Kecamatan Peranap. Namun, kerusakan paling parah berada di wilayah Kecamatan Kelayang.

Menurutnya, sebagian badan jalan bahkan sudah tidak lagi terlihat lapisan aspalnya karena tertutup tanah dan batu. Kondisi ini menyebabkan jalan menjadi berlumpur saat hujan dan berdebu saat musim kemarau.

Keluhan serupa juga disampaikan Arpan, warga Kecamatan Kuala Cenaku. Ia mengatakan Jalan Lintas Rengat–Tembilahan yang sempit menjadi semakin sulit dilalui, terutama saat truk batubara berpapasan.

Baca Juga:  Tiga Hari Tak Diangkut, Sampah di Rengat Menumpuk dan Bau Menyengat

“Jalan Lintas Rengat-Tembilahan sempit. Jika mobil truk angkutan batubara berselisih jalan, salah satunya harus turun dari badan jalan,” ujarnya.

Warga berharap perbaikan jalan dapat segera dilakukan, terutama menjelang Idulfitri karena mobilitas kendaraan diperkirakan meningkat.

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Perkim Kabupaten Indragiri Hulu, Nafriandi, membenarkan bahwa Jalan Lintas Tengah dan Jalan Lintas Rengat–Tembilahan merupakan jalan berstatus provinsi dan mengalami kerusakan di sejumlah titik.

Ia menyebutkan panjang jalan provinsi di Kabupaten Indragiri Hulu mencapai 241,63 kilometer dan sebagian besar dalam kondisi rusak.

Berdasarkan informasi yang diterimanya, ruas Air Molek–Cerenti direncanakan akan dibangun sepanjang 1 kilometer pada tahun ini. Hal serupa juga direncanakan untuk ruas Jalan Lintas Rengat–Tembilahan, namun waktu pelaksanaan perbaikan belum dapat dipastikan.(kas)

RENGAT (RIAUPOS.CO) – Kondisi Jalan Lintas Tengah di wilayah Kabupaten Indragiri Hulu masih mengalami rusak berat dan belum menunjukkan tanda-tanda perbaikan meski Idulfitri tinggal sekitar 21 hari lagi.

Kerusakan tersebut terutama terjadi pada ruas Air Molek–Cerenti yang menghubungkan Kabupaten Indragiri Hulu dengan Kabupaten Kuantan Singingi. Kondisi ini mengganggu kelancaran arus lalu lintas di kawasan tersebut.

Selain itu, kerusakan juga terjadi di Jalan Lintas Rengat–Tembilahan yang digunakan masyarakat di wilayah timur Kabupaten Indragiri Hulu. Jalan tersebut saat ini mengalami kondisi rusak yang turut berdampak pada aktivitas transportasi warga.

Kerusakan jalan tersebut diduga terjadi setelah sering dilalui angkutan batubara serta kendaraan truk over dimension over loading (ODOL). Sebagian besar jalan yang rusak merupakan jalan dengan konstruksi aspal, sementara jalan dengan konstruksi beton masih dalam kondisi relatif baik.

Baca Juga:  Tiga Hari Tak Diangkut, Sampah di Rengat Menumpuk dan Bau Menyengat

“Jalan yang mengalami rusak itu rata-rata dengan konstruksi aspal. Sedangkan jalan dengan konstruksi beton atau rigid, masih tergolong baik,” ujar Hendra, warga Kecamatan Kelayang, Kamis (26/2).

- Advertisement -

Ia menjelaskan, kerusakan Jalan Lintas Tengah terjadi di beberapa kecamatan, yakni Kecamatan Sungai Lala, Kecamatan Kelayang, dan Kecamatan Peranap. Namun, kerusakan paling parah berada di wilayah Kecamatan Kelayang.

Menurutnya, sebagian badan jalan bahkan sudah tidak lagi terlihat lapisan aspalnya karena tertutup tanah dan batu. Kondisi ini menyebabkan jalan menjadi berlumpur saat hujan dan berdebu saat musim kemarau.

- Advertisement -

Keluhan serupa juga disampaikan Arpan, warga Kecamatan Kuala Cenaku. Ia mengatakan Jalan Lintas Rengat–Tembilahan yang sempit menjadi semakin sulit dilalui, terutama saat truk batubara berpapasan.

Baca Juga:  Dodi Irawan Terpilih Aklamasi, Siap Nahkodai PODSI Riau 2025-2029

“Jalan Lintas Rengat-Tembilahan sempit. Jika mobil truk angkutan batubara berselisih jalan, salah satunya harus turun dari badan jalan,” ujarnya.

Warga berharap perbaikan jalan dapat segera dilakukan, terutama menjelang Idulfitri karena mobilitas kendaraan diperkirakan meningkat.

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Perkim Kabupaten Indragiri Hulu, Nafriandi, membenarkan bahwa Jalan Lintas Tengah dan Jalan Lintas Rengat–Tembilahan merupakan jalan berstatus provinsi dan mengalami kerusakan di sejumlah titik.

Ia menyebutkan panjang jalan provinsi di Kabupaten Indragiri Hulu mencapai 241,63 kilometer dan sebagian besar dalam kondisi rusak.

Berdasarkan informasi yang diterimanya, ruas Air Molek–Cerenti direncanakan akan dibangun sepanjang 1 kilometer pada tahun ini. Hal serupa juga direncanakan untuk ruas Jalan Lintas Rengat–Tembilahan, namun waktu pelaksanaan perbaikan belum dapat dipastikan.(kas)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

RENGAT (RIAUPOS.CO) – Kondisi Jalan Lintas Tengah di wilayah Kabupaten Indragiri Hulu masih mengalami rusak berat dan belum menunjukkan tanda-tanda perbaikan meski Idulfitri tinggal sekitar 21 hari lagi.

Kerusakan tersebut terutama terjadi pada ruas Air Molek–Cerenti yang menghubungkan Kabupaten Indragiri Hulu dengan Kabupaten Kuantan Singingi. Kondisi ini mengganggu kelancaran arus lalu lintas di kawasan tersebut.

Selain itu, kerusakan juga terjadi di Jalan Lintas Rengat–Tembilahan yang digunakan masyarakat di wilayah timur Kabupaten Indragiri Hulu. Jalan tersebut saat ini mengalami kondisi rusak yang turut berdampak pada aktivitas transportasi warga.

Kerusakan jalan tersebut diduga terjadi setelah sering dilalui angkutan batubara serta kendaraan truk over dimension over loading (ODOL). Sebagian besar jalan yang rusak merupakan jalan dengan konstruksi aspal, sementara jalan dengan konstruksi beton masih dalam kondisi relatif baik.

Baca Juga:  Lima Terduga Pengedar Sabu Ditangkap

“Jalan yang mengalami rusak itu rata-rata dengan konstruksi aspal. Sedangkan jalan dengan konstruksi beton atau rigid, masih tergolong baik,” ujar Hendra, warga Kecamatan Kelayang, Kamis (26/2).

Ia menjelaskan, kerusakan Jalan Lintas Tengah terjadi di beberapa kecamatan, yakni Kecamatan Sungai Lala, Kecamatan Kelayang, dan Kecamatan Peranap. Namun, kerusakan paling parah berada di wilayah Kecamatan Kelayang.

Menurutnya, sebagian badan jalan bahkan sudah tidak lagi terlihat lapisan aspalnya karena tertutup tanah dan batu. Kondisi ini menyebabkan jalan menjadi berlumpur saat hujan dan berdebu saat musim kemarau.

Keluhan serupa juga disampaikan Arpan, warga Kecamatan Kuala Cenaku. Ia mengatakan Jalan Lintas Rengat–Tembilahan yang sempit menjadi semakin sulit dilalui, terutama saat truk batubara berpapasan.

Baca Juga:  LPM Desak Pemerintah Perbaiki Jalan Cipta Karya

“Jalan Lintas Rengat-Tembilahan sempit. Jika mobil truk angkutan batubara berselisih jalan, salah satunya harus turun dari badan jalan,” ujarnya.

Warga berharap perbaikan jalan dapat segera dilakukan, terutama menjelang Idulfitri karena mobilitas kendaraan diperkirakan meningkat.

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Perkim Kabupaten Indragiri Hulu, Nafriandi, membenarkan bahwa Jalan Lintas Tengah dan Jalan Lintas Rengat–Tembilahan merupakan jalan berstatus provinsi dan mengalami kerusakan di sejumlah titik.

Ia menyebutkan panjang jalan provinsi di Kabupaten Indragiri Hulu mencapai 241,63 kilometer dan sebagian besar dalam kondisi rusak.

Berdasarkan informasi yang diterimanya, ruas Air Molek–Cerenti direncanakan akan dibangun sepanjang 1 kilometer pada tahun ini. Hal serupa juga direncanakan untuk ruas Jalan Lintas Rengat–Tembilahan, namun waktu pelaksanaan perbaikan belum dapat dipastikan.(kas)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari