Kamis, 4 Juni 2026
- Advertisement -

Sandi Bilang Jokowi Berupaya Merangkul Semua Elemen

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno menanggapi sinyal 2024 dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Menurut dia, sinyal itu sebagai upaya untuk merangkul semua elemen bangsa untuk bersatu padu menuntaskan pembangunan empat tahun ke depan.

"Apa yang disampaikan Pak Presiden itu merangkul ya, menurut saya," kata Sandi usai menghadiri Rakerda Partai Gerindra di Jakarta, Minggu (26/1).

Saat menghadiri pelatikan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Rabu (15/1), Presiden Joko Widodo menyebut Sandiaga Uno merupakan salah satu kandidat calon presiden 2024.

"Yang hadir di sini adalah kandidat yang kemungkinan besar akan menggantikan saya. Saya menyakini itu, tapi saya tidak menyebutkan orangnya siapa, hanya tadi saja yang berdiri tadi, kira-kira," kata Presiden Jokowi.

Baca Juga:  Dukungan Meroket, Khairizal Teratas

Sandi mengatakan 2024 itu masih lama sekali sehingga narasi yang ingin dibangun Presiden Jokowi saat itu adalah jangan lagi bicara soal politik.

"Tentunya presiden sudah menyatakan juga 2024 itu masih lama sekali dan saya sangat setuju sama presiden, saya ingin narasinya jangan langsung bicara politik karena kita baru selesai kontentasi pilpres 2019," kata Sandi yang mendapat julukan 'Papa Online' dari netizen.

Saat ini, kata Sandi, terlalu dini untuk memikirkan 2024. Yang perlu dilakukan saat ini, menurut dia, adalah bekerja nyata termasuk dirinya yang kini berada di luar pemerintahan maupun orang-orang yang berada di dalam pemerintahan untuk berkontribusi pada bangsa dan negara.

Baca Juga:  Sejumlah Kandidat Ambil dan Kembalikan Formulir

"Kita fokus saja untuk bekerja nyata dan di manapun kita berada. Biberikan kesempatan secara nyata memberikan kontribusi kepada bangsa dan negara," katanya. 

Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno menanggapi sinyal 2024 dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Menurut dia, sinyal itu sebagai upaya untuk merangkul semua elemen bangsa untuk bersatu padu menuntaskan pembangunan empat tahun ke depan.

"Apa yang disampaikan Pak Presiden itu merangkul ya, menurut saya," kata Sandi usai menghadiri Rakerda Partai Gerindra di Jakarta, Minggu (26/1).

Saat menghadiri pelatikan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Rabu (15/1), Presiden Joko Widodo menyebut Sandiaga Uno merupakan salah satu kandidat calon presiden 2024.

"Yang hadir di sini adalah kandidat yang kemungkinan besar akan menggantikan saya. Saya menyakini itu, tapi saya tidak menyebutkan orangnya siapa, hanya tadi saja yang berdiri tadi, kira-kira," kata Presiden Jokowi.

Baca Juga:  Fraksi Demokrat DPRD Riau Tegaskan Tolak Omnibus Law

Sandi mengatakan 2024 itu masih lama sekali sehingga narasi yang ingin dibangun Presiden Jokowi saat itu adalah jangan lagi bicara soal politik.

- Advertisement -

"Tentunya presiden sudah menyatakan juga 2024 itu masih lama sekali dan saya sangat setuju sama presiden, saya ingin narasinya jangan langsung bicara politik karena kita baru selesai kontentasi pilpres 2019," kata Sandi yang mendapat julukan 'Papa Online' dari netizen.

Saat ini, kata Sandi, terlalu dini untuk memikirkan 2024. Yang perlu dilakukan saat ini, menurut dia, adalah bekerja nyata termasuk dirinya yang kini berada di luar pemerintahan maupun orang-orang yang berada di dalam pemerintahan untuk berkontribusi pada bangsa dan negara.

- Advertisement -
Baca Juga:  Emil Salim: Tak Ada Permintaan Maaf Arteria Dahlan

"Kita fokus saja untuk bekerja nyata dan di manapun kita berada. Biberikan kesempatan secara nyata memberikan kontribusi kepada bangsa dan negara," katanya. 

Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno menanggapi sinyal 2024 dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Menurut dia, sinyal itu sebagai upaya untuk merangkul semua elemen bangsa untuk bersatu padu menuntaskan pembangunan empat tahun ke depan.

"Apa yang disampaikan Pak Presiden itu merangkul ya, menurut saya," kata Sandi usai menghadiri Rakerda Partai Gerindra di Jakarta, Minggu (26/1).

Saat menghadiri pelatikan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Rabu (15/1), Presiden Joko Widodo menyebut Sandiaga Uno merupakan salah satu kandidat calon presiden 2024.

"Yang hadir di sini adalah kandidat yang kemungkinan besar akan menggantikan saya. Saya menyakini itu, tapi saya tidak menyebutkan orangnya siapa, hanya tadi saja yang berdiri tadi, kira-kira," kata Presiden Jokowi.

Baca Juga:  Sejumlah Kandidat Ambil dan Kembalikan Formulir

Sandi mengatakan 2024 itu masih lama sekali sehingga narasi yang ingin dibangun Presiden Jokowi saat itu adalah jangan lagi bicara soal politik.

"Tentunya presiden sudah menyatakan juga 2024 itu masih lama sekali dan saya sangat setuju sama presiden, saya ingin narasinya jangan langsung bicara politik karena kita baru selesai kontentasi pilpres 2019," kata Sandi yang mendapat julukan 'Papa Online' dari netizen.

Saat ini, kata Sandi, terlalu dini untuk memikirkan 2024. Yang perlu dilakukan saat ini, menurut dia, adalah bekerja nyata termasuk dirinya yang kini berada di luar pemerintahan maupun orang-orang yang berada di dalam pemerintahan untuk berkontribusi pada bangsa dan negara.

Baca Juga:  Dukungan Meroket, Khairizal Teratas

"Kita fokus saja untuk bekerja nyata dan di manapun kita berada. Biberikan kesempatan secara nyata memberikan kontribusi kepada bangsa dan negara," katanya. 

Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari