24.2 C
Pekanbaru
Senin, 31 Maret 2025
spot_img

Perempuan Haid dan Lailatul Qadar

Pertanyaan:

Assalamualaikum ustaz, Saya Syarifah, ingin bertanya kepada ustaz, apakah perempuan bisa mendapatkan malam lailatul qadar ? Terima kasih Pak ustaz.

Syarifah

Jawaban:

Terima kasih kepada Bu Syarifah yang menanyakan perihal apakah perempuan haid bisa mendapatkan malam lailatul qadar?

Dalam Islam, Lailatul Qadar adalah malam yang sangat istimewa di bulan Ramadan, di mana umat Muslim percaya dan beriman bahwa pada malam tersebut, amal ibadah lebih bernilai daripada seribu bulan. Bagaimana tidak, pada lailatul qadar Al-Qur’an diturunkan pertama kalinya. Allah swt berfirman:

“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari 1000 bulan.” (QS Al-Qadr: 1-3).

Lailatul Qadar dapat diperoleh dengan cara menghidupkan malam-malam ganjil dengan beribadah seperti berdzikir, melakukan salat sunah, dan salat berjamaah. Dengannya Allah swt akan mengampuni dosa-dosa yang terdahulu, sebagaimana disampaikan oleh Rasulullah SAW yang artinya ‘’ Barangsiapa beribadah pada malam Lailatul Qadar karena iman dan mengharapkan pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lampau.” (HR Al-Bukhari).  Oleh itu, umat Islam ingin meraih kemuliaan dan keagungan Lailatul Qadar. Tak terkecuali perempuan yang mengalami haid, namun mereka mengalami dilema sebab kodratnya sebagai perempuan dewasa menghalanginya untuk melakukan sejumlah ibadah-ibadah tertentu.

- Advertisement -
Baca Juga:  Hukum Memakai Obat Tetes Mata ketika Berpuasa

Lantas bagaimana dengan perempuan yang sedangan mengalami haid. Apakah mereka bisa mendapatkan malam lailatul qadar ?

Imam Ad Dhahk seorang ulama hadis menyebutkan didalam Lathaiful Ma’arif.  Jubair berkata: “Aku pernah bertanya kepada Imam Ad-Dhahak, bagaimana pendapatmu mengenai perempuan yang sedang nifas, haid, orang yang tengah bepergian (musafir) dan orang yang tidur, apakah mereka bisa memperoleh bagian dari Lailatul Qadar?” Lantas oleh Imam Ad-Dhahak dijawab: “Ya, mereka masih bisa memperoleh bagian. Setiap orang yang diterima amalnya, maka Allah swt akan memberikan bagiannya dari Lailatul Qadar.”  Statemen yang disampaikan oleh Imam Ad-Dhahak di atas menunjukkan bahwa seorang perempuan yang mengalami haid dapat memperoleh Lailatul Qadar.

Baca Juga:  Perbuatan yang Merusak Puasa

Lalu apa yang dapat dilakukan oleh perempuan haid untuk menghidupkan dan mengisi lailatul qadar. Imam Nawawi Al-Bantani menyebutkan didalam kitabnya Nihayatuz Zain fi Irsyadil Mubtadiin,

Tingkatan dalam menghidupkan Lailatul Qadar ada tiga (3). Yang tertinggi adalah menghidupkan Lailatul Qadar dengan melakukan salat. Sedangkan, tingkatan yang sedang ialah menghidupkan Lailatul Qadar dengan dzikir. Adapun tingkatan terendah ialah dengan melaksanakan Salat Isya dan Subuh secara berjamaah. Melakukan hal tersebut pada malam Lailatul Qadar lebih baik ketimbang malam lainnya selama 1000 bulan, dan orang yang melakukannya akan mendapatkan keutamaan meski tidak menyaksikan Lailatul Qadar menurut pendapat yang kuat.***

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

BERITA LAINNYA

Hujan Ringan hingga Sedang Diprediksi Guyur Riau Saat Malam Takbiran

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru memprediksi hujan ringan hingga sedang akan mengguyur sejumlah wilayah di Riau pada malam Takbiran Idulfitri 1446 H, yang jatuh pada Ahad (30/3/2025).

Bandara SSK II Pekanbaru Buka Rute Baru ke Padang dan Rengat, Mudahkan Akses Mudik

Penerbangan perdana rute Pekanbaru-Padang dilaksanakan pada Rabu, 26 Maret 2025, pukul 07:00 WIB dan dihadiri oleh sejumlah pejabat, termasuk Radityo Ari Purwoko, General Manager Bandara SSK II, Roni Rakhmat SSTP MSi

Gubernur Riau Abdul Wahid Gelar Open House Idulfitri, Ajak Masyarakat Jalin Silaturahmi

Gubernur Riau, Abdul Wahid, menjelaskan bahwa open house ini terbuka bagi semua kalangan tanpa ada pembatasan. Masyarakat umum dipersilakan untuk hadir dan berinteraksi langsung dengan dirinya, Wakil Gubernur, kepala OPD, serta warga lainnya.

Serangan Buaya Terus Terjadi di Rokan Hilir, Warga di Rimba Melintang Jadi Korban Terbaru

Rangkaian serangan buaya terhadap manusia kembali terjadi di Rokan Hilir (Rohil). Setelah tragedi yang merenggut nyawa seorang anak bernama Fi di Kepenghuluan Sungai Kubu, Kecamatan Kubu, serangan buaya kembali menewaskan seorang petani sawit bernama Supriadi di Kecamatan Pekaitan pada Rabu (26/3/2025).