Sabtu, 6 Juni 2026
- Advertisement -

Demi Tenangkan Nelayan, Jokowi Datang

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Kunjungan Presiden Joko Widodo ke Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau bertujuan untuk memenangkan para nelayan yang khawatir dengan kehadiran kapal coast guard milik negara Cina.

Begitu kata Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP Partai Perindo, Perkasa Alam, Rabu (8/1).

Perkasa mengungkap, Presiden Jokowi bertolak ke Kabupaten Natuna untuk membagikan sertifikat tanah kepada para nelayan sekaligus menenangkan psikologi para nelayan.

"Mungkin secara psikologi beliau (Presiden Jokowi, red) ingin menenangkan para nelayan di sana, karena seperti yang kita dengar kan nelayan kita banyak yang pada diusir pada saat melaut," ujarnya.

Presiden Jokowi beserta rombongan bertolak ke Natuna dari Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur pada Rabu pagi (8/1).

Baca Juga:  Tak Mau Asetnya Dirampas Negara, Bos First Travel Ajukan PK

Rombongan yang menyertai Jokowi antara lain, Menteri ESDM, Arifin Tasrif; Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko; Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto; dan Wakil Menteri ATR/BPN, Surya Tjandra lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur pada Rabu (8/1) pagi tadi.

Editor: Deslina
Sumber: rmol

 

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Kunjungan Presiden Joko Widodo ke Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau bertujuan untuk memenangkan para nelayan yang khawatir dengan kehadiran kapal coast guard milik negara Cina.

Begitu kata Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP Partai Perindo, Perkasa Alam, Rabu (8/1).

Perkasa mengungkap, Presiden Jokowi bertolak ke Kabupaten Natuna untuk membagikan sertifikat tanah kepada para nelayan sekaligus menenangkan psikologi para nelayan.

"Mungkin secara psikologi beliau (Presiden Jokowi, red) ingin menenangkan para nelayan di sana, karena seperti yang kita dengar kan nelayan kita banyak yang pada diusir pada saat melaut," ujarnya.

Presiden Jokowi beserta rombongan bertolak ke Natuna dari Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur pada Rabu pagi (8/1).

- Advertisement -
Baca Juga:  Nikah Massal dan Atraksi Kacau Kalamai

Rombongan yang menyertai Jokowi antara lain, Menteri ESDM, Arifin Tasrif; Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko; Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto; dan Wakil Menteri ATR/BPN, Surya Tjandra lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur pada Rabu (8/1) pagi tadi.

Editor: Deslina
Sumber: rmol

- Advertisement -

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Kunjungan Presiden Joko Widodo ke Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau bertujuan untuk memenangkan para nelayan yang khawatir dengan kehadiran kapal coast guard milik negara Cina.

Begitu kata Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP Partai Perindo, Perkasa Alam, Rabu (8/1).

Perkasa mengungkap, Presiden Jokowi bertolak ke Kabupaten Natuna untuk membagikan sertifikat tanah kepada para nelayan sekaligus menenangkan psikologi para nelayan.

"Mungkin secara psikologi beliau (Presiden Jokowi, red) ingin menenangkan para nelayan di sana, karena seperti yang kita dengar kan nelayan kita banyak yang pada diusir pada saat melaut," ujarnya.

Presiden Jokowi beserta rombongan bertolak ke Natuna dari Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur pada Rabu pagi (8/1).

Baca Juga:  Menikah di Wilayah Pasar Minggu

Rombongan yang menyertai Jokowi antara lain, Menteri ESDM, Arifin Tasrif; Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko; Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto; dan Wakil Menteri ATR/BPN, Surya Tjandra lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur pada Rabu (8/1) pagi tadi.

Editor: Deslina
Sumber: rmol

 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari