Minggu, 30 November 2025
spot_img

Australia Berlakukan Lagi Darurat Bencana

VICTORIA (RIAUPOS.CO) — Dampak bencana kebakaran yang mengisolasi warga pesisir di negara bagian New South Wales (NSW), Australia, belum juga tuntas. Namun, otoritas mengumumkan prediksi bencana kebakaran baru.

Perdana Menteri NSW Gladys Berejiklian mengatakan, pihaknya memberlakukan status gawat darurat mulai Jumat (3/1). Hal tersebut dilakukan setelah lembaga meteorologi memprediksi bahwa kondisi cuaca kembali memanas mulai Sabtu pekan ini. ’’Kami akan pastikan semua langkah pencegahan diambil,’’ ungkapnya kepada CNN dikutip JPG.

Berejiklian tampaknya tak ingin insiden awal pekan terulang. Saat momen tahun baru, ribuan warga kota pesisir terjebak di pantai karena rumah mereka terlalap api. Karena itu, dia menegaskan bahwa aparat punya wewenang untuk memaksa warga mengungsi atau menutup jalan. ’’Semua harus disiapkan untuk menghadapi tujuh hari ke depan,’’ kata perempuan 49 tahun itu.

Baca Juga:  30 Ribu Napi Dibebaskan

Pemadam kebakaran NSW pun mengawali upaya pencegahan dengan mengevakuasi semua orang yang berada di daerah pesisir. Mereka menetapkan wilayah mulai Batemans Bay hingga perbatasan Victoria sebagai area terlarang bagi turis. ’’Situasi bisa jadi berbahaya. Jangan berada di wilayah ini pada Sabtu,’’ tulis Rural Fire Service NSW.

Dalam insiden awal pekan, tujuh orang meninggal dalam waktu 24 jam. Hal tersebut membuat warga lokal berbondong-bondong untuk mengungsi. Mereka rela menunggu berjam-jam untuk bisa keluar dari wilayah berbahaya tersebut.

Salah satunya, Rob O’Neill yang ingin menjemput dua anaknya di selatan NSW. Dia resah karena orang tua yang sedang berlibur bersama anak-anak tak bisa dihubungi. ’’Saya harus mengeluarkan mereka sebelum Sabtu,’’ ujarnya.

Baca Juga:  Lagi, Kepala SMP di Inhu Dimintai Keterangan Tim Kejagung

Di Negara Bagian Victoria, 24 wilayah masih terisolasi api. Termasuk Kota Mallacoota, ribuan orang terjebak di pantai. Perdana Menteri Victoria Daniel Andrews mengatakan baru saja mengevakuasi 800 orang dengan kapal.(bil/c7/sof/jpg)

VICTORIA (RIAUPOS.CO) — Dampak bencana kebakaran yang mengisolasi warga pesisir di negara bagian New South Wales (NSW), Australia, belum juga tuntas. Namun, otoritas mengumumkan prediksi bencana kebakaran baru.

Perdana Menteri NSW Gladys Berejiklian mengatakan, pihaknya memberlakukan status gawat darurat mulai Jumat (3/1). Hal tersebut dilakukan setelah lembaga meteorologi memprediksi bahwa kondisi cuaca kembali memanas mulai Sabtu pekan ini. ’’Kami akan pastikan semua langkah pencegahan diambil,’’ ungkapnya kepada CNN dikutip JPG.

Berejiklian tampaknya tak ingin insiden awal pekan terulang. Saat momen tahun baru, ribuan warga kota pesisir terjebak di pantai karena rumah mereka terlalap api. Karena itu, dia menegaskan bahwa aparat punya wewenang untuk memaksa warga mengungsi atau menutup jalan. ’’Semua harus disiapkan untuk menghadapi tujuh hari ke depan,’’ kata perempuan 49 tahun itu.

Baca Juga:  Enam Polisi Hanya Ditahan 21 Hari, Terkait Penembak Dua Mahasiswa Kendari

Pemadam kebakaran NSW pun mengawali upaya pencegahan dengan mengevakuasi semua orang yang berada di daerah pesisir. Mereka menetapkan wilayah mulai Batemans Bay hingga perbatasan Victoria sebagai area terlarang bagi turis. ’’Situasi bisa jadi berbahaya. Jangan berada di wilayah ini pada Sabtu,’’ tulis Rural Fire Service NSW.

Dalam insiden awal pekan, tujuh orang meninggal dalam waktu 24 jam. Hal tersebut membuat warga lokal berbondong-bondong untuk mengungsi. Mereka rela menunggu berjam-jam untuk bisa keluar dari wilayah berbahaya tersebut.

- Advertisement -

Salah satunya, Rob O’Neill yang ingin menjemput dua anaknya di selatan NSW. Dia resah karena orang tua yang sedang berlibur bersama anak-anak tak bisa dihubungi. ’’Saya harus mengeluarkan mereka sebelum Sabtu,’’ ujarnya.

Baca Juga:  Pemerintah Tidak Mau Ikut Campur Konflik Partai Demokrat

Di Negara Bagian Victoria, 24 wilayah masih terisolasi api. Termasuk Kota Mallacoota, ribuan orang terjebak di pantai. Perdana Menteri Victoria Daniel Andrews mengatakan baru saja mengevakuasi 800 orang dengan kapal.(bil/c7/sof/jpg)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

VICTORIA (RIAUPOS.CO) — Dampak bencana kebakaran yang mengisolasi warga pesisir di negara bagian New South Wales (NSW), Australia, belum juga tuntas. Namun, otoritas mengumumkan prediksi bencana kebakaran baru.

Perdana Menteri NSW Gladys Berejiklian mengatakan, pihaknya memberlakukan status gawat darurat mulai Jumat (3/1). Hal tersebut dilakukan setelah lembaga meteorologi memprediksi bahwa kondisi cuaca kembali memanas mulai Sabtu pekan ini. ’’Kami akan pastikan semua langkah pencegahan diambil,’’ ungkapnya kepada CNN dikutip JPG.

Berejiklian tampaknya tak ingin insiden awal pekan terulang. Saat momen tahun baru, ribuan warga kota pesisir terjebak di pantai karena rumah mereka terlalap api. Karena itu, dia menegaskan bahwa aparat punya wewenang untuk memaksa warga mengungsi atau menutup jalan. ’’Semua harus disiapkan untuk menghadapi tujuh hari ke depan,’’ kata perempuan 49 tahun itu.

Baca Juga:  Indonesia Siap Bantu Tanggulangi Kebakaran Australia

Pemadam kebakaran NSW pun mengawali upaya pencegahan dengan mengevakuasi semua orang yang berada di daerah pesisir. Mereka menetapkan wilayah mulai Batemans Bay hingga perbatasan Victoria sebagai area terlarang bagi turis. ’’Situasi bisa jadi berbahaya. Jangan berada di wilayah ini pada Sabtu,’’ tulis Rural Fire Service NSW.

Dalam insiden awal pekan, tujuh orang meninggal dalam waktu 24 jam. Hal tersebut membuat warga lokal berbondong-bondong untuk mengungsi. Mereka rela menunggu berjam-jam untuk bisa keluar dari wilayah berbahaya tersebut.

Salah satunya, Rob O’Neill yang ingin menjemput dua anaknya di selatan NSW. Dia resah karena orang tua yang sedang berlibur bersama anak-anak tak bisa dihubungi. ’’Saya harus mengeluarkan mereka sebelum Sabtu,’’ ujarnya.

Baca Juga:  Orang Minang Jangan Terprovokasi

Di Negara Bagian Victoria, 24 wilayah masih terisolasi api. Termasuk Kota Mallacoota, ribuan orang terjebak di pantai. Perdana Menteri Victoria Daniel Andrews mengatakan baru saja mengevakuasi 800 orang dengan kapal.(bil/c7/sof/jpg)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari