Sabtu, 5 April 2025
spot_img

Lewat Telepon, Xi Jinping-Biden Bahas Taiwan dan Rivalitas Cina-AS

BEIJING (RIAUPOS.CO) – Presiden Cina Xi Jinping dan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden melakukan percakapan via telepon pada Kamis (28/7/2022) malam waktu Beijing. Dalam percakapan tersebut kedua kepala negara pemimpin ekonomi dunia itu membicarakan tentang isu Taiwan dan rivalitas Cina-AS.

Presiden Xi menegaskan bahwa sejarah telah mencatat masalah Taiwan sudah sangat jelas dan nyata bahwa Selat Taiwan milik Cina.

“Pihak AS seharusnya menghormati prinsip satu Cina dan tiga Komunike Bersama Cina-AS terkait masalah ini,” kata pemimpin tertinggi Partai Komunis China (CPC) itu.

Sementara itu, Presiden Biden menyatakan bahwa kebijakan AS terhadap prinsip satu Cina tidak akan berubah.

“AS tidak akan mendukung kemerdekaan Taiwan,” kata Biden sebagaimana dirilis oleh Kementerian Luar Negeri Cina (MFA).

Baca Juga:  Penangguhan Umrah oleh Arab Saudi, Kementerian Agama harus Berbenah

Xi menambahkan bahwa pendekatan Cina-AS dengan menggunakan terminologi persaingan strategis dan melihat Tiongkok sebagai ancaman merupakan kesalahan persepsi. “Kedua belah pihak perlu menjaga komunikasi di semua tingkatan dan memanfaatkan semua saluran untuk mendukung hubungan bilateral,” katanya.

Biden setuju untuk tetap menjaga komunikasi dan kerja sama dengan Cina.

“Dunia saat ini sedang kritis. Kerja sama AS-Tiongkok tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat kedua negara, melainkan juga masyarakat semua negara,” kata Biden.

Percakapan telepon pada Kamis (28/7/2022) malam yang berlangsung selama lebih dari dua jam tersebut merupakan yang ketiga kalinya sepanjang 2022. Komunikasi kedua kepala negara tersebut terjadi dua hari setelah Xi Jinping menerima kunjungan kehormatan Presiden Indonesia Joko Widodo di Beijing pada Selasa (26/7/2022).

Baca Juga:  Kapolres Rohil Pimpin Upacara Laporan Kenaikan Pangkat

Sumber: Jawapos.com

Editor: Edwar Yaman

 

 

BEIJING (RIAUPOS.CO) – Presiden Cina Xi Jinping dan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden melakukan percakapan via telepon pada Kamis (28/7/2022) malam waktu Beijing. Dalam percakapan tersebut kedua kepala negara pemimpin ekonomi dunia itu membicarakan tentang isu Taiwan dan rivalitas Cina-AS.

Presiden Xi menegaskan bahwa sejarah telah mencatat masalah Taiwan sudah sangat jelas dan nyata bahwa Selat Taiwan milik Cina.

“Pihak AS seharusnya menghormati prinsip satu Cina dan tiga Komunike Bersama Cina-AS terkait masalah ini,” kata pemimpin tertinggi Partai Komunis China (CPC) itu.

Sementara itu, Presiden Biden menyatakan bahwa kebijakan AS terhadap prinsip satu Cina tidak akan berubah.

“AS tidak akan mendukung kemerdekaan Taiwan,” kata Biden sebagaimana dirilis oleh Kementerian Luar Negeri Cina (MFA).

Baca Juga:  Bupati Inhu Resmikan Gedung Sekolah dan Gedung Olahraga

Xi menambahkan bahwa pendekatan Cina-AS dengan menggunakan terminologi persaingan strategis dan melihat Tiongkok sebagai ancaman merupakan kesalahan persepsi. “Kedua belah pihak perlu menjaga komunikasi di semua tingkatan dan memanfaatkan semua saluran untuk mendukung hubungan bilateral,” katanya.

Biden setuju untuk tetap menjaga komunikasi dan kerja sama dengan Cina.

“Dunia saat ini sedang kritis. Kerja sama AS-Tiongkok tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat kedua negara, melainkan juga masyarakat semua negara,” kata Biden.

Percakapan telepon pada Kamis (28/7/2022) malam yang berlangsung selama lebih dari dua jam tersebut merupakan yang ketiga kalinya sepanjang 2022. Komunikasi kedua kepala negara tersebut terjadi dua hari setelah Xi Jinping menerima kunjungan kehormatan Presiden Indonesia Joko Widodo di Beijing pada Selasa (26/7/2022).

Baca Juga:  Penggemar, Ini Lho Drama Korea yang Paling Digemari

Sumber: Jawapos.com

Editor: Edwar Yaman

 

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Lewat Telepon, Xi Jinping-Biden Bahas Taiwan dan Rivalitas Cina-AS

BEIJING (RIAUPOS.CO) – Presiden Cina Xi Jinping dan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden melakukan percakapan via telepon pada Kamis (28/7/2022) malam waktu Beijing. Dalam percakapan tersebut kedua kepala negara pemimpin ekonomi dunia itu membicarakan tentang isu Taiwan dan rivalitas Cina-AS.

Presiden Xi menegaskan bahwa sejarah telah mencatat masalah Taiwan sudah sangat jelas dan nyata bahwa Selat Taiwan milik Cina.

“Pihak AS seharusnya menghormati prinsip satu Cina dan tiga Komunike Bersama Cina-AS terkait masalah ini,” kata pemimpin tertinggi Partai Komunis China (CPC) itu.

Sementara itu, Presiden Biden menyatakan bahwa kebijakan AS terhadap prinsip satu Cina tidak akan berubah.

“AS tidak akan mendukung kemerdekaan Taiwan,” kata Biden sebagaimana dirilis oleh Kementerian Luar Negeri Cina (MFA).

Baca Juga:  Penangguhan Umrah oleh Arab Saudi, Kementerian Agama harus Berbenah

Xi menambahkan bahwa pendekatan Cina-AS dengan menggunakan terminologi persaingan strategis dan melihat Tiongkok sebagai ancaman merupakan kesalahan persepsi. “Kedua belah pihak perlu menjaga komunikasi di semua tingkatan dan memanfaatkan semua saluran untuk mendukung hubungan bilateral,” katanya.

Biden setuju untuk tetap menjaga komunikasi dan kerja sama dengan Cina.

“Dunia saat ini sedang kritis. Kerja sama AS-Tiongkok tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat kedua negara, melainkan juga masyarakat semua negara,” kata Biden.

Percakapan telepon pada Kamis (28/7/2022) malam yang berlangsung selama lebih dari dua jam tersebut merupakan yang ketiga kalinya sepanjang 2022. Komunikasi kedua kepala negara tersebut terjadi dua hari setelah Xi Jinping menerima kunjungan kehormatan Presiden Indonesia Joko Widodo di Beijing pada Selasa (26/7/2022).

Baca Juga:  Bupati Inhu Resmikan Gedung Sekolah dan Gedung Olahraga

Sumber: Jawapos.com

Editor: Edwar Yaman

 

 

BEIJING (RIAUPOS.CO) – Presiden Cina Xi Jinping dan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden melakukan percakapan via telepon pada Kamis (28/7/2022) malam waktu Beijing. Dalam percakapan tersebut kedua kepala negara pemimpin ekonomi dunia itu membicarakan tentang isu Taiwan dan rivalitas Cina-AS.

Presiden Xi menegaskan bahwa sejarah telah mencatat masalah Taiwan sudah sangat jelas dan nyata bahwa Selat Taiwan milik Cina.

“Pihak AS seharusnya menghormati prinsip satu Cina dan tiga Komunike Bersama Cina-AS terkait masalah ini,” kata pemimpin tertinggi Partai Komunis China (CPC) itu.

Sementara itu, Presiden Biden menyatakan bahwa kebijakan AS terhadap prinsip satu Cina tidak akan berubah.

“AS tidak akan mendukung kemerdekaan Taiwan,” kata Biden sebagaimana dirilis oleh Kementerian Luar Negeri Cina (MFA).

Baca Juga:  Penggemar, Ini Lho Drama Korea yang Paling Digemari

Xi menambahkan bahwa pendekatan Cina-AS dengan menggunakan terminologi persaingan strategis dan melihat Tiongkok sebagai ancaman merupakan kesalahan persepsi. “Kedua belah pihak perlu menjaga komunikasi di semua tingkatan dan memanfaatkan semua saluran untuk mendukung hubungan bilateral,” katanya.

Biden setuju untuk tetap menjaga komunikasi dan kerja sama dengan Cina.

“Dunia saat ini sedang kritis. Kerja sama AS-Tiongkok tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat kedua negara, melainkan juga masyarakat semua negara,” kata Biden.

Percakapan telepon pada Kamis (28/7/2022) malam yang berlangsung selama lebih dari dua jam tersebut merupakan yang ketiga kalinya sepanjang 2022. Komunikasi kedua kepala negara tersebut terjadi dua hari setelah Xi Jinping menerima kunjungan kehormatan Presiden Indonesia Joko Widodo di Beijing pada Selasa (26/7/2022).

Baca Juga:  Massa Pendemo Desak Kejati Usut Keterlibatan Para Pejabat 

Sumber: Jawapos.com

Editor: Edwar Yaman

 

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari