Rabu, 7 Januari 2026
- Advertisement -
spot_img

1.050 Persil TORA Mulai Dibagikan, Masyarakat Siak Dapat Kepastian Lahan

SIAK SRI INDRAPURA (RIAUPOS.CO) Bupati Siak Afni Z bersama Kepala Kantor Pertanahan Siak, Martin SST MH, menyerahkan Sertifikat Hak Milik (SHM) melalui program Redistribusi Tanah atau Tanah Obyek Reforma Agraria (TORA) kepada masyarakat di lima kecamatan. Penyerahan ini menjadi yang pertama untuk wilayah Provinsi Riau.

Acara penyerahan berlangsung di Kantor Desa atau Penghulu Mandi Angin, Minas, pada Kamis (20/11), bertepatan dengan agenda Rumah Rakyat. Warga yang hadir terlihat antusias menerima kepastian hukum atas lahan yang mereka tempati selama bertahun-tahun.

Bupati Afni menjelaskan bahwa SHM TORA 2025 ini merupakan hasil perjuangan panjang dalam penataan aset masyarakat. Program tersebut berasal dari dua sumber utama: peralihan kawasan hutan menjadi APL (Area Peruntukan Lain) serta pelepasan sebagian lahan dari Izin Usaha Perkebunan (IUP).

Baca Juga:  Jadikan Silat Warisan Budaya di Negeri Siak

“Totalnya mencapai 975,59 hektare dari 1.050 persil. Ada yang berupa tapak rumah, sawah, dan lahan kebun sawit milik masyarakat yang sebelumnya berada di kawasan hutan dan wilayah IUP,” ujar Afni.

Ia menegaskan bahwa program tersebut menjadi bukti hadirnya negara dalam melindungi petani kecil, terutama petani sawit. Pemerintah daerah, katanya, tetap berkomitmen memperjuangkan hak-hak masyarakat atas tanah.

“Tahun depan kita akan perjuangkan lagi hak tanah masyarakat, terutama wilayah yang masih berkonflik. Informasinya, tahun 2026 kita kembali mendapat alokasi sekitar 1.050 persil,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Siak, Martin SST MH, menyampaikan bahwa penyerahan SHM TORA ini adalah yang pertama dilakukan di Riau pada tahun 2025. Ia menekankan bahwa program TORA tidak hanya tentang sertifikat tanah, tetapi juga bentuk nyata kehadiran negara di tengah masyarakat.

Baca Juga:  Bupati Afni: Santri Jangan Hanya Jadi Penonton, Tapi Pelaku Sejarah

“Hari ini kita tidak hanya menyerahkan sertipikat tanah, tetapi juga menegaskan kembali bahwa negara hadir bersama rakyat,” tuturnya.

SIAK SRI INDRAPURA (RIAUPOS.CO) Bupati Siak Afni Z bersama Kepala Kantor Pertanahan Siak, Martin SST MH, menyerahkan Sertifikat Hak Milik (SHM) melalui program Redistribusi Tanah atau Tanah Obyek Reforma Agraria (TORA) kepada masyarakat di lima kecamatan. Penyerahan ini menjadi yang pertama untuk wilayah Provinsi Riau.

Acara penyerahan berlangsung di Kantor Desa atau Penghulu Mandi Angin, Minas, pada Kamis (20/11), bertepatan dengan agenda Rumah Rakyat. Warga yang hadir terlihat antusias menerima kepastian hukum atas lahan yang mereka tempati selama bertahun-tahun.

Bupati Afni menjelaskan bahwa SHM TORA 2025 ini merupakan hasil perjuangan panjang dalam penataan aset masyarakat. Program tersebut berasal dari dua sumber utama: peralihan kawasan hutan menjadi APL (Area Peruntukan Lain) serta pelepasan sebagian lahan dari Izin Usaha Perkebunan (IUP).

Baca Juga:  Jadikan Silat Warisan Budaya di Negeri Siak

“Totalnya mencapai 975,59 hektare dari 1.050 persil. Ada yang berupa tapak rumah, sawah, dan lahan kebun sawit milik masyarakat yang sebelumnya berada di kawasan hutan dan wilayah IUP,” ujar Afni.

Ia menegaskan bahwa program tersebut menjadi bukti hadirnya negara dalam melindungi petani kecil, terutama petani sawit. Pemerintah daerah, katanya, tetap berkomitmen memperjuangkan hak-hak masyarakat atas tanah.

- Advertisement -

“Tahun depan kita akan perjuangkan lagi hak tanah masyarakat, terutama wilayah yang masih berkonflik. Informasinya, tahun 2026 kita kembali mendapat alokasi sekitar 1.050 persil,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Siak, Martin SST MH, menyampaikan bahwa penyerahan SHM TORA ini adalah yang pertama dilakukan di Riau pada tahun 2025. Ia menekankan bahwa program TORA tidak hanya tentang sertifikat tanah, tetapi juga bentuk nyata kehadiran negara di tengah masyarakat.

- Advertisement -
Baca Juga:  Jauhi Perlintasan Harimau di Koto Gasib

“Hari ini kita tidak hanya menyerahkan sertipikat tanah, tetapi juga menegaskan kembali bahwa negara hadir bersama rakyat,” tuturnya.

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

SIAK SRI INDRAPURA (RIAUPOS.CO) Bupati Siak Afni Z bersama Kepala Kantor Pertanahan Siak, Martin SST MH, menyerahkan Sertifikat Hak Milik (SHM) melalui program Redistribusi Tanah atau Tanah Obyek Reforma Agraria (TORA) kepada masyarakat di lima kecamatan. Penyerahan ini menjadi yang pertama untuk wilayah Provinsi Riau.

Acara penyerahan berlangsung di Kantor Desa atau Penghulu Mandi Angin, Minas, pada Kamis (20/11), bertepatan dengan agenda Rumah Rakyat. Warga yang hadir terlihat antusias menerima kepastian hukum atas lahan yang mereka tempati selama bertahun-tahun.

Bupati Afni menjelaskan bahwa SHM TORA 2025 ini merupakan hasil perjuangan panjang dalam penataan aset masyarakat. Program tersebut berasal dari dua sumber utama: peralihan kawasan hutan menjadi APL (Area Peruntukan Lain) serta pelepasan sebagian lahan dari Izin Usaha Perkebunan (IUP).

Baca Juga:  Modernisasi Layanan Air, Siak Terapkan Sistem Token untuk Pelanggan

“Totalnya mencapai 975,59 hektare dari 1.050 persil. Ada yang berupa tapak rumah, sawah, dan lahan kebun sawit milik masyarakat yang sebelumnya berada di kawasan hutan dan wilayah IUP,” ujar Afni.

Ia menegaskan bahwa program tersebut menjadi bukti hadirnya negara dalam melindungi petani kecil, terutama petani sawit. Pemerintah daerah, katanya, tetap berkomitmen memperjuangkan hak-hak masyarakat atas tanah.

“Tahun depan kita akan perjuangkan lagi hak tanah masyarakat, terutama wilayah yang masih berkonflik. Informasinya, tahun 2026 kita kembali mendapat alokasi sekitar 1.050 persil,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Siak, Martin SST MH, menyampaikan bahwa penyerahan SHM TORA ini adalah yang pertama dilakukan di Riau pada tahun 2025. Ia menekankan bahwa program TORA tidak hanya tentang sertifikat tanah, tetapi juga bentuk nyata kehadiran negara di tengah masyarakat.

Baca Juga:  Jadikan Silat Warisan Budaya di Negeri Siak

“Hari ini kita tidak hanya menyerahkan sertipikat tanah, tetapi juga menegaskan kembali bahwa negara hadir bersama rakyat,” tuturnya.

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari