Minggu, 6 April 2025
spot_img

Jadikan Silat Warisan Budaya di Negeri Siak

SIAK (RIAUPOS.CO) – Wakil Bupati Siak Husni Merza menghadiri pemotian laman silat pendekar aman di Balai Silat Pendekar Aman Dusun Lukut KM 10, Kampung Minas Timur pada Ahad (3/10) siang. Pada pemotian laman pencak silat pangean itu, Wabup Husni Merza  berjumpa dengan H Saidi Marjohan, pendekar malin kuning IV, yang merupakan guru besar pencak silat pangean.

Hadir Ketua LAM Siak Datuk Seri H Wan Said, Wakil Ketua II Androy Aderianda, Camat Minas H Hendra Adi Nugraha, Pj Penghulu Minas Timur Hj Elfira SSos.

Wabup Husni menginginkan agar silat pangean sebagai salah satu pencak silat tradisi Melayu ini, tetap lestari sebagai salah heritage atau warisan pusaka budaya Melayu yang tak lekang oleh zaman. "Silat pangean ini, masuk ke dalam salah satu warisan budaya tidak benda, yang diputuskan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada 2018 lalu," terang Wabup Husni.

Baca Juga:  Berkomitmen Siak Lestari, Nihil Karhutla

Namun, dikarenakan silat pangean ini berasal dari Pangean, maka kesenian ini dianggap dari Kuansing, walupun hidup dan berkembang di Siak dan Pelalawan.

Pada kesempatan itu, Wabup Husni Merza memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya atas nama Pemerintah Kabupaten Siak. Wabup Husni juga mengucapkan selamat kepada anak-anak laman yang telah keluar sebagai pendekar-pendekar baru dalam perhelatan ini.

Wabup Husni Merza mengingatkan kembali, pencak silat tradisi Melayu merupakan warisan tak benda yang harus dilestarikan termasuk ghatib beghanyut.(ifr)

SIAK (RIAUPOS.CO) – Wakil Bupati Siak Husni Merza menghadiri pemotian laman silat pendekar aman di Balai Silat Pendekar Aman Dusun Lukut KM 10, Kampung Minas Timur pada Ahad (3/10) siang. Pada pemotian laman pencak silat pangean itu, Wabup Husni Merza  berjumpa dengan H Saidi Marjohan, pendekar malin kuning IV, yang merupakan guru besar pencak silat pangean.

Hadir Ketua LAM Siak Datuk Seri H Wan Said, Wakil Ketua II Androy Aderianda, Camat Minas H Hendra Adi Nugraha, Pj Penghulu Minas Timur Hj Elfira SSos.

Wabup Husni menginginkan agar silat pangean sebagai salah satu pencak silat tradisi Melayu ini, tetap lestari sebagai salah heritage atau warisan pusaka budaya Melayu yang tak lekang oleh zaman. "Silat pangean ini, masuk ke dalam salah satu warisan budaya tidak benda, yang diputuskan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada 2018 lalu," terang Wabup Husni.

Baca Juga:  Abang Adik Harumkan SMPN 1 Siak

Namun, dikarenakan silat pangean ini berasal dari Pangean, maka kesenian ini dianggap dari Kuansing, walupun hidup dan berkembang di Siak dan Pelalawan.

Pada kesempatan itu, Wabup Husni Merza memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya atas nama Pemerintah Kabupaten Siak. Wabup Husni juga mengucapkan selamat kepada anak-anak laman yang telah keluar sebagai pendekar-pendekar baru dalam perhelatan ini.

Wabup Husni Merza mengingatkan kembali, pencak silat tradisi Melayu merupakan warisan tak benda yang harus dilestarikan termasuk ghatib beghanyut.(ifr)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Jadikan Silat Warisan Budaya di Negeri Siak

SIAK (RIAUPOS.CO) – Wakil Bupati Siak Husni Merza menghadiri pemotian laman silat pendekar aman di Balai Silat Pendekar Aman Dusun Lukut KM 10, Kampung Minas Timur pada Ahad (3/10) siang. Pada pemotian laman pencak silat pangean itu, Wabup Husni Merza  berjumpa dengan H Saidi Marjohan, pendekar malin kuning IV, yang merupakan guru besar pencak silat pangean.

Hadir Ketua LAM Siak Datuk Seri H Wan Said, Wakil Ketua II Androy Aderianda, Camat Minas H Hendra Adi Nugraha, Pj Penghulu Minas Timur Hj Elfira SSos.

Wabup Husni menginginkan agar silat pangean sebagai salah satu pencak silat tradisi Melayu ini, tetap lestari sebagai salah heritage atau warisan pusaka budaya Melayu yang tak lekang oleh zaman. "Silat pangean ini, masuk ke dalam salah satu warisan budaya tidak benda, yang diputuskan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada 2018 lalu," terang Wabup Husni.

Baca Juga:  Berkunjung ke Kampung Melihat Persoalan Sosial

Namun, dikarenakan silat pangean ini berasal dari Pangean, maka kesenian ini dianggap dari Kuansing, walupun hidup dan berkembang di Siak dan Pelalawan.

Pada kesempatan itu, Wabup Husni Merza memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya atas nama Pemerintah Kabupaten Siak. Wabup Husni juga mengucapkan selamat kepada anak-anak laman yang telah keluar sebagai pendekar-pendekar baru dalam perhelatan ini.

Wabup Husni Merza mengingatkan kembali, pencak silat tradisi Melayu merupakan warisan tak benda yang harus dilestarikan termasuk ghatib beghanyut.(ifr)

SIAK (RIAUPOS.CO) – Wakil Bupati Siak Husni Merza menghadiri pemotian laman silat pendekar aman di Balai Silat Pendekar Aman Dusun Lukut KM 10, Kampung Minas Timur pada Ahad (3/10) siang. Pada pemotian laman pencak silat pangean itu, Wabup Husni Merza  berjumpa dengan H Saidi Marjohan, pendekar malin kuning IV, yang merupakan guru besar pencak silat pangean.

Hadir Ketua LAM Siak Datuk Seri H Wan Said, Wakil Ketua II Androy Aderianda, Camat Minas H Hendra Adi Nugraha, Pj Penghulu Minas Timur Hj Elfira SSos.

Wabup Husni menginginkan agar silat pangean sebagai salah satu pencak silat tradisi Melayu ini, tetap lestari sebagai salah heritage atau warisan pusaka budaya Melayu yang tak lekang oleh zaman. "Silat pangean ini, masuk ke dalam salah satu warisan budaya tidak benda, yang diputuskan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada 2018 lalu," terang Wabup Husni.

Baca Juga:  Tangani Karhutla, BPBD Siak Siapkan Hampir Rp1 Miliar 

Namun, dikarenakan silat pangean ini berasal dari Pangean, maka kesenian ini dianggap dari Kuansing, walupun hidup dan berkembang di Siak dan Pelalawan.

Pada kesempatan itu, Wabup Husni Merza memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya atas nama Pemerintah Kabupaten Siak. Wabup Husni juga mengucapkan selamat kepada anak-anak laman yang telah keluar sebagai pendekar-pendekar baru dalam perhelatan ini.

Wabup Husni Merza mengingatkan kembali, pencak silat tradisi Melayu merupakan warisan tak benda yang harus dilestarikan termasuk ghatib beghanyut.(ifr)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari