Senin, 1 Desember 2025
spot_img

Dapat Dukungan Anggaran Penanganan Kawasan Kumuh

Rokan Hulu (RIAUPOS.CO) – kembali mendapat dukungan program strategis dari Pemerintah Pusat. Tahun ini, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman memberikan dukungan anggaran sebesar Rp7,7 miliar untuk penanganan kawasan kumuh di Danau Dipo dan Boncah Balong, Kelurahan Kepenuhan Tengah, Kecamatan Kepenuhan.

Dukungan anggaran tersebut ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan Penetapan Lokasi Peningkatan Kualitas Sanitasi Rumah dan Peningkatan Kualitas Permukiman Kumuh oleh Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (P3KP) Sumatra III Yenni Syofwan Mora ST MSi kepada Bupati Rokan Hulu Anton ST MM di ruang rapat rumah dinas bupati, Senin (4/8).

‘’Alhamdulillah, melalui kerja keras tim Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), Kabupaten Rohul berhasil memenuhi semua syarat yang ditetapkan Kementerian PKP. Hasilnya, kita mendapat dukungan anggaran Rp7,7 miliar untuk penanganan kawasan kumuh Danau Dipo dan Boncah Balong. Ini bukan sekadar program fisik, tapi wujud komitmen bersama menciptakan lingkungan yang lebih baik, sehat, tertata, dan berpihak pada masyarakat,’’ ungkap Bupati kepada wartawan, Senin (4/8).

Baca Juga:  Truk Angkutan Sawit dan Sirtu di Rohul Wajib Gunakan Jaring Penutup

Turut hadir dalam acara tersebut sejumlah asisten, kepala OPD, Kasi Wilayah Balai P3KP Sumatera III, Camat Kepenuhan Gustia Hendri, Lurah Kepenuhan Tengah Muhammad Arif Bakhtiar SKM, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan perwakilan warga Danau Dipo Boncah Balong.

Bupati menegaskan kawasan Danau Dipo Boncah Balong memang selama ini menghadapi berbagai persoalan serius, seperti kondisi jalan lingkungan yang rusak, akses air bersih yang terbatas, drainase dan pengelolaan sampah belum optimal serta minimnya ruang terbuka dan sistem proteksi kebakaran.

Oleh karena itu, lanjutnya, program dari Balai P3KP Sumatera III ini, akan difokuskan pada perbaikan infrastruktur dasar seperti jalan dan drainase, pembangunan TPS3R (pengolahan sampah reduce reuse recycle) serta pembangunan pedestrian.

Baca Juga:  Wabup Tantang PTS Buka Jurusan Ilmu Kelapa Sawit

Anton yang juga Mantan Kadis Perkim Rohul itu mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut berperan aktif dan mendukung pelaksanaan program pembangunan yang akan dilelang dan dilaksanakan oleh Balai P3KP Sumatra III.

Bupati menyampaikan harapan kepada Kementerian PKP, agar ke depan Rohul kembali mendapat program bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS), mengingat data rumah tidak layak huni (RTLH) di Rohul telah dipadupadankan dengan data tunggal sosial ekonomi nasional (DTSEN).(adv)






Reporter: Redaksi Riau Pos Riau Pos

Rokan Hulu (RIAUPOS.CO) – kembali mendapat dukungan program strategis dari Pemerintah Pusat. Tahun ini, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman memberikan dukungan anggaran sebesar Rp7,7 miliar untuk penanganan kawasan kumuh di Danau Dipo dan Boncah Balong, Kelurahan Kepenuhan Tengah, Kecamatan Kepenuhan.

Dukungan anggaran tersebut ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan Penetapan Lokasi Peningkatan Kualitas Sanitasi Rumah dan Peningkatan Kualitas Permukiman Kumuh oleh Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (P3KP) Sumatra III Yenni Syofwan Mora ST MSi kepada Bupati Rokan Hulu Anton ST MM di ruang rapat rumah dinas bupati, Senin (4/8).

‘’Alhamdulillah, melalui kerja keras tim Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), Kabupaten Rohul berhasil memenuhi semua syarat yang ditetapkan Kementerian PKP. Hasilnya, kita mendapat dukungan anggaran Rp7,7 miliar untuk penanganan kawasan kumuh Danau Dipo dan Boncah Balong. Ini bukan sekadar program fisik, tapi wujud komitmen bersama menciptakan lingkungan yang lebih baik, sehat, tertata, dan berpihak pada masyarakat,’’ ungkap Bupati kepada wartawan, Senin (4/8).

Baca Juga:  105 Gepeng dan Pak Ogah Terjaring di Pekanbaru, 19 Anak Diduga Dieksploitasi

Turut hadir dalam acara tersebut sejumlah asisten, kepala OPD, Kasi Wilayah Balai P3KP Sumatera III, Camat Kepenuhan Gustia Hendri, Lurah Kepenuhan Tengah Muhammad Arif Bakhtiar SKM, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan perwakilan warga Danau Dipo Boncah Balong.

Bupati menegaskan kawasan Danau Dipo Boncah Balong memang selama ini menghadapi berbagai persoalan serius, seperti kondisi jalan lingkungan yang rusak, akses air bersih yang terbatas, drainase dan pengelolaan sampah belum optimal serta minimnya ruang terbuka dan sistem proteksi kebakaran.

- Advertisement -

Oleh karena itu, lanjutnya, program dari Balai P3KP Sumatera III ini, akan difokuskan pada perbaikan infrastruktur dasar seperti jalan dan drainase, pembangunan TPS3R (pengolahan sampah reduce reuse recycle) serta pembangunan pedestrian.

Baca Juga:  SPBU di Rohul Terbakar, Diduga dari Percikan Api Sepeda Motor

Anton yang juga Mantan Kadis Perkim Rohul itu mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut berperan aktif dan mendukung pelaksanaan program pembangunan yang akan dilelang dan dilaksanakan oleh Balai P3KP Sumatra III.

- Advertisement -

Bupati menyampaikan harapan kepada Kementerian PKP, agar ke depan Rohul kembali mendapat program bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS), mengingat data rumah tidak layak huni (RTLH) di Rohul telah dipadupadankan dengan data tunggal sosial ekonomi nasional (DTSEN).(adv)






Reporter: Redaksi Riau Pos Riau Pos
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

Rokan Hulu (RIAUPOS.CO) – kembali mendapat dukungan program strategis dari Pemerintah Pusat. Tahun ini, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman memberikan dukungan anggaran sebesar Rp7,7 miliar untuk penanganan kawasan kumuh di Danau Dipo dan Boncah Balong, Kelurahan Kepenuhan Tengah, Kecamatan Kepenuhan.

Dukungan anggaran tersebut ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan Penetapan Lokasi Peningkatan Kualitas Sanitasi Rumah dan Peningkatan Kualitas Permukiman Kumuh oleh Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (P3KP) Sumatra III Yenni Syofwan Mora ST MSi kepada Bupati Rokan Hulu Anton ST MM di ruang rapat rumah dinas bupati, Senin (4/8).

‘’Alhamdulillah, melalui kerja keras tim Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), Kabupaten Rohul berhasil memenuhi semua syarat yang ditetapkan Kementerian PKP. Hasilnya, kita mendapat dukungan anggaran Rp7,7 miliar untuk penanganan kawasan kumuh Danau Dipo dan Boncah Balong. Ini bukan sekadar program fisik, tapi wujud komitmen bersama menciptakan lingkungan yang lebih baik, sehat, tertata, dan berpihak pada masyarakat,’’ ungkap Bupati kepada wartawan, Senin (4/8).

Baca Juga:  Awasi Penyaluran Bantuan Pangan untuk 19.307 KPM

Turut hadir dalam acara tersebut sejumlah asisten, kepala OPD, Kasi Wilayah Balai P3KP Sumatera III, Camat Kepenuhan Gustia Hendri, Lurah Kepenuhan Tengah Muhammad Arif Bakhtiar SKM, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan perwakilan warga Danau Dipo Boncah Balong.

Bupati menegaskan kawasan Danau Dipo Boncah Balong memang selama ini menghadapi berbagai persoalan serius, seperti kondisi jalan lingkungan yang rusak, akses air bersih yang terbatas, drainase dan pengelolaan sampah belum optimal serta minimnya ruang terbuka dan sistem proteksi kebakaran.

Oleh karena itu, lanjutnya, program dari Balai P3KP Sumatera III ini, akan difokuskan pada perbaikan infrastruktur dasar seperti jalan dan drainase, pembangunan TPS3R (pengolahan sampah reduce reuse recycle) serta pembangunan pedestrian.

Baca Juga:  Ratusan Rumah dan Ruas Jalan di Rohul Terendam Banjir Akibat Sungai Batang Lubuh Meluap

Anton yang juga Mantan Kadis Perkim Rohul itu mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut berperan aktif dan mendukung pelaksanaan program pembangunan yang akan dilelang dan dilaksanakan oleh Balai P3KP Sumatra III.

Bupati menyampaikan harapan kepada Kementerian PKP, agar ke depan Rohul kembali mendapat program bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS), mengingat data rumah tidak layak huni (RTLH) di Rohul telah dipadupadankan dengan data tunggal sosial ekonomi nasional (DTSEN).(adv)






Reporter: Redaksi Riau Pos Riau Pos

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari