Rabu, 18 Februari 2026
- Advertisement -

Abu Samma : Dua Titik Terdapat Lubang Kedalaman 50 Centimeter

Pascabanjir, Jalan Lintas Bono Rusak Parah

TELUK MERANTI (RIAUPOS.CO) – Pembangunan infrastruktur jalan yang memadai merupakan impian masyarakat, tapi impian tersebut belum bisa dirasakan oleh masyarakat di Kabupaten Pelalawan, khususnya Kecamatan Teluk Meranti. Di mana masih ada terdapat beberapa jalan yang mengalami rusak parah, terutama dirasakan masyarakat Kecamatan Teluk Meranti.

Pasalnya, ada beberapa titik Jalan Lintas Bono di Kelurahan Teluk Meranti mengalami rusak parah. Kerusakan Jalan tersebut sudah dirasakan oleh masyarakat dalam kurung waktu tiga bulan terakhir. Untuk itu, masyarakat berharap kepada pemerintah untuk bisa menanggapi keluhan masyarakat.

Demikian disampaikan Camat Teluk Meranti Raja Eka Putra SSos melalui Lurah Teluk Meranti, Kecamatan Teluk Meranti Abu Samma SE kepada Riau Pos, Senin (29/4). Dikatakannnya, masyarakat Kelurahan Teluk meranti sangat mengeluhkan kerusakan Jalan Lintas Bono yang disebabkan banjir beberapa bulan yang lalu. Ada lebih kurang 10 titik jalan yang mengalami kerusakan, tapi yang parahnya ada dua titik.

Baca Juga:  Modern dan Nyaman, Dua Halte TMP di Pekanbaru Rampung Diperbaiki Lewat Kerja Sama Swasta

“Jadi, dari 10 titik jalan yang rusak, ada dua titik jalan yang rusak parah yakni berlobang sedalam 50 centimeter. Sudah 3 bulan terakhirnya ini jalan lintas Bono di kelurahan kita yang mengalami kerusakan, tapi belum juga ada perbaikan dari pemerintah,”terangnya.

Diungkapkan Abu Samma bahwa, infrastruktur jalan yang memadai sangat dibutuhkan oleh masyarakat setempat. Dimana Jalan Lintas Bono merupakan akses jalan utama yang menghubungkan antar kecamatan dan kelurahan ke desa yang ada di Kecamatan Teluk Merantai. Sehingga, jika tidak ada tanggapan serius dari pemerintah untuk memperbaiki jalan tersebut, dipastikan bisa menghambat perekonomian masyarakat sekitar.

“Jalan Lintas Bono merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Riau. Untuk itu saya berharap untuk secepatnya memperbaiki Jalan tersebut. Ya, kalau diam seperti ini terus bisa menghambat perekonomian warga sekitar dan bisa menimbulkan kecelakaan nantinya. Jangan ada korban jiwa dulu, baru pemerintah sibuk untuk memperbaikinya,” ujarnya.

Baca Juga:  Minta Digorengkan Telur, Suami Aniaya Istri

Ditambahkannya bahwa, dirinya sangat mendukung percepatan pembangunan Jalan Lintas Bono yang lagi digesa oleh Pemprov Riau saat ini, dengan melakukan pengaspalan jalan tersebut setiap tahunnya. Namun demikian, masyarakat berharap.kepada Pemprov Riau bisa memperhatikan lagi jalan yang mengalami kerusakan pasca banjir kemarin ini.(amn)

TELUK MERANTI (RIAUPOS.CO) – Pembangunan infrastruktur jalan yang memadai merupakan impian masyarakat, tapi impian tersebut belum bisa dirasakan oleh masyarakat di Kabupaten Pelalawan, khususnya Kecamatan Teluk Meranti. Di mana masih ada terdapat beberapa jalan yang mengalami rusak parah, terutama dirasakan masyarakat Kecamatan Teluk Meranti.

Pasalnya, ada beberapa titik Jalan Lintas Bono di Kelurahan Teluk Meranti mengalami rusak parah. Kerusakan Jalan tersebut sudah dirasakan oleh masyarakat dalam kurung waktu tiga bulan terakhir. Untuk itu, masyarakat berharap kepada pemerintah untuk bisa menanggapi keluhan masyarakat.

Demikian disampaikan Camat Teluk Meranti Raja Eka Putra SSos melalui Lurah Teluk Meranti, Kecamatan Teluk Meranti Abu Samma SE kepada Riau Pos, Senin (29/4). Dikatakannnya, masyarakat Kelurahan Teluk meranti sangat mengeluhkan kerusakan Jalan Lintas Bono yang disebabkan banjir beberapa bulan yang lalu. Ada lebih kurang 10 titik jalan yang mengalami kerusakan, tapi yang parahnya ada dua titik.

Baca Juga:  Pipa PDAM Tirta Siak Bocor, Jalan yang Baru Diaspal Ikut Retak dan Terendam

“Jadi, dari 10 titik jalan yang rusak, ada dua titik jalan yang rusak parah yakni berlobang sedalam 50 centimeter. Sudah 3 bulan terakhirnya ini jalan lintas Bono di kelurahan kita yang mengalami kerusakan, tapi belum juga ada perbaikan dari pemerintah,”terangnya.

Diungkapkan Abu Samma bahwa, infrastruktur jalan yang memadai sangat dibutuhkan oleh masyarakat setempat. Dimana Jalan Lintas Bono merupakan akses jalan utama yang menghubungkan antar kecamatan dan kelurahan ke desa yang ada di Kecamatan Teluk Merantai. Sehingga, jika tidak ada tanggapan serius dari pemerintah untuk memperbaiki jalan tersebut, dipastikan bisa menghambat perekonomian masyarakat sekitar.

- Advertisement -

“Jalan Lintas Bono merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Riau. Untuk itu saya berharap untuk secepatnya memperbaiki Jalan tersebut. Ya, kalau diam seperti ini terus bisa menghambat perekonomian warga sekitar dan bisa menimbulkan kecelakaan nantinya. Jangan ada korban jiwa dulu, baru pemerintah sibuk untuk memperbaikinya,” ujarnya.

Baca Juga:  Jalan Langgam–Lubuk Ogung Rusak Parah, Truk Bertonase Berat Disorot

Ditambahkannya bahwa, dirinya sangat mendukung percepatan pembangunan Jalan Lintas Bono yang lagi digesa oleh Pemprov Riau saat ini, dengan melakukan pengaspalan jalan tersebut setiap tahunnya. Namun demikian, masyarakat berharap.kepada Pemprov Riau bisa memperhatikan lagi jalan yang mengalami kerusakan pasca banjir kemarin ini.(amn)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

TELUK MERANTI (RIAUPOS.CO) – Pembangunan infrastruktur jalan yang memadai merupakan impian masyarakat, tapi impian tersebut belum bisa dirasakan oleh masyarakat di Kabupaten Pelalawan, khususnya Kecamatan Teluk Meranti. Di mana masih ada terdapat beberapa jalan yang mengalami rusak parah, terutama dirasakan masyarakat Kecamatan Teluk Meranti.

Pasalnya, ada beberapa titik Jalan Lintas Bono di Kelurahan Teluk Meranti mengalami rusak parah. Kerusakan Jalan tersebut sudah dirasakan oleh masyarakat dalam kurung waktu tiga bulan terakhir. Untuk itu, masyarakat berharap kepada pemerintah untuk bisa menanggapi keluhan masyarakat.

Demikian disampaikan Camat Teluk Meranti Raja Eka Putra SSos melalui Lurah Teluk Meranti, Kecamatan Teluk Meranti Abu Samma SE kepada Riau Pos, Senin (29/4). Dikatakannnya, masyarakat Kelurahan Teluk meranti sangat mengeluhkan kerusakan Jalan Lintas Bono yang disebabkan banjir beberapa bulan yang lalu. Ada lebih kurang 10 titik jalan yang mengalami kerusakan, tapi yang parahnya ada dua titik.

Baca Juga:  Tinjau dan Instruksikan Perbaiki Jalan Rusak di Pekanbaru, Pj Gubri Diapresiasi

“Jadi, dari 10 titik jalan yang rusak, ada dua titik jalan yang rusak parah yakni berlobang sedalam 50 centimeter. Sudah 3 bulan terakhirnya ini jalan lintas Bono di kelurahan kita yang mengalami kerusakan, tapi belum juga ada perbaikan dari pemerintah,”terangnya.

Diungkapkan Abu Samma bahwa, infrastruktur jalan yang memadai sangat dibutuhkan oleh masyarakat setempat. Dimana Jalan Lintas Bono merupakan akses jalan utama yang menghubungkan antar kecamatan dan kelurahan ke desa yang ada di Kecamatan Teluk Merantai. Sehingga, jika tidak ada tanggapan serius dari pemerintah untuk memperbaiki jalan tersebut, dipastikan bisa menghambat perekonomian masyarakat sekitar.

“Jalan Lintas Bono merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Riau. Untuk itu saya berharap untuk secepatnya memperbaiki Jalan tersebut. Ya, kalau diam seperti ini terus bisa menghambat perekonomian warga sekitar dan bisa menimbulkan kecelakaan nantinya. Jangan ada korban jiwa dulu, baru pemerintah sibuk untuk memperbaikinya,” ujarnya.

Baca Juga:  Siak Susun RPJMD 2025–2029, Tujuh Isu Strategis Jadi Fokus

Ditambahkannya bahwa, dirinya sangat mendukung percepatan pembangunan Jalan Lintas Bono yang lagi digesa oleh Pemprov Riau saat ini, dengan melakukan pengaspalan jalan tersebut setiap tahunnya. Namun demikian, masyarakat berharap.kepada Pemprov Riau bisa memperhatikan lagi jalan yang mengalami kerusakan pasca banjir kemarin ini.(amn)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari