Senin, 12 Oktober 2026
- Advertisement -

Bersama Bahas Dampak Perubahan Iklim

BANGKINANG (RIAUPOS.CO) – Asisten I Setda Kampar Ahmad Yuzar menghadiri komunikasi sosial (komsos) dengan aparat pemerintahan dengan tema ‘’TNI AD Bersama Rakyat Siap Menghadapi Dampak Perubahan Iklim Global’’ yang digelar Kodim 0313/Kampar di ruang Data Kodim 0313/Kampar secara zoom meeting, Senin (22/1).

Dandim 0313/KPR Letkol Inf Setiawan Hadi Nugroho menyampaikan, komunikasi sosial dilakukan agar terjalin sinkronisasi program dan kegiatan pemerintah pusat dengan daerah. Melalui komunikasi sosial TNI dan aparat pemerintah, khususnya Kabupaten Kampar dapat mencari solusi dan menyamakan persepsi dalam menyelesaikan permasalahan dampak perubahan iklim global di daerah.

‘’Dapat juga mencegah pada dampak perubahan iklim dari sektor pertanian, ketahanan pangan, sehingga dapat mengganggu tatanan pertahanan,’’ ujar Dandim.

Baca Juga:  2 Pelaku Jaringan Pengedar Ganja Diringkus Polisi di Kos-kosan

Kapolres Kampar AKBP Ronald Sumaja SIK mengatakan, melalui komsos aparat dapat menjalin hubungan emosional dengan masyarakat.

Ronald juga mengatakan pentingnya berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat, aparat diharapkan cepat tanggap dengan bentuk permasalahan dampak perubahan iklim yang berpotensi menjadi bencana alam di Kampar, bulan lalu curah hujan yang tinggi di beberapa wilayah Kampar yang terkena dampak perubahan iklim seperti banjir.

Sementara itu, Asisten I Setda Kampar Ahmad Yuzar menegaskan pentingnya berkolaborasi antara forkopimda, pemerintah daerah dengan masyarakat. Dalam semangat kebangkitan nasional, juga menyoroti situasi di Indonesia yang dihadapkan pada persoalan perubahan iklim global yang mempengaruhi sektor pertanian yang mengakibatkan terancamnya ketersediaan pangan.

Baca Juga:  Mulai Besok Pelayanan Perkantoran Harus Menunjukkan Kartu Vaksin

‘’Perlunya kita untuk melakukan penghijauan kembali di lokasi yang berpotensi terkena bencana, dan melakukan pencanangan pangan untuk ketersediaan bahan pokok dalam daerah,’’ ungkapnya.

Dia berharap, aparat pemerintah, forkopimda dengan masyarakat dapat menjalankan tanggung jawabnya masing-masing.(kom)

BANGKINANG (RIAUPOS.CO) – Asisten I Setda Kampar Ahmad Yuzar menghadiri komunikasi sosial (komsos) dengan aparat pemerintahan dengan tema ‘’TNI AD Bersama Rakyat Siap Menghadapi Dampak Perubahan Iklim Global’’ yang digelar Kodim 0313/Kampar di ruang Data Kodim 0313/Kampar secara zoom meeting, Senin (22/1).

Dandim 0313/KPR Letkol Inf Setiawan Hadi Nugroho menyampaikan, komunikasi sosial dilakukan agar terjalin sinkronisasi program dan kegiatan pemerintah pusat dengan daerah. Melalui komunikasi sosial TNI dan aparat pemerintah, khususnya Kabupaten Kampar dapat mencari solusi dan menyamakan persepsi dalam menyelesaikan permasalahan dampak perubahan iklim global di daerah.

‘’Dapat juga mencegah pada dampak perubahan iklim dari sektor pertanian, ketahanan pangan, sehingga dapat mengganggu tatanan pertahanan,’’ ujar Dandim.

Baca Juga:  Kapolres Supervisi Pos PPKM

Kapolres Kampar AKBP Ronald Sumaja SIK mengatakan, melalui komsos aparat dapat menjalin hubungan emosional dengan masyarakat.

Ronald juga mengatakan pentingnya berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat, aparat diharapkan cepat tanggap dengan bentuk permasalahan dampak perubahan iklim yang berpotensi menjadi bencana alam di Kampar, bulan lalu curah hujan yang tinggi di beberapa wilayah Kampar yang terkena dampak perubahan iklim seperti banjir.

- Advertisement -

Sementara itu, Asisten I Setda Kampar Ahmad Yuzar menegaskan pentingnya berkolaborasi antara forkopimda, pemerintah daerah dengan masyarakat. Dalam semangat kebangkitan nasional, juga menyoroti situasi di Indonesia yang dihadapkan pada persoalan perubahan iklim global yang mempengaruhi sektor pertanian yang mengakibatkan terancamnya ketersediaan pangan.

Baca Juga:  Pengaduan Masyarakat Bisa Dilaporkan di Website www.lapor.go.id

‘’Perlunya kita untuk melakukan penghijauan kembali di lokasi yang berpotensi terkena bencana, dan melakukan pencanangan pangan untuk ketersediaan bahan pokok dalam daerah,’’ ungkapnya.

- Advertisement -

Dia berharap, aparat pemerintah, forkopimda dengan masyarakat dapat menjalankan tanggung jawabnya masing-masing.(kom)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

BANGKINANG (RIAUPOS.CO) – Asisten I Setda Kampar Ahmad Yuzar menghadiri komunikasi sosial (komsos) dengan aparat pemerintahan dengan tema ‘’TNI AD Bersama Rakyat Siap Menghadapi Dampak Perubahan Iklim Global’’ yang digelar Kodim 0313/Kampar di ruang Data Kodim 0313/Kampar secara zoom meeting, Senin (22/1).

Dandim 0313/KPR Letkol Inf Setiawan Hadi Nugroho menyampaikan, komunikasi sosial dilakukan agar terjalin sinkronisasi program dan kegiatan pemerintah pusat dengan daerah. Melalui komunikasi sosial TNI dan aparat pemerintah, khususnya Kabupaten Kampar dapat mencari solusi dan menyamakan persepsi dalam menyelesaikan permasalahan dampak perubahan iklim global di daerah.

‘’Dapat juga mencegah pada dampak perubahan iklim dari sektor pertanian, ketahanan pangan, sehingga dapat mengganggu tatanan pertahanan,’’ ujar Dandim.

Baca Juga:  Di Suasana Pilkada Dua Pengedar di Bangkinang Kota Diringkus Satresnarkoba Polres Kampar

Kapolres Kampar AKBP Ronald Sumaja SIK mengatakan, melalui komsos aparat dapat menjalin hubungan emosional dengan masyarakat.

Ronald juga mengatakan pentingnya berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat, aparat diharapkan cepat tanggap dengan bentuk permasalahan dampak perubahan iklim yang berpotensi menjadi bencana alam di Kampar, bulan lalu curah hujan yang tinggi di beberapa wilayah Kampar yang terkena dampak perubahan iklim seperti banjir.

Sementara itu, Asisten I Setda Kampar Ahmad Yuzar menegaskan pentingnya berkolaborasi antara forkopimda, pemerintah daerah dengan masyarakat. Dalam semangat kebangkitan nasional, juga menyoroti situasi di Indonesia yang dihadapkan pada persoalan perubahan iklim global yang mempengaruhi sektor pertanian yang mengakibatkan terancamnya ketersediaan pangan.

Baca Juga:  Pasar Desa Kasikan Banjir

‘’Perlunya kita untuk melakukan penghijauan kembali di lokasi yang berpotensi terkena bencana, dan melakukan pencanangan pangan untuk ketersediaan bahan pokok dalam daerah,’’ ungkapnya.

Dia berharap, aparat pemerintah, forkopimda dengan masyarakat dapat menjalankan tanggung jawabnya masing-masing.(kom)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari